Yang Hyun Suk, Pendiri YG Entertainment Yang sukses Orbitkan Psy "Gangnam Style"

Kalau sudah mendengar nama grup-grup hip hop Korea Selatan Bigbang, 2ne1, Winner, iKon dan yang paling terkenal akhir-akhir ini, Blackpink. Pastinya anda juga akan teringat pada sosok Yang Hyun Suk.
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh | 27 April 2018 10:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kalau sudah mendengar nama grup-grup hip hop Korea Selatan Bigbang, 2ne1, Winner, iKon dan yang paling terkenal akhir-akhir ini, Blackpink. Pastinya anda juga akan teringat pada sosok Yang Hyun Suk.

Big Boss dari YG Entertainment, artis-artis YG selalu mengatakan bahwa sosok Yang sangat tegas namun hangat. Pentolan Big Bang, G-Dragon juga mengatakan bahwa CEO sekaligus pendiri salah satu agensi hiburan terbesar di Korea Selatan bagaikan seorang Kakak jika bertemu di luar kantor, namun ‘garang’ ketika sudah berhubungan dengan kinerja artis-artisnya.

Sebelum menjadi seorang CEO Sukses, dulunya Yang adalah idol yang tergabung dalam grup ‘Seo Taiji and Boys’ pada awal era 90-an. Awalnya dia tidak berniat untuk bergabung dengan grup tersebut, namun dia akhirnya tertarik menjadi anggota setelah melihat bagaimana Soe Taiji dan anggota lainnya kompak dalam membuat musik mereka.

Grup Seo Taiji and Boys menjadi grup idola Korea Selatan generasi pertama yang sangat sukses dengan lagu ‘Nan Arayo’ mereka. Namun, pada 1996 karena kontroversi yang terus-menerus harus mereka hadapi karena adanya hukum penyensoran pada waktu itu, akhirnya grup ini pun bubar.

Masa Kecil Yang Hyun Suk

Yang Kecil lahir di Seoul, 2 Desember 1969 dan dia adalah anak yang cukup nakal. Yang dikatakan sangat suka bermain baseball terkenal sering memecahkan jendela rumah tetangganya karena tidak tanggung-tanggung untuk bermain baseball di dalam rumahnya. Meski sudah sering dimarahi oleh orang tuanya karena hal tersebut, Yang kecil tetap ‘tegar’ dan tetap bermain baseball sesuka hatinya.

Yang remaja juga memiliki masa kelam, dari kecil Yang sudah mencintai musik dengan teramat sangat, dan dia akan melakukan apa saja untuk bisa menghadiri konser lokal yang ada. Semakin besar, euforia musik-musik rap dari rapper Amerika mendunia dan Yang sangat menyukainya. Dia ingin memperdalam dan belajar musik hip hop. Sayangnya, kedua orang tua Yang menentang keinginannya, Yang salah jalur dan kenal dengan obat-obatan terlarang.

Yang juga pernah mencuri borgol polisi dan harus ke kantor polisi karena tidak bisa membuka borgol yang dia mainkan ke tangannya sendiri. Dia besar dengan rasa ingin tahu yang besar dan ‘aneh’. Dalam perjalanan mencari jati dirinya, dia banyak bereksperimen dengan hidupnya sendiri, dan pada akhirnya Yang sadar bahwa menari dan musik adalah hal yang paling dia sukai dalam hidupnya.

Membangun YG Entertainment

Pada Maret 1996, Yang Hyun Suk dan adiknya Yang Min-Suk membuka YG Entertainment dengan artis pertama mereka adalah Trio Hip Hop ‘Keep Six’, sayangnya trio hip hop debutannya ini tidak sukses menarik perhatian masyarakat Korea Selatan waktu itu.

Akhirnya Yang fokus membesarkan duo JinuSean dan pada 1998 dia mendebutkan 1TYM. Kedua grup besutannya itu sukses menarik perhatian dan banyak penggemar mengagumi mereka. Itulah awal sukses Yang dalam membesarkan YG Entertainment dan memperkenalkan genre hip hop ke dalam aliran musik Korea.

Pada tahun 1999, artis YG Entertainment merilis album kolaboratif dengan nama YG Family. Yang menyanyi dalam album ini adalah artis-artis generasi pertama YG seperti Perry, Swi.T, Big Mama, Lexy, Gummy dan Wheesung. Yang juga membentuk label "YG Underground", yang menampung 45RPM dan Stony Skunk.

Pada tahun 2001, album YG Family kedua dirilis, dalam album ini Yang memperkenalkan G-Dragon yang waktu itu masih berumur 13 tahun, untuk ikut bernyanyi meski G-Dragon saat itu masih menjadi seorang Trainer.

Agensi ini meraih sukses di Korea dan Jepang dengan penyanyi ‘idola’ pertamanya Se7en pada tahun 2003, yang menjadi artis pertama yang didebutkan di Amerika Serikat, sayang debut Se7en gagal dan tidak meraih sukses di kalangan Hollywood.

Mengikuti jejak sukses Se7en, Yang membentuk grup idola pertama mereka, Big Bang pada 2006, dengan konsep yang unik dan anggota yang konsisten, Big Bang kini menjadi salah satu grup idola generasi kedua Korea Selatan yang sangat sukses dan mendapatkan popularitas hampir di seluruh dunia. Kesuksesan makin dirasakan YG Entertainment setelah mendebutkan grup idola perempuan pertama mereka 2ne1 pada 2009.

CL dkk berhasil menjadi salah satu girlband yang popularitasnya setara dengan SNSD besutan S.M Entertainment dan Wonder Girls besutan JYP Entertainment. Sayangnya, grup 2ne1 resmi bubar pada 2016. Sama dengan Se7en, Big Bang dan 2ne1 juga sukses meniti karir di Jepang.

Pada tahun 2010, YG Entertainment pindah kantor ke gedung baru, sementara kantor pusat lama menjadi tempat latihan untuk para trainer-nya. Pada tahun yang sama, perusahaan tidak berhasil mendaftar di bursa efek Korea Selatan, diduga hal tersebut terjadi karena YG memiliki terlalu sedikit grup musik yang aktif dan arus kas yang tidak stabil, meskipun ada peningkatan pendapatan pada tahun 2009. Pada akhir tahun itu, Psy bergabung dengan YG Entertainment.

Tahun 2012 adalah tahun keemasan bagi YG, lagu ‘Gangnam Style’ PSY sukses digemari orang seluruh dunia. Lagu ini menjadi alasan utama yang menaikkan harga saham YG Entertainment meningkat lebih dari 60%, dan dalam laporan tahunan pertama mereka pada tahun 2012 YG melaporkan laba mereka naik lebih dari 50% setelah bisa melantai KOSDAQ pada tahun 2011.

Ditahun yang sama, YG menandatangani kontrak dengan Rapper Tablo usai sang rapper kebanggan Korea Selatan ini sempat hiatus karena kontroversi kelulusannya dari Universitas Stanford yang diragukan. Sukses dengan comeback-nya sebagai penyanyi solo, akhirnya Epik High, grup Tablo juga ikut menandatangani kontrak dengan YG Entertainment.

Yang yang sukses menjadi juri SBS K-pop Star, berhasil merekrut kontestan-kontestan bersuara unik dan bertalenta seperti Lee Hi, Akdong Musician, Bang Ye Dam.

Pada tahun 2014, YG Entertainment mengakuisisi staf dan aktor T Entertainment termasuk Cha Seung-won, Im Ye-jin, dan Jang Hyun-sung. Selain itu, melalui akuisisi agensi model K-Plus, ia memperluas divisi aktingnya melalui debut akting dari model Lee Sung-kyung dan Nam Joo-hyuk. YG juga menandatangani kontrak dengan aktris Choi Ji-woo. Di tahun yang sama YG juga mendebutkan Winner diikuti debut iKon pada tahun berikutnya.

Raksasa ekuitas swasta raksasa LVMH, L Capital Asia, kemudian mengumumkan bahwa mereka akan berinvestasi US$80 juta di YG Entertainment. Berkantor pusat di Singapura, L Capital Asia akan menjadi investor terbesar kedua di YG dengan kepemilikan saham sebesar 11,5%, Yang Hyun-suk sendiri memiliki saham di YG sebesar 28%. Pada tahun 2014, YG Entertainment juga memperluas segmentasi pasar ke industri kecantikan dengan menciptakan merek kosmetik Moonshot.

Mei 2016 YG berhasil menandatangani kontrak dengan boy band K-pop generasi pertama Sechs Kies setelah 16 tahun grup ini bubar. Pada bulan yang sama, perusahaan teknologi Cina Tencent dan Weiying Technology mengucurkan investasi senilai US$85 juta di YG. Weiying memiliki 8,2% saham YGdan Tencent memilki 4,5% saham YG. YG kemudian menambahkan Lee Jong-suk, Kang Dong-won,dan Kim Hee-jung ke daftar aktor mereka.

Pada tahun yang sama YG Entertainment mendebutkan grup idola perempuan mereka Black Pink diikuti sebut solo rapper One pada 2017.

Pada 2015, YG Entertainment menginvestasikan hampir US$100 juta membangun gedung di Gyeonggi yang rencananya akan selesai pada Desember 2018. Real estate di Seoul senilai KRW16 miliar (US$14 juta) juga dibeli untuk tujuan memperluas kantor pusat mereka. Pada tahun yang sama, perusahaan juga menciptakan dua sub-label, sub-label yang pertama dipimpin oleh Tablo dan yang kedua dipimpin oleh produser YG Teddy Park dari 1TYM dan Kush of Stony Skunk.

Donasi YG Entertainment dan Kehidupan Pribadi Yang Hyun Suk

YG Entertainment berjanji untuk menyumbangkan setiap 100 won untuk setiap album yang terjual, 1% dari semua penjualan barang dagang mereka, dan 1.000 won untuk setiap tiket konser, yang akan dialokasikan untuk amal. Pada tahun 2009, mereka mengumpulkan total dari yang mereka janjika sebesar US$ 141.000, dan pada 2010 US$160.000.

Perusahaan langsung mengirimkan arang senilai US$4.400 kepada keluarga di Korea Selatan yang membutuhkannya untuk menghangatkan diri selama musim dingin. Pada 2011 mereka mengumumkan bahwa mereka menyumbang sekitar US$500.000 untuk bantuan bencana ke Jepang pasca bencana gempa bumi dan tsunami di Tohoku.

Pada tahun 2013, Yang Hyun-suk menjadi berita utama ketika dia menyumbangkan semua keuntungan yang dia terima sebagai pemegang saham YG Entertainment untuk membantu anak-anak yang membutuhkan operasi. Dividennya berjumlah sekitar US$922.000. Pada 2015, YG Entertainment menyumbangkan KRW100 juta (US$ 92.450) kepada Komite Korea untuk UNICEF dalam bantuan bencana setelah gempa bumi di Nepal.

Pada Maret 2010, Yang mengungkapkan bahwa ia telah berpacaran dengan mantan anggota Swi.T Lee Eun-ju, 12 tahun lebih muda dari Yang, selama sembilan tahun. Lee Eun-ju adalah adik dari Lee Jaijin dari Sechs Kies.

Anak pertama Yang lahir pada 5 Agustus 2010 namanya Yang Yoo-Jin. Pada bulan April 2012, anak keduanya lahir, seorang laki-laki yang dia beri nama Yang Seung Hyun.

Yang Hyun-suk dulunya dikenal citra pemberontak yang membuatnya terlihat keren di mata penggemarnya. Meski Ayahnya banyak menentang keingginan Yang, namun dia terkenal sangat dekat dengan Ayahnya. Saat Ayahnya menutup mata untuk terakhir kalinya pada Mei 2017, dia mengungkapkan kesedihannya di media sosial pribadinya @fromyg.

Tag : korea selatan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top