Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pebisnis, Ini Dampak Data Silo pada Bisnis

Bisa mengganggu kinerja perusahaan dan bisnis, ini pengertian dari data silo
Data silo
Data silo

Bisnis.com, JAKARTA - Data Silo dapat menghambat pertumbuhan bisnis dan merupakan tantangan bagi banyak perusahaan saat ini.

Saleh M Munshi, Group CEO of Cloud Kinetics mengatakan dengan pertumbuhan data yang begitu cepat, perusahaan menghadapi data silo yang terfragmentasi, tidak mudah diakses, dibagikan, atau digunakan o leh tim la in yang membutuhkan respon yang cepat.

Silo data adalah tempat terpisah di mana beberapa grup dalam suatu organisasi dapat menyimpan data. Mereka tidak dapat berbagi data dengan sistem data lain dan hanya dapat membantu dengan satu fungsi bisnis.

Silo data adalah kumpulan data yang terpisah satu sama lain, yang membuatnya sulit untuk mengeluarkan data dan menggunakannya.

Saat Anda memiliki silo data, Anda tidak dapat melihat semua data perusahaan Anda sekaligus atau menganalisisnya sepenuhnya. Kami akan mengeksplorasi beberapa dampak negatif dari ini di bawah ini:

Silo data mempersulit untuk melihat data secara keseluruhan karena membuat tampilan yang tidak terhubung. Ketika informasi dan ide tim Anda tersebar, wajar jika keputusan mereka tidak dipikirkan dengan baik.

Di lautan sistem data yang terputus, membuat keputusan seperti melihat puncak gunung es yang mengambang. Risiko sebenarnya adalah pengguna bisnis, pengguna data, atau bahkan eksekutif bisnis Anda tidak melihat gambaran keseluruhannya. Mereka perlu memanfaatkan wawasan penting dan mendalam yang dapat membantu bisnis Anda berkembang dengan kuat.

Sebagian besar perusahaan menginginkan pandangan 360° dari pelanggan mereka karena memungkinkan mereka bertindak secara proaktif dan mengirimkan pesan yang relevan dan dipersonalisasi ke banyak pelanggan di setiap tahap perjalanan pelanggan. Dengan silo data, hampir tidak mungkin mendapatkan satu tampilan pelanggan.

Untuk memberikan layanan penanganan data silo pada pebisnis, Cloud Kinetics bekerja sama dengan Snowflake  (Penyedia Jasa Layanan Data di Cloud) untuk mendorong transformasi bisnis Data - Led di Asia Tenggara. 

Menurut Saleh M Munshi dengan memanfaatkan keahlian Cloud Kinetics di bidang data hybrid dan multi cloud serta keahlian Snowflake, pelanggan dapat membangun fondasi data yang modern.

Dia memaparkan, penawaran  ini  akan  membantu  perusahaan  mengatasi  data silo,  serta memindahkan, menyaring, dan menyatukan data bisnis yang vital menjadi fondasi data modern untuk memberikan analisa & sumber informasi.

Serta memungkinkan pengguna mengambil keputusan bisnis yang tepat. Dengan kemitraan in i, pelanggan dapat memigrasikan database on-premise atau cloud  mereka  ke  infrastruktur  Snowflake  yang  berjalan  di  AWS  untuk mendapatkan manfaat secara langsung.

"Dengan menggabungkan Snowflake Data Cloud dengan infrastruktur AWS yang aman dengan skala bilitas tinggi, maka solusi cloud berbasis data dari Cloud Kinetics akan memungkinkan perusahaan memproses, dan melindungi semua data pengguna dengan andal. Dengan model penawaran yang fle ksibel, memberikan pengguna le bih banyak pilihan untuk menyesuaikan data migrasi dan proses modernisasi untuk memenuhi spesifikasi ke butuhan pengguna,"  paparnya.

Ash Willis, Wakil  Presiden, Mitra dan Aliansi APJ mengatakan kerja sama ini merupakan langkah signifikan untuk memperkuat/mempercepat perjalanan transformasi digital perusahaan dan mengimbangi pertumbuhan data yang cepat, dengan memanfaatkan kemampuan data Snowflake yang berjalan di AWS


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper