Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kiat Agar UMKM Naik Kelas Rekomendasi Kemenkop UKM

Berikut cara mengelola usaha mikro bisa lekas 'naik kelas' dan mampu bersaing di pasar global serta memiliki daya tahan kuat.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 25 Juli 2022  |  13:29 WIB
Kiat Agar UMKM Naik Kelas Rekomendasi Kemenkop UKM
Ilustrasi perempuan yang mengelola bisnis rumahan - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) kini dalam upaya mempersiapkan Future SMEs atau UMKM Masa Depan.

Serangkaian program dan kegiatan ini memang menjadi bagian dari strategi khusus agar para pelaku usaha mikro dapat 'naik kelas'.

“Potret UMKM Masa Depan Indonesia digambarkan sebagai usaha yang bisa naik kelas dari dominasi usaha mikro menjadi dominasi usaha kecil dan menengah, berbasis riset, dekat dengan teknologi, value creation (menciptakan nilai tambah), market driven (didorong pasar), memahami pasar, mengenal perubahan, serta inovatif,” tulis Kemenkop melalui instagram @kemenkopukm.

Sayangnya, mengembangkan bisnis skala kecil memang tak mudah. Maka, untuk membuat lompatan besar, tentu pelaku usaha harus memahami strategi apa saja yang diperlukan.

Melansir dari akun instagram Kemenkop UKM, berikut cara mengelola usaha mikro bisa lekas 'naik kelas' dan mampu bersaing di pasar global serta memiliki daya tahan kuat menghadapi disrupsi-disrupsi ekonomi selanjutnya. Simak ulasannya.

1. Punya Legalitas Usaha

Para pelaku usaha harus mengetahui bahwa legalitas selalu menjadi aspek penting yang harus didahulukan dalam membangun suatu bisnis.

Dengan adanya legalitas, maka kepercayaan konsumen terhadap suatu usaha akan meningkat hingga memudahkan suatu usaha melakukan pengajuan modal atau pinjaman.

Sehingga, penting bagi para pelaku usaha untuk mengurus NIB (Nomor Induk Berusaha). Tak hanya sebagai identitas pelaku usaha, NIB juga sekaligus berlaku sebagai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor (API), Akses Kepabeanan, terutama jika pemilik usaha melakukan kegiatan ekspor maupun impor.

2. Manfaatkan Teknologi Digital dalam Berbisnis

Di era dengan teknologi digital seperti sekarang, membuat para pelaku usaha untuk selalu beradaptasi dengan teknologi baru. Begitu juga dalam melakukan strategi penjualan yang efektif, Anda bisa menggunakan aplikasi tertentu. Mulai dari memanfaatkan media sosial, marketplace, metode pembayaran online, teknologi barcode untuk informasi produk dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, kebanyakan UMKM naik kelas itu juga menggunakan iklan online, mulai dari FB Ads, TikTok Ads, IG Ads, dan lain-lain. Dengan cara ini, mereka mampu menjangkau lebih banyak konsumen. Hingga akhirnya profitnya meningkat.

3. Inovatif dan Mengedepankan Riset

Sebuah riset sangat penting untuk sebuah bisnis. Dengan cara riset, maka para pelaku usaha dapat mengenal karakter target pasar lebih dalam, menganalisa strategi yang dilakukan kompetitor, mengetahui kebutuhan dan permintaan pasar hingga mengatasi kendala dan risiko.

Bahkan, dengan melakukan riset terhadap pasar, maka suatu usaha bisa menambah peluang hingga menghasilkan produk yang inovatif hingga bisa punya nilai dan keunikannya tersendiri.

Adapun dalam melakukan riset pasar, Anda dapat menghubungi atau bertemu langsung sejumlah orang yang menjadi calon konsumen potensial di usaha Anda dan tawarkan produk dan layanan ke target pasar yang sudah ditentukan.

Tentunya, dari hasil informasi yang Anda dapatkan akan berguna untuk menyiapkan rencana pemasaran yang tepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm tips bisnis peluang bisnis kiat bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top