Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bill Gates: Tidak Ada Waktu Istirahat untuk Bisnis Baru

Salah satu pendiri Microsoft, Billa Gates meyakinkan bahwa kerja keras dan pengorbanan diperlukan di tahun-tahun awal kewirausahaan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 08 Februari 2021  |  14:54 WIB
Bill Gates mendedikasikan hidupnya untuk membangun bisnis - Istimewa
Bill Gates mendedikasikan hidupnya untuk membangun bisnis - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Beristirahat? Co-founder Microsoft Bill Gates mengatakan bahwa untuk membangun perusahaan yang sukses, pendiri startup tidak boleh beristirahat di akhir pekan atau liburan sambil membangun bisnis mereka.

“Setidaknya, memang benar saya tidak percaya pada akhir pekan dan liburan,” kata Bill Gates dalam konferensi Village Global beberapa tahun lalu, seperti dikutip melalui Entrepreneur, Senin (8/2/2021).

Dia berbicara tentang cara kerjanya ketika dia berusia dua puluhan.

Dia juga menunjukkan bahwa pengorbanan yang dilakukan seorang pengusaha selama tahun-tahun pertama sangat besar, tetapi itu mengarah pada kesuksesan.

Gates menggarisbawahi bahwa orang dapat mengagungkan gagasan untuk bekerja sangat keras, tetapi yang lebih penting, dia tidak merekomendasikannya untuk semua orang.

"Saya memiliki perspektif yang sangat mendarah daging bahwa harus ada pengorbanan yang sangat besar selama tahun-tahun pertama itu," kata orang terkaya kedua di dunia, menurut data dari Bloomberg.

Gates adalah orang terkaya kedua di dunia dan saat ini memiliki kekayaan sekitar US$107 miliar. Dia ikut mendirikan Microsoft pada tahun 1975 dan memiliki 1 persen atas bisnis tersebut saat ini.

Dalam wawancara yang sama dengan Eventbrite's Hartz, Gates mengungkapkan kesalahan terbesarnya: Tidak mendirikan Android.
Dia mengatakan kegagalan untuk meluncurkan pesaing Apple sistem operasi iOS adalah kesalahan yang membuatnya rugi US$400 miliar.

Namun, dia bukanlah pendiri raksasa bisnis pertama yang berpikiran sama untuk mendedikasikan seluruh waktunya ketika mendirikan bisnis.

Pendiri raksasa e-commerce Alibaba dan orang terkaya China, Jack Ma, bahkan dikritik karena mendukung praktik perburuhan China yang dikenal sebagai '996': bekerja dari pukul 9 pagi hingga 9 malam, enam hari sepekan.

Sementara Elon Musk mengatakan bahwa dia bekerja 120 jam sepekan hingga Tesla mencapai tujuannya, terlepas dari apakah itu membatasi waktunya untuk melihat anak-anaknya, berlibur atau tidur.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bill gates elon musk tokoh bisnis
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top