Strategi Platform Social Bertahan di Tengah Wabah Covid-19

Strategi itu untuk memanfaatkan suasana PSBB dan stay at home dengan berbagai tantangan logistik dalam  memasok produk pesanan Mitra dan Sahabat Chilibeli.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 17 Mei 2020  |  18:45 WIB
Strategi Platform Social Bertahan di Tengah Wabah Covid-19
Ecommerce - alleywatch.com

Bisnis.com, JAKARTA - Di bulan Ramadan saat masa pandemi Virus Corona, Chilibeli platform social commerce memperkenalkan strategi baru dalam meningkatkan kinerja bisnisnya berupa layanan secara digital.

Strategi itu untuk memanfaatkan suasana PSBB dan stay at home dengan berbagai tantangan logistik dalam  memasok produk pesanan Mitra dan Sahabat Chilibeli.

Selama masa pandemi di bulan ramadan, pertumbuhan lini usaha HoReCa(Hotel
Restaurant Cafe) yang merupakan lini usaha B2B (business to business) Chilibeli mengalami pelambatan.

Hal ini memengaruhi  angka pasokan menjadi berlebih, khususnya untuk beberapa sembako.

Karena itu, Manajemen menggencarkan strategi
akuisisi online melalui chatting platform dan media sosial, sehingga berhasil menjaring ratusan Mitra baru. Strategi baru tersebut memampukan perusahaan untuk mencapai lebih banyak Mitra dibandingkan sebelumnya, dengan puluhan Mitra baru pada batch perdana dari kota Surabaya.

Sedangkan, bagi masyarakat yang telah menjadi Mitra dan Sahabat,kendala berikutnya adalah penutupan akses mandiri ke berbagai pemukiman Mitra sehingga pesanan terlantar.

Tantangan ini dipecahkan dengan memperbarui aplikasi dan situs Chilibeli.id, dimana sekarang produk pesanan dapat langsung diantarkan ke rumah yang akses perumahannya tidak ditutup.

Yumir Syamsyah Lubis, Head of Marketing
Communications Chilibeli mengatakan perusahaan terus memonitor tren dan menyesuaikan harga sesuai dengan harga rata-rata pasar.

"Walaupun suasana dan kondisi  perayaan Lebaran tahun ini sungguh berbeda karena PSBB  dan himbauan penundaan mudik, kami terus memonitor
dan mengikuti perkembangan harga-harga produk
sembako populer,dan akan mengikuti harga pasar. Kami  memang melihat bahwa pada minggu lalu,harga naik, tetapi tetapi tren harga bahan pangan untuk saat ini cenderung menurun". Ujarnya.

Di ramadan kali ini, katanya, mereka juga menawarkan paket sembako khusus Lebaran dengan harga terjangkau,mulai kisaran Rp59.000 hingga Rp94.900.

Meski bisnis kini tengah lesu, namun dia optimistis Chilibeli dapat beroperasi  kembali seperti semula, merekapun ada beberapa rencana usaha yang menjadi prioritas perusahaan,yaitu perbaikan mutu rantai  pasok, pengelolaan logistik, ketanggapan tim, serta terus  mendorong pengalaman pengguna aplikasi Chilibeli agar semakin cerdas dan intuitif

"Berdasarkan beberapa studi yang kami terima,kami
melihat bahwa akan adanya perubahan perilaku konsumen untuk menjadikan gaya belanja online sebagai salah satu pilihan berbelanja efisien dan efektif.Terutama bagi konsumen sibuk dengan berbagai peran di dalam rumah tangga - mereka akan mempertimbangkan dan melirik gaya belanja online sebagai sebuah solusi cerdas dalam
kesibukan hidup mereka."tutup Yumir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
platform, ecommerce

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top