Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kiprah Bisnis Yenny Kusuma, Sosok Dibalik Kumala Home and Kitchen

Memulai dari latar belakang keluarganya, yakni kakaknya yang memiliki pabrik keramik yang pada dahulu lebih banyak berorientasi pada ekspor, Yenny kemudian memiliki passion di dalam industri peralatan rumah tangga. 
Yenny Kusuma Hendra/facebook
Yenny Kusuma Hendra/facebook

Bisnis.com, JAKARTA - Yenny Kusuma Hendra, membangun Kumala Home and Kitchen dari hobinya yakni memasak.

Memulai dari latar belakang keluarganya, yakni kakaknya yang memiliki pabrik keramik yang pada dahulu lebih banyak berorientasi pada ekspor, Yenny kemudian memiliki passion di dalam industri peralatan rumah tangga. 

“Kebetulan saya asli Surabaya. Pabrik itu sudah ada semenjak saya SMA. Dari Surabaya, saya pindah ke Jakarta untuk berkuliah. Sembari berkuliah, saya membantu kakak saya seperti sales marketing. Mungkin dari situ, akhirnya terbentuk passion di industri peralatan rumah tangga” Ucapnya ketika dihubungi oleh Bisnis (12/01/22). 

Dirinya mengaku bahwa passion tersebut datang mengalir dengan sendiri. Kebetulan memang yang diproduksi pada saat itu lebih banyak pada piring makan, peralatan rumah tangga, peralatan di meja makan, dan lain-lainnya. 

Namun jika dilihat lebih lagi, Yenny sendiri memang telah memiliki hobi masak saat kecil. Orang tua dan nenek Yenny sendiri juga memiliki hobi masak. 

“Tiap kali nenek saya itu masak, saya selalu diajak ke dapurnya. Kalau masak, dia pasti cari saya” Ucapnya. 

Menjalani bisnis dengan hati

Kini, terdapat delapan merk yang berada di bawah Kumala Home and Kitchen. Dirinya mengaku dalam perjalanan bisnis ini ia jalankan dengan sepenuh hati. 

“Dari sini, saya menjalaninya dengan hati saja. Just do the best, Tuhan rupanya memberi kesempatan untuk lebih bersyukur dan dapat berbagi dengan yang lain”. 

Yenny sendiri mengaku menganggap seluruh tim dari Kumala Home and Kitchen sebagai keluarganya. Hal ini juga menjadi pertimbangan mengapa Kumala Home and Kitchen juga mulai bekerja secara remote, di masa pandemi. Oleh karena itu, sebelum pandemi hadir di Indonesia, Yenny juga telah melakukan persiapan. 

“Kita harus melakukan persiapan. Kita harus bersiap. Jika pandemi terjadi, apa yang akan kita lakukan” Ucapnya. Persiapan ini juga dapat dilakukan dengan cepat, dikarenakan sebelumnya Kumala Home and Kitchen telah memulai online sebelum pandemi. 

“15 Maret itu terakhir kita ke kantor. Hanya tim operation dan finance yang masih bekerja di kantor. Saya memutuskan dengan cepat karena saya concern dengan tim saya.”

Menyeimbangkan antara keluarga di rumah

Ketika membahas mengenai kesibukan baik dalam pekerjaan dan keluarga, Yenny bersyukur bahwa suami dan anaknya sangat memahami.

“Anak-anak saya juga tipikal yang very understanding. Saya juga bersyukur bahwa suami juga sangat tahu bahwa Saya memang tidak bisa disuruh diam”.

Sedangkan, di Kumala Yenny juga memiliki coach untuk membantu melihat perusahaan dari helicopter view. Hal ini membantu untuk mengevaluasi hal apa saja yang kurang. 

“Saya pikir tentang bagaimana menyeimbangkan keduanya, kita dapat get help saja. Kita memang tidak bisa sendirian”.

Tips Bisnis 

Menurutnya, dalam memulai bisnis hal yang paling terutama adalah memulainya dengan niat. Niat tersebut juga harus datang dari hati. 

“Jika memiliki niat, tujuan dan dijalankan dengan benar, hal tersebut pasti berhasil. Saya sih percaya hal tersebut” Ucapnya. 

Kemudian, dirinya juga memberikan saran untuk selalu merencanakn dengan baik. Hal ini seperti merencanakan plan A dan plan B. 

Selain itu, hal yang juga penting adalah harus belajar banyak hal, dan janganlah berhenti belajar.

“Keep learning. Belajar dapat dari mana saja. Saya sendiri belajar dari coach, buku, dan event. Event online sudah banyak. Belajar dari YouTube dan sebagainya. So, keep learning”. 

Yenny sendiri juga mengaku untuk selalu men challenge dirinya sendiri. 

Kumala Home and Kitchen kedepannya

Yenny mengatakan bahwa kini sedang dalam posisi untuk merapikan kembali sistem remote office perusahaannya. Selain itu, terdapat target ba…


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper