Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jack Ma Terjun ke Bisnis Makanan Dengan Buka Ma's Kitchen Food

Jack Ma kembali muncul dengan bisnis baru di dunia kuliner, yakni meluncurkan Ma's Kitchen Food.
Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce dari  China, Alibaba, menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Tel Aviv, Israel  pada 3 Mei 2018./Reuters
Jack Ma, pendiri raksasa e-commerce dari China, Alibaba, menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Tel Aviv, Israel pada 3 Mei 2018./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Selama bertahun-tahun, salah satu pendiri Alibaba, Jack Ma, telah menjadi tokoh utama dalam industri teknologi China. Namun, kini dia mulai beralih ke bisnis makanan.

Ma baru-baru ini mendirikan perusahaan bernama "Hangzhou Ma's Kitchen Food" di kota tempat Alibaba bermarkas, Hangzhou, yang juga merupakan kampung halaman Ma.

Mengutip Sistem Publisitas Informasi Kredit Perusahaan Nasional China, sebuah lembaga pendaftaran perusahaan, modal yang terdaftar perusahaan adalah 10 juta yuan atau sekitar Rp21,65 miliar. 

Hangzhou Ma's Kitchen Food sepenuhnya dimiliki oleh kendaraan investasi Ma, Hangzhou Dajingtou. Perusahaan ini terlibat dalam penjualan makanan kemasan dan pemrosesan serta penjualan eceran produk pertanian.

Ketertarikan Ma terhadap pertanian tampaknya meningkat setelah adanya tindakan keras pemerintah terhadap bisnisnya, yang dimulai pada 2020 setelah dia membuat marah Beijing dengan pidato kritisnya mengenai sistem peraturan keuangan China yang disebut ketinggalan zaman.

Raksasa teknologi yang dikenal karena kepribadiannya yang blak-blakan dan flamboyan itu kemudian menghilang dari pandangan publik selama dua tahun setelah tindakan keras tersebut.  

Kekayaan pribadinya juga merosot, dan perusahaannya merugi ratusan miliar dolar. Sejak saat itu, dia tidak terlalu menonjolkan diri dan hanya jarang tampil di depan umum.

Sebaliknya, selama beberapa tahun terakhir ternyata Ma berkeliling dunia sambil mempelajari agroteknologi.

Pada Oktober 2021, Ma berada di Spanyol untuk belajar tentang pertanian dan teknologi terkait isu lingkungan. Dia juga pernah bepergian ke Belanda, Jepang, dan Thailand untuk belajar agroteknologi.

Pada Mei, Tokyo College mengumumkan bahwa Ma akan mengambil posisi mengajar sambil meneliti pertanian berkelanjutan dan produksi pangan.

Pada Januari, dia berada di Thailand, dan makan malam bersama Supakit Chearavanont, ketua Charoen Pokphand Group, produsen pakan ternak besar.

Ma sebelumnya pensiun dari Alibaba pada 2019. Yayasannya, Jack Ma Foundation, tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Business Insider.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper