Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha, Berikut 3 Cara Memasarkan Bisnis Tanpa Modal Uang

Berikut 3 cara memasarkan bisnis meskipun Anda tidak memiliki dana, dilansir dari Entrepreneur
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 07 Juli 2022  |  21:15 WIB
Pengusaha, Berikut 3 Cara Memasarkan Bisnis Tanpa Modal Uang
3 Cara Memasarkan Bisnis Tanpa Modal Uang

Bisnis.com, JAKARTA — Memulai bisnis itu sulit, namun memulai bisnis tanpa uang bahkan lebih sulit.

Bisnis sangat terbantu oleh adanya iklan, jika memang terbatas pada uang maka Anda bisa memanfaatkan pemasaran sebaik mungkin dengan nol pengeluaran.

Berikut 3 cara memasarkan bisnis meskipun Anda tidak memiliki dana, dilansir dari Entrepreneur:

1. Menargetkan Forum Online

Strategi pertama dan paling sukses adalah menemukan situs web, obrolan grup, dan pasar untuk orang-orang yang membutuhkan layanan yang Anda berikan. Prinsip dasar pemasaran cukup sederhana yaitu menjangkau orang-orang yang tepat. Terdapat dua jenis pelanggan: mereka yang ingin membeli layanan secara langsung, dan sebuah perusahaan yang membutuhkan sesuatu untuk klien.

Kelompok kedua bisa menjadi sangat penting untuk mengelola berbagai klien yang dapat menyebabkan pembelian berulang. Dengan demikian, menjadi pemasok perusahaan merupakan cara yang tepat untuk mengakses pelanggan secara lebih luas tanpa mengeluarkan uang. Menjadi aktif akan memberikan akses klien untuk kegiatan jual beli yang profesional.

2. Networking dan Jangkauannya

Networking adalah cara terbaik untuk membangun basis sumber daya untuk bisnis Anda. Networking berarti memperluas jangkauan dengan mengirim pesan ke tokoh industri lain dengan cara apa pun. LinkedIn, Twitter, Instagram, TikTok, email, dan nomor telepon dapat dilakukan. Anda juga bisa menulis surat yang menjelaskan layanan Anda, melampirkan portofolio dan mengirimkannya ke ratusan perusahaan.

Anda juga bisa mengirim pesan kepada perusahaan yang lebih kecil atau setara dengan Anda, tawarkan untuk memperdagangkan sumber daya tanpa melihat mereka sebagai saingan. Menawarkan untuk menggabungkan sumber daya seperti itu, akhirnya menjadi salah satu strategi terbaik.

3. Diversifikasi

Diversifikasi adalah strategi manajemen risiko yang memadukan berbagai macam investasi dalam portofolio. Portofolio yang terdiversifikasi berisi campuran jenis aset dan sarana investasi yang berbeda. Anda perlu diversifikasi untuk meminimalkan risiko investasi. Masa depan sangat tidak pasti dan pasar selalu berubah, maka diversifikasi investasi lakukan di antara berbagai perusahaan dan aset risikonya berbeda.

Produk atau layanan tertentu bisa jadi hanya memerlukan satu klien untuk mempertahankan bisnis yang relatif menguntungkan, sementara yang lain bisa memerlukan 10 pelanggan yang konsisten untuk kembali modal.

Berfokus pada layanan yang membutuhkan basis pelanggan yang lebih kecil jauh lebih mudah untuk ditangani pada tahap awal perusahaan. Gunakan anggaran dan pengetahuan untuk memasarkan rangkaian produk yang lebih besar, sehingga memiliki rencana pemasaran layanan yang konsisten.

Diversifikasi memang tidak mudah. Gunakan forum yang ditargetkan untuk membangun hubungan dan menargetkan klien aktif, kemudian menggunakan koneksi baru untuk mempelajari lebih lanjut tentang industri dan bagaimana disediakan secara pragmatis.

Membangun merek membutuhkan waktu dan konsistensi. Dengan memercayai proses, dorongan, dan struktur Anda, Anda akan memastikan bahwa bisnis Anda mencerminkan upaya yang Anda lakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis pemasaran
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top