PELUANG USAHA: Belajar Coding Sambil Wisata

Bagi Dirk Schuler, Bali bukan hanya sekadar pulau indah tetapi juga sebagai tempat memulai bisnis yang patut dieksplorasi.
Ni Putu Eka Wiratmini | 13 Maret 2018 13:10 WIB
. - .

Bisnis.com, JAKARTA- Bagi Dirk Schuler, Bali bukan hanya sekadar pulau indah tetapi juga sebagai tempat memulai bisnis yang patut dieksplorasi.

Bali memang cukup menjual bagi pasar luar negeri. Tidak hanya karena merupakan destinasi wisata populer dunia, tetapi iklim juga mendukung kegiatan berbisnis, bahkan untuk belajar coding atau pemrograman, seperti membuat website atau sejumlah aplikasi.

Bagaimana tidak, peserta pembelajaran pemrograman atau coding di Bali tidak hanya berkutat menambah ilmu di dalam kelas, tapi bisa melakukan praktik materi yang diajarkan instruktur sambil menikmati eksotisme pemandangan alam Bali.

Jangan kaget, jika berkesempatan mengunjungi Le Wagon Bali. dalam sejumlah kegiatan belajar, siswanya mengutak-atik laptop yang dibawanya tidak di dalam kelas, tapi di teras sambil memandang pesona alam dari lantai atas. Maklum saja, saat ini, siswa pesertanya sebagian besar merupakan orang asing.

Dirk yang berasal dari Jerman mengelola pembelajaran coding dengan merek Le Wagon Bali sejak Januari 2018.

Da tidak menyangka kedatangan keduanya ke Bali bersama sang isteri yang berkewargaan Malaysia, pada akhirnya berujung tidak hanya untuk menetap tapi juga berbisnis. Pilihannya adalah membuka kelas belajar coding bootcamp.

Le Wagon sebagai tempat pembelajaran membuat aplikasi web memang sudah dikenal dunia. Le Wagon merupakan perusahan multinasional yang telah ada di 29 negara.

Kencangnya ekspansi perusahaan tersebut, seiiring dengan makin meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di bidang programmer.

Dirk mengatakan untuk menjadi seorang programmer tidak mesti melalui pendidikan formal atau menjalani kelas perkuliahan. Dengan kursus secara intensif selama dua bulan seperti halnya dilakukan di Le Wagon, bisa mencetak tenaga ahli di bidang aplikasi web.

Untuk itu, Dirk terpikir untuk memboyong jasa pembelajaran program pelatihan ilmu informatika yang bisa diterapkan dalam dunia usaha atau disebut coding bootcamp ke Indonesia. Le Wagon Bali merupakan yang pertama di Tanah Air.

Sebelumnya dia menetap di Barcelona, Spanyol. Di negara tersebut, Dirk menjadi salah satu siswa Le Wagon. Seiring berjalannya waktu dan adanya perubahan cuaca, Dirk yang berprofesi sebagai programmer memutuskan untuk pindah dan menetap di Bali.

Dia melihat Bali memiliki potensi bisnis yang besar, dan mempunyai banyak komunitas yang digagas orang asing seperti kelompok wisatawan yang ada di Ubud maupun Canggu.

"Kami perlu membuat [Le Wagon] di Bali, karena dengan pemandangan [yang indah], membuat peserta belajar dengan baik," katanya kepada Bisnis.

Le Wagon Bootcamp yang merupakan web developer walaupun baru hadir sejak bulan pertama tahun ini, sudah mampu merekrut 14 siswa, dan 90% diantaranya merupakan orang asing yang memang ingin belajar pemrograman sekaligus berwisata ke Bali.

Menurut Dirk, Le Wagon merupakan salah satu coding bootcamp terbesar yang banyak dicari di dunia. Ide coding bootcamp pertama kali tercetus di Eropa dan saat ini memang menyasar pasar Asia. Untuk pembelajaran selama dua bulan dikenakan biaya US$ 6.500 atau sekitar Rp85 juta bagi setiap peserta.

"Ada dua pilihan jika ingin bekerja sebagai web developer yakni kuliah komputer science selama dua tahun, atau mengikuti bootcamp selama dua bulan. Saat ini perusahaan lebih mencari lulusan bootcamp," katanya.

Dirk optimistis kursus coding akan laris manis. Lulusan kursus programmer mendapat pelatihan rutin selama dua bulan. Sementara seorang sarjana belum tentu mendapat pelatihan serupa, dan cenderung lebih banyak menerima teori daripada praktik.

Dengan keyakinannya tersebut, Dirk selanjutnya akan membuat empat kelas. Adapun kapasitas murid dalam satu kelas, maksimal sebanyak 20 siswa.
Dia berharap makin banyak orang lokal yang tertarik kursus programmer. Dalam waktu dekat, dia juga akan membuka Lee Wagon di Jakarta.

"Indonesia memiliki banyak migran, mereka bekerja di mana pun, sehingga ide bootcamp [programmer] ini cocok bagi orang asing yang tinggal di Indonesia," katanya.
Untuk mendaftar program coding bothcamp di Le Wagon Bali, cukup membuka alamat websitenya di www.lewagon.com/bali atau mendapatkan informasi melalui Instagram @lewagonbali.

 

Tag : peluang usaha
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top