Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perjalanan Ray Dalio Membangun Kerajaan Bisnis Bernilai US$16,9 Miliar

Pada 13 Januari 2021, Bloomberg melaporkannya sebagai orang terkaya ke-136 di dunia.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 10 Maret 2021  |  19:56 WIB
Ray Dalio
Ray Dalio

Bisnis.com, JAKARTA -- Ray Dalio adalah orang terkaya ke-29 di Amerika dengan kekayaan bersih diperkirakan sekitar US$16,9 miliar, menurut Forbes 400 List pada tahun 2020.

Pada 13 Januari 2021, Bloomberg melaporkannya sebagai orang terkaya ke-136 di dunia.

Tapi maestro hedge fund ini tidak memulai karirnya sebagai pembuat uang seperti sekarang.

Dilansir melalui Forbes, saat masih kecil, Dalio mendapatkan uang pertamanya saat menjadi caddy di klub olahraga yang sangat mewah di Long Island.

Dia sering mendengar tentang tips perdagangan saham dari para pegolf dan berpikir akan menyenangkan untuk mencoba peruntungannya di pasar saham juga.

Namun dia hanya menghasilkan US$ untuk setiap tas yang dibawanya di lapangan golf sehingga membatasi pilihan investasinya.

Dia akhirnya membeli saham Northeast Airlines yang pada waktu itu dijual murah seharga US$300, yang naik tiga kali lipat ketika maskapai tersebut bergabung dengan perusahaan lain.

Pelajaran yang dia dapat dari upaya investasi lekat dalam benaknya, yaitu bahwa dia harus menjadi pemikir yang mandiri, menjadi terlalu percaya diri bisa merugikan diri sendiri.

Dia selalu menguji pendapatnya dengan para ahli dan bertekad untuk menjadi lebih baik.

Menurut Investopedia, perkenalannya dengan pasar mata uang menarik perhatiannya.

Pada saat itu, dia magang untuk direktur komoditas di Merrill Lynch dan membuatnya tertarik pada perdagangan komoditas pada tahun 1970-an.

Dua tahun kemudian, perdagangan komoditas berjangka menjadi tren dan Dalio dipekerjakan sebagai direktur komoditas di Dominick & Dominick LLC pada tahun 1974.

Dia kemudian pindah ke Shearson Hayden Stone, di mana dia bekerja sebagai pedagang dan pialang berjangka.

Setelah Dalio dipecat oleh Shearson Hayden Stone, dia memulai firma manajemen investasinya sendiri, Bridgewater Associates.

Bridgewater dengan pesat menjadi perusahaan top pada 1980-an. Pada 2011, perusahaan itu menjadi hedge fund terbesar di dunia.

Perusahaan itu mengelola sekitar US$150 miliar dana klien-kliennya yang sangat berpengaruh dan kantornya berbasis di seluruh dunia.

Pada tahun 2007, Dalio menjadi terkenal setelah memprediksi krisis keuangan global.

"Tidak mungkin memisahkan ilmu ekonomi dari pengelolaan uang. Melakukan riset ekonomi membuat saya menjadi pedagang yang lebih baik," ujar Dalio seperti dikutip melalui Forbes.

Dia menjelaskan model krisis ekonomi dalam sebuah esai berjudul "Bagaimana Mesin Ekonomi Bekerja: Sebuah Template untuk Memahami Apa yang Terjadi Sekarang."

Dalio juga menulis buku setebal 132 halaman yang menjelaskan dan menyebarkan prinsip-prinsip kesuksesan kariernya.

Sebagai seorang miliarder, Dalio juga telah memberikan lebih dari US$850 juta untuk kegiatan filantropi. Yayasan Dalio miliknya telah mendukung keuangan mikro dan pendidikan kota.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

daftar miliarder tokoh bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top