Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Berapa Sih Gaji YouTuber? Begini Cara Hitungnya Jika Penasaran

Lantas berapakah gaji YouTuber sebenarnya? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya dan bagaimana cara menghitungnya.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  16:22 WIB
Berapa Sih Gaji YouTuber? Begini Cara Hitungnya Jika Penasaran
Youtuber - youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam beberapa tahun belakangan, Youtuber menjadi profesi idaman para anak muda, utamanya bagi mereka yang suka menunjukkan kemampuan mereka dalam membuat konten.

Alasannya, karena situs berbagi video ini dapat memberikan penghasilan yang cukup menggiurkan, tentunya dengan jam kerja yang fleksibel dan tidak terikat oleh waktu.

Bahkan, dikabarkan banyak dari Youtuber Indonesia telah berhasil memperoleh pendapatan hingga miliaran rupiah per bulannya hanya dari Youtube saja.

Lantas berapakah gaji YouTuber sebenarnya? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Penghasilan Youtuber

Banyak pertanyaan muncul terkait nominal gaji yang diperoleh para YouTuber. Sayangnya, masing-masing Youtuber punya penghasilan yang berbeda-beda.

Melansir dari Mint pada Rabu (27/7/2022), YouTuber tidak dibayar berdasarkan berapa banyak subscribers atau pelanggan yang mengikuti akun mereka. Mengingat iklan berupa adsense adalah pemasukan paling banyak bagi sebagian besar YouTuber.

Sebagai informasi, meskipun subscriber bukan penentu penghasilan seorang Youtuber. Namun, kehadiran
subscriber menjadi sangat berharga bagi para Youtuber.

Sebab kemungkinan besar, subscriber-lah yang akan berkomentar, menyukai, bahkan membagikan video sang Youtuber kepada lebih banyak orang. Sehingga, otomatis membuat sebuah konten video memperoleh lebih banyak penayangan dan berpotensi menghasilkan lebih banyak uang dari Youtube.

Artinya, mengutip dari laman Influencer Marketing Hub, inti menjadi seorang YouTuber yang dimonetisasi adalah berusaha untuk mendapatkan subscriber sebanyak-banyaknya. Semakin banyak subscriber, artinya semakin banyak pula iklan yang masuk.

Terkait gaji, secara umum per Juli 2022, rata-rata YouTuber akan menghasilkan antara $0,01 hingga $0,03 atau sekitar Rp150 hingga Rp450 per tayangan berdasarkan iklan AdSense yang disisipkan.

Namun, jumlah uang yang akan dibayarkan oleh YouTube tergantung pada berbagai faktor, seperti:

1. Jumlah penayangan yang diterima video Anda
2. Jumlah klik pada iklan yang muncul
3. Kualitas iklan
4. Pemblokir iklan
5. Durasi video
6. Negara asal pemilik akun
7. Jenis konten video
8. Kategori video
9. Harga iklan yang muncul pada channel
10. Lamanya iklan tayang pada setiap video.

Adanya kisaran rata-rata gaji seperti yang disebutkan di atas. Maka, bagi seorang YouTuber yang punya channel ramai dan telah banyak dikunjungi, mereka dapat menghasilkan sekitar US$18 atau sekitar Rp245 ribu untuk per 1000 tayangan iklan.

Namun, apabila besaran penghasilan YouTuber menggunakan asumsi biaya dari Forbes, yakni US$5 atau sekitar Rp75.000 per 1.000 tayangan, maka video YouTube dengan 1 juta tayangan dapat menghasilkan lebih dari US$5.000 atau sekitar Rp75 juta.

Sementara, untuk YouTuber dengan 100.000 subscribers, diperkirakan mampu mengantongi penghasilan antara $600-$1.000 atau sekitar Rp9 juta hingga Rp10 juta per minggu dan menghasilkan antara $2.400-$4.000 yang berkisar Rp36 juta hingga Rp42 juta per bulan.

Cara Menghitung Penghasilan Youtuber

Penghitungan gaji YouTuber biasanya dilakukan dengan sistem Cost per Mille atau CPM yang merupakan biaya yang harus dibayarkan oleh pihak pengiklan kepada Youtube. Pihak pengiklan akan membayar setiap 1.000 tampilan iklan yang ditayangkan dari sebuah konten video.

Kemudian, pendapatan lainnya berasal dari Cost Per Click (CPC) atau yang berarti pendapatan yang hanya masuk ketika penonton mengklik iklan yang muncul.

CPC di Indonesia dihargai Rp5.000 ribu per klik. Karena itu, 1000 view umumnya hanya terdiri dari tiga klik iklan, sehingga Click Through Rate (CTR) yang didapat hanya 0,3 persen.

Sebagai contoh penghitungan CPM, misalnya pengiklan membayar Rp100.000 untuk sebuah iklan. Iklan tersebut ditonton sebanyak 2000 kali, maka Rp100.000 : 5.000 = Rp20, lalu Rp20 x 1000 = Rp20.000. Youtuber akan menerima 55% dari jumlah tersebut karena sistem bagi hasil yang diterapkan Youtube.

Bahkan, saking terbukanya gaji seorang Youtuber, membuat beberapa situs menyediakan kalkulator otomatis untuk menghitung berapa besaran gaji yang didapatkan. Anda dapat menemukan beberapa fasilitas ini di Influence Marketing Hub, Social Blade dan Nox Influencer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

youtuber youtube gaji penghasilan
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top