Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cerita Pemilik Warung Esih Penerima Kartu Pra Kerja

Esih (50) alumni program Kartu Prakerja, memiliki warung di kawasan Bogor Nirwana Residence. Dia mengaku berkat program Kartu Prakerja dirinya bisa mengembangkan usahanya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Juni 2021  |  15:39 WIB
Warung Esih saat dikunjungi Airlangga Hartato
Warung Esih saat dikunjungi Airlangga Hartato

Bisnis.com, JAKARTA- Seorang pemilik warung penerima kartu pra kerja membagikan pengalamannya berjualan setelah mendapatkan bantuan.

Esih (50) alumni program Kartu Prakerja, memiliki warung di kawasan Bogor Nirwana Residence. Dia mengaku berkat program Kartu Prakerja dirinya bisa mengembangkan usahanya.

"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Menteri Airlangga berkat ikut pelatihan Prakerja alhamdulillah saya bisa berpikir kreatif. Saya bisa membuat kemasan dagangan saya menjadi lebih menarik," ujar Esih yang berkesempatan bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di warungnya itu.

Esih yang memiliki usaha olahan singkong dan warung sembako ini bercerita sebelumnya dirinya menjual barang dagangannya menggunakan kantong kresek. Kini berkat mengikuti pelatihan pemasaran yang ada di Prakerja, Esih mengaku bisa mengemas barang dagangannya dengan menarik dan layak jual.

Esih merupakan peserta Kartu Prakerja gelombang ke-10. Kepada Airlangga, Esih juga mengaku telah mendapat bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

"Alhamdulillah saya dapat bantuan saya dapat KUR sebesar Rp25 juta. Dengan bantuan tersebut saya bisa meningkatkan lagi usaha saya yang tentunya bisa membantu ekonomi keluarga saya," jelasnya.

Mendengar pengakuan dari Esih tersebut, Airlangga mengaku bersyukur dan berterima kasih karena telah bisa memanfaatkan bantuan pemerintah dengan baik.

"Alhamdulillah, usaha yang kita kunjungi hari ini telah memberikan inspirasi bagi kita semua. Di masa pandemi seperti ini, tidak mematahkan semangat masyarakat Indonesia untuk terus saling bahu-membahu memulihkan kondisi perekonomian Indonesia. Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat karena telah mau bekerja keras dan berusaha,” ujar Airlangga.

Airlangga berharap dengan munculnya para alumni Kartu Prakerja menjadi wirausahawan, maka semakin banyak tenaga kerja yang terserap. Sehingga dengan demikian bisa membantu upaya pemerintah mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Dengan semakin banyaknya wirausahawan di Indonesia tentunya akan mampu menyerap banyak tenaga kerja di Indonesia yang akan mendorong produktivitas dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kita,” ujar Airlangga.

Saat ini, program Kartu Prakerja telah berhasil dilaksanakan sebanyak 16 gelombang dengan total pendaftar mencapai 62,79 juta orang. Pemerintah akan terus melanjutkan program tersebut karena dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling.

Selain Warung milik Esih, Airlangga juga mengunjungi Kedai Kopi Bencoolen milik alumni Kartu Prakerja gelombang 8, Syarief Hidayat. Sebelumnya, Syarief berprofesi sebagai freelance project officer event. Namun, Ia pun merasa kesulitan menemukan pekerjaan di masa pandemi. Syarief mengikuti program Kartu Prakerja untuk mengasah kemampuannya dalam membuka usaha kedai kopi. Ia mempelajari strategi pemasaran bisnis kopi. Berbekal pengetahuan yang didapat dari program Kartu Prakerja, Syarief pun bisa memulai usaha Kedai kopi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

warung kartu prakerja
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top