Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Cara Menghindari Kelelahan Bekerja Sebagai Hybrid-Entrepreneur

Jalur hybrid-entrepreneur bukanlah jalan yang mudah. Ini seperti membakar lilin di kedua ujungnya.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  11:40 WIB
Ilustrasi - Thefiscaltime
Ilustrasi - Thefiscaltime

Bisnis.com, JAKARTA -- Hybrid-entrepreneur memilih untuk hidup di antara dua dunia dengan mendapatkan keuntungan dari keamanan gaji tetap dan paket jaminan kesehatan di siang hari sambil juga mengerjakan aspirasi bisnis mereka di malam hari.

Jalur hybrid-entrepreneur bukanlah jalan yang mudah. Ini seperti membakar lilin di kedua ujungnya.

Dengan segala keuntungannya, menjadi seorang hybrid-entrepreneur Anda dapat merasa kelelahan hingga kejenuhan dengan relatif cepat.

Berikut lima cara menghindari kejenuhan bekerja sebagai hybrid-entrepreneur, seperti dikutip dari Entrepreneur:

1. Buat dan patuhi jadwal kerja

Jika Anda bekerja dengan jadwal kerja rata-rata pukul 9 pagi sampai pukul 5 sore, penting juga untuk menetapkan waktu istirahat.

Membuat jadwal akan membantu Anda membangun konsistensi sembari memperhitungkan hal-hal yang tidak terduga, baik itu panggilan telepon darurat dari ibu atau nenek atau pertemuan spontan dengan teman-teman.

Jadwal dapat bervariasi dari per jam (merinci apa yang akan Anda lakukan setiap jam dalam sehari) hingga harian (merinci hari mana Anda akan mengerjakan bisnis Anda dan mana yang akan Anda tinggalkan gratis).

Penting untuk menjadi rajin dalam merencanakan aktivitas waktu senggang yang mendorong istirahat dan relaksasi seperti halnya merencanakan untuk menjadi produktif.

2. Tetapkan batasan antara pekerjaan harian Anda dan bisnis Anda

Beberapa perusahaan ingin Anda mendedikasikan seluruh waktu dan energi Anda untuk kepentingan korporat dan mungkin merasa terancam bahwa Anda memiliki aspirasi yang ada di luar organisasi mereka, sementara yang lain mungkin menerimanya.

Penting untuk mengetahui apa budaya perusahaan Anda seputar kegiatan ekstrakurikuler, apakah proyek Anda dapat dianggap sebagai konflik kepentingan atau tidak, dan apa kebijakan perusahaan Anda seputar pengungkapan tanggung jawab Anda sebagai pemilik, anggota direksi, atau pejabat dari organisasi lain.

Penting untuk tidak menggunakan waktu atau sumber daya perusahaan untuk proyek luar Anda, tetapi sama pentingnya untuk menetapkan batasan sehingga Anda dapat mengerjakan bisnis Anda setelah jam kerja.

3. Establish discipline

Anda bisa menerapkan gaya hidup Bruce Wayne / Batman sebagai Hybrid-entrepreneur. Anda harus terlihat di tempat kerja dan mungkin bahkan setelah jam kerja untuk acara perusahaan, setelahnya Anda akan segera kembali ke goa darurat untuk mengerjakan bisnis Anda di malam hari.

Untuk memastikan Anda tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk acara ini, Anda harus tetap fokus pada tujuan Anda melalui disiplin dan penjadwalan yang kreatif. Belajar untuk dengan sopan mengatakan tidak pada undangan. Konsistensi adalah kunci untuk memperlakukan bisnis Anda seperti operasi yang sah.

4. Pahami tujuan dan alasan Anda

Bekerja sepanjang waktu bukanlah untuk yang lemah hati. Hal ini membutuhkan pengorbanan, disiplin, belajar bagaimana dan kapan mengatakan "tidak" dan secara efektif mengatur berbagai prioritas. Jika menghasilkan uang adalah satu-satunya alasan di balik ambisi Anda sebagai pengusaha, Anda akan jatuh dan terbakar - merugikan diri sendiri, bisnis Anda dan bahkan mungkin kinerja Anda di pekerjaan harian Anda.

Ketika alasan, atau tujuan Anda, sejalan dengan apa yang Anda lakukan, tenaga yang Anda curahkan akan lebih kuat daripada minuman espresso atau minuman energi apa pun. Itu akan membawamu melewati saat-saat buruk dan baik.

5. Beristirahat

Kami memahami ada tenggat waktu yang ingin Anda penuhi dan tujuan yang Anda miliki untuk diri Anda sendiri, dan terkadang rasanya tidak ada cukup waktu dalam sehari. Namun, jika Anda tidak meluangkan cukup waktu untuk beristirahat, tubuh Anda akan membuat Anda - terjadwal atau tidak terjadwal.

Anda akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk memulihkan diri dari penyakit yang datang karena kelelahan daripada istirahat. Kesehatan Anda harus diutamakan apakah Anda bekerja untuk diri sendiri, orang lain, atau keduanya.

Kewirausahaan bukan untuk semua orang, tetapi hybrid-entrepreneur mungkin lebih layak bagi mereka yang ragu-ragu untuk langsung terjun ke dunia bisnis sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis Tips Karir
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top