Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Elon Musk Rugi US$15 Miliar Gara-Gara Bitcoin

Cryptocurrency, yang telah melonjak lebih dari 400% selama setahun terakhir, jatuh pada Selasa (23/2), pada satu titik tergelincir di bawah US$50.000 karena skeptisisme atas daya tahan reli.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  16:53 WIB
Elon Musk - Reuters
Elon Musk - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Elon Musk bukan lagi orang terkaya di dunia setelah saham Tesla Inc. turun 8,6% pada hari Senin (22/2) waktu setempat, menghapus US$15,2 miliar dari kekayaan bersihnya.

Dilansir melalui Bloomberg, ini adalah penurunan terbesar Tesla sejak September tahun lalu yang dipicu oleh komentar Musk tentang tingginya harga Bitcoin dan Ether sepanjang akhir pekan.

Komentarnya itu disampaikan melalui akun Twitter hanya dua pekan setelah Tesla mengumumkan keuntungan dalam Bitcoin yang setara dengan US$1,5 miliar dan masuk ke dalam neraca perusahaan.

Cryptocurrency, yang telah melonjak lebih dari 400% selama setahun terakhir, jatuh pada Selasa (23/2), pada satu titik tergelincir di bawah US$50.000 karena skeptisisme atas daya tahan reli.

Musk juga mengunggah tweet pada Senin pagi yang meluruskan bahwa SUV Tesla model Y Standard Range masih akan tersedia di pasaran, setelah kendaraan listrik model tersebut telah dihapus dari websitenya dan banting harga hingga US$2.000.

Pria dibalik SpaceX itu turun ke posisi kedua pada Bloomberg Billionaires Index di antara 500 orang terkaya di dunia lainnya dengan kekayaan bersih US$183,4 miliar, turun dari US$210 miliar pada Januari.

Pendiri Amazon.com Inc. Jeff Bezos merebut kembali posisi teratas bahkan ketika kekayaannya turun US$3,7 miliar menjadi US$186,3 miliar pada Senin (22/2).

Kedua miliarder itu telah bertukar tempat sejak Januari karena fluktuasi saham Tesla.

Saham perusahaan melonjak sebanyak 25% pada awal 2021 sebelum menghapus hampir semua keuntungan tahun ini.

Musk secara singkat mengambil alih posisi Bezos setelah perusahaan roketnya SpaceX mengumpulkan US$850 juta pada awal Februari, mendorong nilai perusahaan menyentuh US$74 miliar, naik 60% dari Agustus tahun lalu.

Bezos menempati posisi teratas Bloomberg Billionaires Indexselama tiga tahun berturut-turut sebelum Januari, ketika kekayaan Musk melampaui raksasa e-commerce AS berkat reli 794% di saham Tesla.

Aksi sell off pada awal pekan ini menghantam banyak orang kaya di dunia.

Zhong Shanshan, orang terkaya di Asia, mencatat penurunan kekayaan terbesar kedua di indeks Bloomberg, turun US$5,1 miliar karena saham perusahaan air kemasannya turun 4,5%.

Colin Huang dari Pinduoduo Inc., Mukesh Ambani dari Reliance Industries Ltd. dan Pony Ma dari Tencent Holdings Ltd. masing-masing kehilangan lebih dari US$2,5 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bitcoin elon musk tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top