Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak! 5 Strategi Efektif untuk Menumbuhkan Bisnis Ritel

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menumbuhkan bisnis ritel, salah satunya ialah optimalisasi rantai pasokan. Selain itu, ada beberapa hal lainnya yang harus diperhatikan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  19:21 WIB
Di antara berbagai bidang usaha yang dirambah Sarinah, usaha ritel dan pusat perbelanjaan merupakan jantung operasi perusahaan. Sarinah dikenal sebagai kurator yang sukses menghimpun koleksi produk berkualitas dan memiliki ciri khas tersendiri. /Sarinah.
Di antara berbagai bidang usaha yang dirambah Sarinah, usaha ritel dan pusat perbelanjaan merupakan jantung operasi perusahaan. Sarinah dikenal sebagai kurator yang sukses menghimpun koleksi produk berkualitas dan memiliki ciri khas tersendiri. /Sarinah.

Bisnis.com, JAKARTA - Memulai bisnis ritel tidak pernah semudah ini sebelumnya. Apapun minat atau target pasar yang ingin Anda capai, berbagai perkembangan telah memungkinkan kita untuk membangun bisnis ritel jauh lebih efisien dari setidaknya 10 tahun lalu.

Namun, menumbuhkan bisnis ritel untuk mencapai skala yang lebih besar tidak semudah itu dan kenyataannya kebanyakan bisnis kerap kali gagal hanya dalam waktu singkat.

Ketika ekonomi dunia memasuki masa turbulensi, risiko tentu akan meningkat, tetapi bisnis ritel yang mampu menerapkan strategi efektif mampu bertahan atau bahkan tumbuh.

Dilansir melalui Entrepreneur, berikut adalah 5 tips untuk membantu Anda menumbuhkan bisnis ritel:

1. Optimalkan rantai pasokan Anda.

Gangguan rantai pasokan telah menjadi masalah besar bagi perusahaan dari berbagai latar belakang sejak awal tahun ini sebagai akibat dari pembatasan transportasi lokal dan internasional.

Meskipun demikian, bisnis dengan rantai pasokan yang lebih tangguh mampu untuk tetap beroperasi dan menjaga persediaan. Ada banyak aspek yang dapat Anda optimalkan, seperti lokasi tempat Anda memproduksi atau membeli barang, jumlah stok yang dimiliki, dan metode transportasi.

Tinjau bagaimana situasi saat ini berdampak pada bisnis Anda dan cari tahu perubahan apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan sistem rantai pasokan tersebut.

2. Tingkatkan kualtias user interface (UI) dan user experience (UX).

UI dan UX berlaku terutama untuk situs web, tetapi juga dapat diterapkan ke ruang fisik jika Anda memiliki toko offline.

Jika Anda merasa harus mendesain ulang situs web atau toko Anda (online atau offline) untuk memudahkan orang menemukan apa yang mereka butuhkan dan mempercepat proses pemesanan, mintalah bantuan profesional untuk membantu Anda. Hasilnya akan sebanding dengan biayanya.

3. Tawarkan layanan pelanggan terbaik.

Satu hal dasar yang dapat membuat Anda lebih unggul dari kompetitor adalah layanan pelanggan yang berkualitas.

Prosesnya dimulai dari praktik perekrutan yang Anda terapkan. Orang yang tidak sopan tidak dapat secara konsisten memberikan layanan pelanggan yang hebat. Pastikan Anda juga memberikan pelatihan kepada staf Anda, dan mintalah umpan balik dari pelanggan sehingga Anda dapat mengidentifikasi area-area di mana perbaikan dibutuhkan dengan cepat.

4. Lakukan marketing yang efektif.

Saat ini setiap merek memiliki berbagai saluran media sosial dan ini tetap menjadi cara paling hemat dan cepat untuk memasarkan bisnis Anda.

Meski demikian, cara paling efektif untuk mengajak pengunjung untuk menjadi pelanggan loyal, opsi terbaik tetap melalui email atau telepon.

Keduanya memiliki elemen pribadi yang sulit untuk ditiru di media sosial. Untuk email, pastikan untuk mengelompokkan daftar email Anda dan menulis email yang sangat spesifik. Metode yang sama juga dapat diaplikasikan pada promosi telepon.

5. Jalin kerja sama.

Mengalahkan pesaing harus menjadi salah satu tujuan bisnis, tetapi Anda tidak boleh menutup mata terhadap peluang yang ada untuk berkolaborasi dengan merek lain.

Merek yang menjual produk komplementer dapat menemukan kesuksesan dalam bekerja sama untuk saling mempromosikan satu sama lain kepada audiens mereka masing-masing.

Merek yang menjual aksesoris dan sepatu dapat saling berkolaborasi dengan menyilangkan traffic pada situs masing-masing. Namun, pastikan untuk melakukan ini dengan hati-hati, untuk memastikan bahwa Anda tidak tanpa sadar justru sedang mempromosikan pesaing potensial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ritel tips bisnis bisnis retail
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top