Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menanam dan Merawat Harapan Kala Pandemi

Tren pembelian tanaman herbal, buah dan hias semakin marak selama pandemi virus corona (Covid-19).
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 21 Agustus 2020  |  19:03 WIB
Pembelian tanamana herbal dan buah selama pandemi Covid-19 meningkat melalui Kebun Binar Bumi. Paket tanaman dari Kebun Binar Bumi siap diantarkan ke Tiki. - istimewa
Pembelian tanamana herbal dan buah selama pandemi Covid-19 meningkat melalui Kebun Binar Bumi. Paket tanaman dari Kebun Binar Bumi siap diantarkan ke Tiki. - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pandasurya Wijaya dan Nurulia Juwita mengambil tanaman jambu, rosemary dan rasberry, untuk dikemas menggunakan karton berwarna cokelat.

Ada teknik khusus untuk membungkus tanaman, apalagi untuk paket yang akan dikirim ke luar kota. Mereka berdua memasukkan tanaman, sedikit media tanam, dan menyemprot vitamin ke akar, agar hari yang dilalui tanaman tanpa air dan matahari tidak membuatnya mati.

Nurlia Juwita adalah perempuan yang merintis Kebun Binar Bumi pada 2016. Biasanya, orang-orang akan mencari Kebun Binar Bumi di Instagram @kebunnyabinarbumi untuk membeli bibit, tanaman herbal, buah, dan hias. Sebab Kebun Binar Bumi memiliki koleksi pohon langka seperti tanaman namnam, rukem, jamblang, kerduduk dan anggur Brazil.

Saat pesanan tanaman sedang membludak, suami Juwita, Pandasurya, juga turun tangan untuk mengemas dan mengantar ke jasa logistik. Bahkan, mereka juga mempekerjakan tiga ibu-ibu yang ada di dekat rumah untuk membantu packing paket tanaman. Juwita bilang merekrut tiga perempuan yang tidak bekerja, bisa membantu meningkatkan ekonomi tetangga.

Selama pandemi Covid-19, permintaan tanaman meningkat dua kali lipat. Pandasurya mengatakan penjualan mengalami kenaikan hingga dua kali lipat. Sebelum pandemi, biasanya pengiriman dilakukan ke 5-6 alamat pemesan tanaman, tetapi setelah pandemi pengiriman naik dua kali lipat.

Kini tren berkebun mulai ramai dilakukan oleh masyarakat sejak pandemi Covid-19 menyerang Indonesia. Merawat tanaman bisa menjadi aktivitas untuk meredakan stres dan memberikan ketenangan.

"Pengiriman tanaman mencapai 10-12 ke alamat pengirim ke setiap hari. Setiap bulan, bisa sekitar 300 paket selama pandemi Covid-19," ungkapnya kepada Bisnis, Jumat (21/8/2020).

Biasanya, konsumen membeli paling sedikit dua jenis tanaman saat berbelanja di Kebun Binar Bumi. Setelah dikemas, satu tanaman rerata memiliki berat 3 kg-4 kg.

Jadwal pengiriman yang paling padat biasanya adalah setiap Senin. Pernah pada suatu Senin, Pandasurya lupa tanggalnya, total tanaman yang dikirim oleh Kebun Binar Bumi melalui Tiki sempat mencapai 75 kg. Bila pesanan tanaman cukup banyak, Pandasurya tanpa lelah pergi pulang naik motor untuk menjemput dan mengantar paket tanaman berulang-ulang ke gerai jasa logistik Tiki.

Kebun Binar Bumi menggunakan jasa pengiriman Tiki, karena gerai tersebut sangat dekat dengan rumah mereka di Ciapus, Bogor. Pengiriman tidak hanya dilakukan ke Jabodetabek, tetapi ke seluruh pulau Jawa dan Sumatra.

Selain dekat dengan rumah, alasan lain menggunakan jasa Tiki adalah perhitungan yang digunakan jasa logistik berdasarkan berat, bukan dari besarnya dimensi kemasan.

"Kelebihan pakai Tiki, paket dihitung berdasarkan berat, bukan besarnya kemasan. Biasanya 1 tanaman beratnya sekitar 3-4 kg memiliki tinggi sekitar 1 meter. Kalau menggunakan jasa pengiriman lain, biasanya dihitung berdasarkan besarnya kemasan dan jadi lebih mahal," ungkapnya.

Biasanya Pandasurya dan Juwita selalu merekomendasikan pengiriman menggunakan over night service (ONS) Tiki, karena hanya membutuhkan satu hari saja untuk mengantar ke pembeli. Menurut Pandasurya, pengiriman tanaman membutuhkan waktu yang cepat agar tanaman tidak stres, lemas dan mati di jalan.

Dia mengungkapkan harga ONS di sekitar Jabodetabek sekitar Rp18.000 per kg. Pandasurya dan Juwita selalu menawarkan layanan ONS, karena cepat dan harga terjangkau.

Bila berbelanja di Kebun Binar Bumi maka semua ongkos kirim dibebankan kepada konsumen. Kalau ada tanaman yang sampai dalam kondisi mati, maka Kebun Binar Bumi akan mengganti 100 persen ke pelanggan, dengan memulangkan uang seharga tanaman atau mengirim kembali tanaman yang sama, bila stok masih tersedia.

Pada usia ke-50 tahun, Kebun Binar Bumi menanam harapan kepada perusahaan jasa pengiriman, PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) agar tetap mempertahankan dan menjaga standar layanan pengiriman mulai dari kecepatan dan keamanan layanan.

Direktur TIKI, Ahmad Ferwito mengungkapkan perseroan selalu memperluas layanan dan jaringan guna menjangkau dan mempercepat pengiriman paket ke masyarakat Indonesia. Produk yang dimiliki Tiki bervariasi antara lain ONS, same day service (SDS), regular, truk dan internasional.

 

tiki, titipan kilat, karyawan melayani pengunjung di salah satu gerai Tiki di Jakarta

Karyawan melayani pengunjung di salah satu gerai Tiki di Jakarta dengan menggunakan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, Selasa (7/7/2020). Bisnis/Himawan L Nugraha

Sebagai informasi, Tiki adalah perusahaan yang didirikan oleh almarhum Soeprapto Soeparno dan Nuraini Soeprapto pada 1 September 1970. Kini perusahaan logistik ini sudah tersebar di 66 kota besar di Indonesia dan melayani 88 persen dan akan terus ditambah menjadi 95 persen di wilayah Indonesia.

Pada semester I/2020, Tiki merilis produk baru yakni Tiki Putar (jemput antar) dn Tiki Serlok (seller online booking). Dua inovasi ini menjadi kebutuhan di tengah pandemi Covid-19.

Pandemi membuat orang mengubah gaya hidup dan tren berbelanja offline menjadi online. "Pembatasan sosial membuat masyarakat lebih banyak mengalokasikan kebutuhan pokok serta alat dan makanan kesehatan untuk konsumsi pribadi maupun dikirim ke keluarga," tulisnya dalam keterangan resmi.

Memasuki usia ke-50, Tiki juga menyiapkan kapasitas dan pemetaan tim operasional di gerai, gudang dan kurir lapangan untuk memberikan pelayanan prima dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan. Menurutnya, sistem teknologi tersebut bisa mempercepat dan mempermudah operasional.

Harapan Ahmad Ferwito dan Pandasurya sama. Pengiriman cepat dan aman. Pandasurya menanam harapan pada usia emas yakni Tiki senantiasa memberikan standar layanan terbaik dan selalu tepat waktu mengantar paket konsumen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

entrepreneur tanaman tiki covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top