Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Agar Bisnis Tetap Unggul di Pasar yang Jenuh

Jika solusi yang Anda tawarkan memberikan kenyamanan bagi pelanggan, dan Anda membuka akses untuk mereka berbelanja dengan mudah, kemungkinan besar Anda akan menang.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 22 Desember 2020  |  14:27 WIB
Tips Agar Bisnis Tetap Unggul di Pasar yang Jenuh./Ilustrasi Strategi bisnis - bisnis.com
Tips Agar Bisnis Tetap Unggul di Pasar yang Jenuh./Ilustrasi Strategi bisnis - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Ketika kita menemukan solusi baru atau muncul dengan ide kewirausahaan, kemungkinan besar produk tersebut akan memiliki persaingan.

Ini adalah hal mutlak dalam kewirausahaan. Tidak setiap bidang berada di ambang kejenuhan, tetapi setiap produk dan layanan memiliki alternatif. Persaingan dapat terjadi dengan melampaui pesaing langsung dan menjadi persaingan solusi.

Produk yang menang adalah produk yang memonopoli pelanggan mereka dengan menawarkan sesuatu yang tidak dapat disentuh oleh pengusaha lain di lingkup yang sama.

Inilah yang membuat produk seperti Lyft atau bahkan iPhone begitu sukses: Mereka memperkenalkan jenis keunggulan khusus yang diinginkan pelanggan.

Berikut adalah cara Anda mengetahui suatu produk akan menang di pasar yang jenuh setiap saat, seperti dilansir melalui Entrepreneur.

1. Produk terlihat lebih baik.

Kita tahu bahwa keputusan belanja pelanggan dipengaruhi oleh emosi mereka, estetika berperan dalam keputusan pembelian mereka. Inilah mengapa Pinterest sangat sukses sebagai tempat berbelanja. Menurut Hootsuite pada 2019, “85% pembeli mengutamakan visual saat berbelanja pakaian dan furnitur.

Untuk menang dalam kategori "aestetik terbaik", buat target untuk menciptakan tren baru dengan nilai tambah. Anda dapat bermitra dengan influencer dan selebriti untuk mencapai level selanjutnya. Dari sana kita dapat melihat bagaimana audiens ketika mereka memakai atau menggunakan produk Anda.

2. Produk bekerja lebih baik

Selain aestetik, ada produk yang memiliki tingkat efisiensi yang tinggi. Ini bisa sesederhana pisau yang memotong lebih baik atau serumit algoritma yang memberikan rekomendasi yang lebih baik. Ini tergantung pada kepercayaan konsumen. Jika pelanggan tahu bahwa mereka dapat mempercayai produk Anda, mereka akan memilihnya setiap saat.

Terkadang, produk yang bekerja lebih baik dapat membuat pelanggan lebih mudah menggunakan atau mengoperasikan produk. Jika aplikasi terlalu lambat atau ritsleting sulit dipasang, konsumen akan menjauh, dan memberi tahu teman mereka untuk menjauh juga. Namun, jika Anda belum dapat membuktikannya kepada pelanggan melalui pengalaman mereka, buktikan produk Anda berfungsi lebih baik melalui fakta, statistik, dan studi - atau dengan menawarkan pengalaman yang menyaingi pesaing Anda.

3. Produk meningkatkan kenyamanan hidup pelanggan.

Konsumen menghargai waktu mereka. Faktor kenyamanan dapat dimainkan dalam beberapa cara. Bisa jadi waktu pengiriman, waktu yang lebih singkat untuk bepergian (seperti menggunakan ride sharing app, alih-alih berjalan atau naik transportasi umum), dapat dengan mudah menemukan sesuatu, dan lain lain.

Sebuah artikel berjudul, "Perusahaan yang Menawarkan Kemudahan Mengambil Alih Dunia" di blog LiveChat’s Success membahas bagaimana preferensi untuk kenyamanan inilah yang menyebabkan peningkatan belanja online untuk segala hal. Ini juga menjelaskan kesuksesan Amazon, seperti on-demand grocery delivery atau free 2-day shipping.

Jika solusi yang Anda tawarkan memberikan kenyamanan bagi pelanggan, dan Anda membuka akses untuk mereka berbelanja dengan mudah, kemungkinan besar Anda akan menang.

Produk terbaik akan memiliki ketiga nilai di atas yang dapat dieksekusi dalam beberapa cara.

Biasanya, mereka mengkhususkan diri pada salah satu hal di atas, dan dua lainnya adalah tambahan, berkontribusi lebih jauh pada keseluruhan pengalaman pelanggan.

Terus ulangi dan tingkatkan hingga produk Anda dapat bersaing di setiap bidang ini. Itu baru dapat dikatakan kesuksesan bisnis sesungguhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis strategi pemasaran
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top