Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Tips Bisnis Fashion Selama Pandemi ala Ria Miranda

Industri fashion bisa memanfaatkan momentum pandemi untuk menginvestasikan bisnis dari segi digital.
Pebisnis pakaian memaksimalkan aplikasi belanja online (Shopee) untuk menarik konsumen selama pandemi virus Corona./istimewa
Pebisnis pakaian memaksimalkan aplikasi belanja online (Shopee) untuk menarik konsumen selama pandemi virus Corona./istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Industri fashion tengah melakukan berbagai macam cara untuk tetap bertahan dan membukukan penjualan selama pandemi virus corona (Covid-19).

Perancang busana Ria Miranda membagikan tips bagi industri fashion Indonesia agar bisa sukses beradaptasi di tengah pandemi:

1.Mengatur ulang skenario keuangan

Dengan adanya kondisi pandemi, tentu terjadi perubahan yang signifikan terhadap operasional bisnis secara keseluruhan dan diperlukan adanya penyesuaian akan hal ini. Yang terpenting dan harus dipertimbangkan adalah usaha untuk merestrukturisasi ulang arus kas serta target bisnis agar bisa sesuai dengan keadaan yang sedang dihadapi.

2. Mengatur jumlah produksi

Kondisi pandemi mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap menurunnya penjualan produk-produk bisnis fashion. Maka dari itu, pebisnis harus bisa pintar mengatur jumlah produksi seefisien mungkin, hanya sesuai dengan apa yang kita butuhkan dengan jumlah yang terbatas.

3. Mengoptimalkan kesempatan untuk digitalisasi

Selama pandemi, masyarakat Indonesia banyak berbelanja online. Industri fashion bisa memanfaatkan momentum ini untuk lebih menginvestasikan bisnis dari segi digital, seperti dengan melakukan virtual trunk show, live shopping ataupun sebagai sarana komunikasi dengan target pasar.

Anda juga bisa memanfaatkan platform e-commerce untuk bisa menjangkau lebih banyak lagi pelanggan dari seluruh Indonesia.

4. Menjadi brand yang solutif

Agar bisa menjadi jenama yang sukses, penting sekali memiliki nilai untuk selalu menjadi solusi bagi setiap permasalahan pelanggan dan juga menjadi brand yang baik untuk sesama.

Ini semua bisa dicerminkan melalui koleksi yang kita luncurkan dengan terus berinovasi menghasilkan produk-produk yang bernilai kebaikan.

5. Membangun komunikasi yang baik dengan tim internal

Karena Anda tidak mungkin menjalankan bisnis secara sendiri, penting untuk adanya arus komunikasi yang baik antar tim internal agar semuanya bisa saling membantu memahami kondisi yang ada serta beradaptasi bersama dengan tujuan akhir yang sama.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper