Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harumnya Bisnis HMNS, dari Jualan Online Bisa Laku Ribuan Parfum per Bulan

Dengan keunikan aroma dan karakter yang dihadirkan HMNS, hingga kini brand tersebut mampu menjual sekitar 5.000 hingga 10.000 pcs per bulannya dengan harga jual rata-rata sekitar Rp300ribuan.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 17 Juli 2021  |  15:51 WIB
Parfum
Parfum

Bisnis.com, JAKARTA -- Memiliki aroma tubuh yang wangi menjadi  salah satu kebutuhan gaya hidup terutama bagi masyarakat urban aga tampil lebih menarik. Hal ini pula yang dirasakan oleh Rizky Arief Dwi Prakoso saat pertama kali memulai kerja, dia ingin tampil wangi dan menarik.

Rizky lantas mencari parfum dengan aroma yang khas sesuai dengan kepribadiannya. Namun sayang harga parfum yang dia sukai saat itu harganya selalu di atas Rp1 juta dan sebagian besar merupakan merek parfum premium international.

Lalu muncul rasa penasaran dibenaknya mengapa harga parfum berkualitas bisa sangat mahal. Ternyata bukan karena harga produksi dan hal-hal esensial lainnya tetapi karena kebanyakan parfum berasal dari luar negeri sehingga harus menutupi biaya distribusi dan logistik.

Kondisi ini justru memunculkan ide di benaknya untuk memproduksi sendiri parfum lokal dengan harga yang jauh lebih terjangkau tetapi memiliki aroma dan kualitas yang tidak kalah dibandingkan dengan parfum premium dari luar negeri.

Rizky makin percaya diri karena beberapa tahun terakhir ini pandangan masyarakat mengenai brand lokal makin baik sehingga dia yakin bahwa brand parfum yang akan dikembangkannya ini memiliki peluang yang tinggi untuk hadir di pasar Indonesia.

“Terutama ketika saya menemukan banyak fakta bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat mendukung untuk membuat parfum dengan kualitas internasional,” terang pria berusia 26 tahun ini.

Apalagi selama ini Indonesia selalu menjadi produsen bahan mentah parfum dunia sehingga jika sumber daya alam tersebut diolah menjadi parfum maka akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan hanya berupa bahan mentah.

Pada September 2019, di bawah naungan PT Hadir Mengharumkan Nusantara, Rizky dan beberapa temannya pun meluncurkan brand HMNS Perfumery dengan tekad untuk mengharumkan Nusantara melalui produk parfum berkualitas dengan aroma yang berkarakter tetapi terjangkau untuk semua kalangan.

“Brand ini memiliki prinsip made for humans dan dari kata Humans itu kita mengambil brand HMNS [dibaca  humans]. Kami berupaya menciptakan parfum dengan wewangian yang akan disukai sebagian besar orang. Modal awal waktu itu kurang dari Rp15 juta,” ujarnya.

Dalam proses produksinya, HMNS bekerjasama dengan perfumer Indonesia dan juga perusahaan Eropa untuk membantu dalam tahapan Research & Development. Selain itu, mereka juga berusaha untuk selalu mengaplikasikan teknologi terkini dalam dunia perfumery.

“Ini adalah tuntutan untuk kita yang walaupun sebagai challenger brand di industri ini, tapi selalu menghadirkan produk yang bisa berkompetisi di market,” ujar lulusan Teknik Geologi ITB ini.

Untuk memasarkan produknya, HMNS sepenuhnya memaksimalkan penjualan secara online sehingga dapat mengurangi biaya produksi sekaligus menjangkau lebih banyak konsumen. Namun sebagai produk yang mengandalkan aroma yang harus dicoba, Rizky menghadapi tantangan tersendiri ketika menjual produknya secara online.

Apalagi, HMNS merupakan brand baru sehingga komunikasi yang relevan dan percakapan yang lebih personal menjadi sangat penting untuk membangun brand sekaligus meyakinkan konsumen untuk percaya dengan produk yang dimiliki HMNS.

“Customer relationship menjadi kunci utama HMNS menarik banyak peminat. Sebagai brand, kita menuntut diri kita untuk bisa memiliki karakter, lalu berkomunikasi, memahami, dan memberikan pelayanan yang jauh lebih baik dari existing brands,” terangnya.

Cara ini ternyata terbilang efektif dalam proses pemasaran brand HMNS bahkan dapat memperkuat engagement antara HMNS sebagai brand dengan para pengikutnya.

Testimoni Positif

Selain itu, Rizky juga mengakui bahwa metode dari mulut ke mulut serta testimoni positif yang diberikan oleh para pelangganya juga terbilang efektif dalam meningkatkan kepercayaan konsumen. Untuk itulah, HMNS terus membangun hubungan baik dengan para pelanggannya sebab mereka pula yang ikut membesarkan brand HMNS.

Dalam memproduksi produk, HMNS selalu menghadirkan yang terbaik bagi konsumennya. Selain itu, hal unik yang sering dilakukan adalah storytelling atau menceritakan kembali proses kurasi produk, tentang bagaimana mereka begitu serius dalam mengembangkan produknya. Termasuk setiap cerita yang dihadirkan dalam parfum yang mereka produksi.

“Kami sadar bahwa parfum adalah sebuah seni yang mempunyai cerita karena itulah bagi HMNS menciptakan produk baru berarti menulis sebuah cerita baru. Beberapa produk HMNS mengusung cerita di belakangnya yang sangat kuat menempel dengan produk tersebut,” terangnya.

Dia mencontohkan untuk seri Essence of the Sun yang merupakan parfum dengan solar accord pertama di Indonesia sekaligus dapat memperkenalkan parfum yang sedang tren di Eropa dengan wewangian tropical.

Selain itu ada pula Scent of a woman yang menggunakan notes modern chypre yang merupakan campaign selebrasi dan nostalgia atas kesetaraan gender.

Rizky mengatakan bahwa salah satu keunikan dan yang menjadi ciri khas dari HMNS adalah rasio komposisi amber di dalam parfum yang mereka produksi.

Sebab, menurutnya amber memiliki magical touch tersendiri bagi HMNS yaitu aroma yang dapat membentuk ciri khas di setiap orang sesuai dengan body scent-nya. “Karena itulah di setiap parfum HMNS bisa menjadi ciri khas pada masing-masing penggunanya,” ujar dia.

Salah satu produk best seller dari HMNS adalah Orgsm yang sukses mencuri perhatian masyarakat. Perfume feminine yang memenangkan Best Indonesian Fragrance (Female Daily Award) pada akhir 2020 lalu ini bertipe EDP.

Orgasm sendiri termasuk produk perdana yang diluncurkan pada September 2019 lalu. Ide awalnya memadukan semua notes paling disukai ke dalam satu botol parfum. Setelah percobaan berkali-kali akhirnya ditemukan bahwa rahasia aroma terletak pada vanilla beans.

Orgasm sendiri memiliki detail notes apel pada saat awal disempot, kemudian secara perlahan aromanya beralih ke middle notes yang menghadirkan aroma floral nan lembit dan feminin. Diakhiri dengan base notes dengan aroma vanilla beans yang manis dan amber yang hangat.

“Orgasm diciptakan atas interpretasi kita untuk menggabungkan semua notes paling favorit di dunia. Kesan sweet, sexy, and charming adalah kesan yang paling sering kita dapat dari Orgsm ini. Orgsm dijual dengan harga Rp313.000,” ujarnya.

Diakui olehnya pada saat awal pandemi, HMNS mengalami tantangan karena buying power yang menurun. Namun perlahan HMNS mencoba beradaptasi dengan kebutuhan market.  Selain untuk selalu hadir dengan campaign yang relevan, HMNS juga berinovasi untuk membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan market saat ini.

Seperti Home of Humans, lini brand HMNS yang berfokus pada parfum rumah contohnya. Brand ini diciptakan karena kita melihat kebutuhan untuk produk yang bisa dinikmati di rumah semakin bertambah selama masa pandemi.

Dengan keunikan aroma dan karakter yang dihadirkan HMNS, hingga kini brand tersebut mampu menjual sekitar 5.000 hingga 10.000 pcs per bulannya dengan harga jual rata-rata sekitar Rp300ribuan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

entrepreneur parfum
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top