Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Para Pemilik Jaringan Rumah Sakit Raksasa di Indonesia, Ada Siloam hingga Mitra Keluarga

Dari Siloam hingga Mitra Keluarga, berikut para pemilik Jaringan rumah sakit raksasa di Indonesia
Ilustrasi rumah sakit/bisnis.com
Ilustrasi rumah sakit/bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah sakit sebagai layanan kesehatan, menjadi salah satu bisnis yang cukup menguntungkan untuk digeluti.

Pasalnya, bisnis yang satu ini merupakan layanan krusial yang dibutuhkan masyarakat untuk mendukung kesehatannya.

Di Indonesia sendiri, ada beberapa pengusaha yang memiliki jaringan rumah sakit raksasa yang terus ekspansi ke sejumlah daerah.

Berikut deretan pengusaha pemilik jaringan rumah sakit raksasa di Indonesia

1.  Hermina Sulaiman, RS Hermina PT Medikaloka

Hermina adalah sebuah perusahaan pelayanan kesehatan yang didirikan oleh Hermina Sulaiman pada 1967 dengan nama Rumah Bersalin Djatinegara. Kala itu, rumah sakit ini hanya memiliki kapasitas tujuh tempat tidur.

Dalam perkembangannya, Hermina mengubah status yayasan nirlaba menjadi korporasi dengan nama PT Medikaloka Hermina (MH) pada 1999.

Medikaloka Hermina pun berhasil membuka rumah sakit pertama di luar jawa, yaitu di Palembang pada 2011.

Untuk meningkatkan pelayanan, Medikaloka Hermina mendirikan Hermina Tower di Kemayoran, Jakarta Pusat dan mulai beroperasi pada 2016.

Hingga kini, Rumah Sakit Hermina tercatat sudah memiliki lebih dari 35 rumah sakit yang tersebar di 25 kota di Indonesia.

2. Mochtar Riady, RS Siloam

Mochtar Riady merupakan pendiri Grup Lippo. Pria asal Malang ini merambah bisnis rumah sakit lewat bendera Siloam Group yang kini juga sudah dikelola menjadi perusahaan terbuka, PT Siloam International Hospitals Tbk.

Di awal berdirinya, Mochtar Riady bekerja sama dengan Gleneagles, perusahaan jaringan rumah sakit di Singapura. Kedua belah pihak sepakat membangun RS Gleneagles di kawasan yang dikembangkan perusahaan properti Grup Lippo.

Namun setelah Gleneagles tak lagi melanjutkan kerja sama, Mochtar Riyadi tetap melanjutkan bisnis rumah sakit dengan mengubah nama menjadi RS Siloam.

Sampai saat ini Rumah Sakit Siloam terus berkembang dan tersebar di wilayah Indonesia. Siloam memiliki sekitar lebih dari 41 cabang rumah sakit dan 25 klinik.

3. Dato Sri Tahir, RS Mayapada

Dato Sri Tahir adalah pemilik dari Grup Mayapada. Ia merambah bisnis kesehatan dengan mendirikan RS Mayapada. Jaringan rumah sakit mewah ini tersebar di kawasan Jabodetabek.

Adapun, bisnis Mayapada sendiri bukanlah dengan membangun rumah sakit dari awal. Awalnya Mayapada mengakuisisi kepemilikan Honoris Hospital, sebuah rumah sakit yang berlokasi di Modern Land, Tangerang, lewat Mayapada Healthcare pada tahun 2008.

Setelahnya, Mayapada pun menggandeng National Healthcare Group (NHG) Singapura dan membuat pelayanan dan fasilitas kesehatan rumah sakit ini hampir menyamai sejumlah rumah sakit di Singapura dan pasien RS Mayapada banyak berasal dari kalangan menengah atas.

Saat ini Mayapada memiliki cabang di Tangerang, Jakarta Selatan, Bogor, Kuningan, Surabaya, dan Bandung

4. Boenjamin Setiawan, RS Mitra Keluarga

Rumah Sakit Mitra Keluarga adalah jaringan rumah sakit yang sudah tersebar di beberapa kota di Indonesia. Berdasarkan Forbes, Boenjamin Setiawan masuk daftar orang terkaya di Indonesia.

Rumah sakit pertama Mitra Keluarga bermula pada 1989. Dr Boen juga merupakan pemilik dari Kalbe Farma, perusahaan farmasi swasta terbesar di Indonesia.

Saat ini, MItra Keluarga memiliki 21 cabang yang tersebar di Jabodetabek, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

5. Awaloedin, RS Awal Bros

Arfan Awaloedin adalah pemilik saham dari jaringan rumah sakit Awal Bros. Dia mendirikan rumah sakit pertamanya tahun 1998 di Kota Pekanbaru, Riau. Jaringan rumah sakitnya terus berkembang.

Tahun 2006 Ir. H. Arfan Awaloeddin, MARS bermitra dengan Prof. dr. Yos E. Susanto, PhD mendirikan Rumah Sakit Awal Bros di Tangerang, Bekasi, Jakarta dan Makassar.

Tahun 2016 Rumah Sakit Awal Bros Grup bermitra dengan PT Saratoga Investama dalam pengembangan Rumah Sakit Awal Bros.

Saat ini Awal Bros memiliki delapan cabang rumah sakit.

6. dr. Sutrisno Tono Subagyo, RS Abdi Waluyo

Rumah Sakit Abdi Waluyo didirikan pada tahun 1986. RS Abdi waluyo adalah rumah sakit swasta tipe B yang sering dijadikan rujukan berbagai rumah sakit pemerintah dan swasta. 

Pemiliknya adalah dr. Sutrisno Tono Subagyo, Sp PD-JP, pemilik saham terbesar, sebanyak 91 persen di PT Bhakti Husada, induk RS Abdi Waluyo. 

dr. Sutrisno lahir di Blora 13 Juni 1940, dan menempuh pendidikan spesialis di Universitas Indonesia. Saat ini, dr. Sutrisno merupakan dokter spesialis penyakit dalam dan jantung pembuluh darah atau kardiologi. 

RS Abdi Waluyo resmi mengajukan investasi dengan melakukan pembangunan rumah sakit (RS) di Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak Juni. 

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan RS Abdi Waluyo menjadi salah satu investor di IKN dan telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan rumah sakit Abdi Waluyo di IKN Nusantara. 

7. dr. Rizal Sini, Sp.OG, RS Bunda

Rumah Sakit Bunda Group Didirikan Oleh dr. Rizal Sini, Sp.OG Sejak Tahun 1973. 

Dia adalah seorang ahli ginekologi dan pengusaha Indonesia. Ia merupakan pendiri dan pemilik jaringan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda serta Hotel Daima Prasanthi, Padang. Selama hidupnya sebagai pengusaha ia terus berjuang untuk memberikan kontribusi peran RS swasta di Indonesia.

Awalnya pada tahun 1973, Rizal dan beberapa temannya membangun Rumah Bersalin Bunda yang berlokasi di tempat praktiknya di Jalan Sutan Syahrir No. 3, Menteng, Jakarta Pusat.

Usaha rumah sakit itu berkembang terus dari waktu ke waktu. Pada saat ini usaha tersebut telah berkembang luas dengan mengelola beberapa rumah sakit ibu dan anak yang tersebar di beberapa lokasi, seperti Jakarta, Padang dan Depok di bawah suatu kelompok bisnis yang bernama Bundamedik Healthcare System (BMHS).

BMHS juga melakukan kerja sama untuk berkolaborasi di bawah payung organisasi yang bernama Bunda Indonesia Hospital Group dengan beberapa rumah sakit lainnya di beberapa kota, seperti Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta, Depok, dan Semarang.

Saat ini RS Bunda memiliki delapan cabang rumah sakit yang tersebar di Jabodetabek, Padang dan Denpasar.

8. Eka Tjipta, Eka Hospital

Mulai beroperasi pada 2008, Eka Hospital adalah sebuah jaringan rumah sakit yang mengedepankan mutu dan keselamatan dalam menyediakan layanan kesehatan berkualitas terdepan. Pengaplikasian teknologi dan metode terkini di bidang kedokteran yang didukung oleh tim dokter, tenaga medis, serta staf profesional yang berdedikasi tinggi, menjadikan Eka Hospital sebagai rumah sakit rujukan terpercaya bagi keluarga maupun perusahaan dan institusi pemerintah di Indonesia.

Hingga saat ini, Rumah Sakit Eka Hospital telah berdiri di 6 unit, yaitu : 

Eka Hospital BSD - Tangerang Selatan, Banten
Eka Hospital Pekanbaru - Kota Pekanbaru, Riau
Eka Hospital Cibubur - Kota Wisata Cibubur, Jawa Barat
Eka Hospital Bekasi - Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat
RSIA Grand Family - Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara
RSIA Family - Pluit, Jakarta Utara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper