Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Miliarder Dunia yang Buka Ladang Bisnis di Luar Angkasa

Bezos memasuki persaingan antara para pengusaha yang berharap untuk mendorong batas masyarakat dan perdagangan di luar planet Bumi.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 22 Februari 2021  |  19:17 WIB
Jeff Bezos
Jeff Bezos

Bisnis.com, JAKARTA - Jeff Bezos mundur dari perusahaan triliun dolarnya untuk mendedikasikan lebih banyak waktu misi ambisiusnya ke luar angkasa.

Bezos memasuki persaingan antara para pengusaha yang berharap untuk mendorong batas masyarakat dan perdagangan di luar planet Bumi.

Dilansir melalui Guardian, Senin (22/1), sebenarnya sudah terjadi revolusi sektor swasta di industri luar angkasa, seiring memudarnya antusiasme pemerintah AS untuk belanja besar-besaran.

Perusahaan komersial sekarang menyumbang sekitar 80% dari US$424 miliar industri luar angkasa global, menurut Profesor Loizos Heracleous dari Warwick Business School, yang telah banyak menulis tentang bisnis luar angkasa.

Sebagian besar industri berfokus pada teknologi informasi, tetapi para ahli yakin upaya miliarder akan mengantarkan era baru, dengan dimulainya pariwisata luar angkasa, manufaktur, dan lainnya.

Salah satu pendiri Google, Larry Page, mendukung Planetary Resources, sebuah perusahaan rintisan yang berharap bisa menambang asteroid.

Latar belakang dari perlombaan antariksa miliarder dan NewSpace bisa dibilang diletakkan oleh Peter Diamandis, seorang pengusaha Amerika.

Pada 1980-an, ia mendirikan perkumpulan mahasiswa luar angkasa nasional Amerika, Mahasiswa untuk Eksplorasi dan Pengembangan Luar Angkasa (SEDS). Kemudian, Jeff Bezos menjadi presiden cabang SEDS.

Perlombaan antariksa atau Space Race antar miliarder menunjukkan tujuan para mereka lebih dari sekadar memenuhi kontrak pemerintah, dengan penyesuaian zaman antariksa mereka sendiri, dalam memperluas kemampuan dan keunikan mereka sendiri.

Di antara miliarder yang mejadi peserta Space Race ini adalah:

1. Jeff Bezos

Blue Origin akan menjadi salah satu prioritas Bezos dalam kehidupan di luar Amazon, bersama dengan surat kabar Washington Post dan sejumlah badan amal yang dia kepalai.

2. Sir Richard Branson

Virgin Galactic punya ambisi untuk membawa penumpang berbayar ke luar angkasa tahun ini. Jika berhasil diterapkan pada pariwisata luar angkasa, akhirnya kita dapat memberi jalan bagi perjalanan supersonik menggunakan teknologi serupa.

3. Elon Musk

Kepemilikan saham Musk di Tesla berhasil menggeser Bezos dari posisi sebagai orang terkaya di dunia tahun ini. Selain ambisinya menaklukan Mars dengan SpaceX, Musk juga sedang mengembangkan Neuralink, teknologi antarmuka brain-to-computer.

4. Larry Page

Salah satu pendiri Google ini mendukung Planetary Resources, sebuah perusahaan pertambangan asteroid, meskipun para analis percaya bahwa ekstraksi sumber daya ini baru akan berhasil beberapa dekade lagi.

5. Marc Benioff

Pendiri Salesforce adalah pendukung Astra, startup roket yang akan mengumpulkan sebanyak US$500 juta melalui merger dengan perusahaan akuisisi bertujuan khusus.

6. Mark Zuckerberg

Pendiri Facebook ini telah menyatakan ambivalensi tentang pariwisata luar angkasa, tetapi dia mendukung Breakthrough Starshot, sebuah proyek untuk mengirimkan pesawat ruang angkasa bertenaga laser kecil "lightsail" untuk mengumpulkan citra dan data ilmiah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daftar miliarder stasiun luar angkasa tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top