Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dimana Cari Modal untuk Budidaya Ikan di Tengah Pandemi?

Investree bekerja sama dengan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery, kini membuka pembiayaan senilai Rp30 miliar kepada para pembudidaya ikan di Indonesia.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  09:41 WIB
Ilustrasi: Warga memeriksa kondisi ikan nila berumur tiga minggu yang dibudidayakan menggunakan sistem bioflok di Sungai Duren, Jambi Luar Kota, Muarojambi, Jambi, Minggu (26/4/2020). ANTARA FOTO - Wahdi Septiawan
Ilustrasi: Warga memeriksa kondisi ikan nila berumur tiga minggu yang dibudidayakan menggunakan sistem bioflok di Sungai Duren, Jambi Luar Kota, Muarojambi, Jambi, Minggu (26/4/2020). ANTARA FOTO - Wahdi Septiawan

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi Anda yang berminat untuk membudidayakan ikan di tengah pandemi, sebagai salah satu sambilan atau mata pencaharian, tapi bingung modal, mungkin bisa memanfaatkan pembiayaan yang satu ini.

Investree bekerja sama dengan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery, kini membuka pembiayaan senilai Rp30 miliar kepada para pembudidaya ikan di Indonesia.

Lewat pembiayaan ini, pembudidaya untuk memperoleh produk eFishery seperti auto-feeder dan pakan ikan dimana pembayarannya bisa dicicil kemudian.

CEO & Co-Founder eFishery, Gibran Huzaifah, mengungkapkan, pembudidaya seringkali menghadapi kesulitan dalam memperoleh akses pembiayaan karena kebanyakan lembaga keuangan enggan memberikan pinjaman untuk pekerja sektor nonformal seperti pembudidaya ikan.

"Kamimenghubungkan pembudidaya secara langsung dengan institusi keuangan agar mereka bisa berkembang dari sisi finansial. Kerja sama dengan Investree ini diharapkan mampu menggandakan dampak yang kami berikan kepada pembudidaya.” katanya dalam keterangan tertulisnya.

Pinjaman ini akan disalurkan kepada mitra-mitra eFishery termasuk pembudidaya, agen, dan konsumen business-to-business (B2B). Terkait mekanismenya, pembudidaya bisa mengajukan pinjaman melalui platform digital eFisheryFund lalu Tim eFishery akan menilai dan menentukan apakah mereka memenuhi syarat dan kriteria untuk memperoleh pembiayaan.

Hasil penilaian ini kemudian diajukan kepada Investree untuk dilakukan kembali verifikasi sesuai sistem credit-scoring Investree. Jika pembudidaya dinyatakan lolos proses verifikasi oleh Investree, Investree akan menyalurkan pembiayaan yang kemudian didistribusikan dalam produk-produk eFishery.

Kerja sama ini menyediakan 2 (dua) jenis skema pembiayaan yaitu konvensional dan syariah, sehingga peminjam dapat leluasa memilih sesuai dengan preferensi mereka. Sementara untuk menjaga kualitas pembiayaannya, Investree dan eFishery menerapkan uji kelayakan dan sistem credit-scoring yang ketat dan kuat dengan melihat data dari IoT eFishery serta melakukan pengecekan silang terhadap data sesungguhnya di lapangan. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 500 pembudidaya di eFishery yang didukung oleh eFisheryFund.

“Kami ingin menumbuhkan UKM secara lebih cepat dan berkualitas.” Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan budidaya modal usaha
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top