Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Strategi Bisnis Ala Konglomerat China yang Bisa Ditiru, Dijamin Banjir Cuan

Dijamin banjir cuan, begini strategi bisnis orang China yang jarang gagal
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 09 Januari 2023  |  15:19 WIB
Strategi Bisnis Ala Konglomerat China yang Bisa Ditiru, Dijamin Banjir Cuan
Tips bisnis strategi - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sudah bukan rahasia bahwa kebanyakan orang China selalu sukses berbisnis.

Tak heran jika sebagian sektor bisnis di Indonesia dimiliki oleh konglomerat keturunan Tionghoa. Mulai dari produsen rokok, mie instan, properti hingga bank swasta. Bahkan, bisnis kecil yang dijalankan oleh orang keturunan China, rasanya jarang ada yang mengalami kebangkrutan. 

Tentunya, menjadi pebisnis sukses memang tak bisa diraih dengan mudah, perlu kerja keras dan terus belajar bisnis untuk bisa memperluas wawasan. Namun, dengan melihat kesuksesan orang China dalam mengelola bisnis ini bisa menjadi inspirasi dalam menjalankan bisnis.

Lantas, seperti apa strategi bisnis yang dimiliki oleh orang Cina sehingga mereka bisa berhasil mengembangkan bisnisnya? Simak ulasannya. 

1. Berhenti mengeluh dan cari peluang

Jika Anda ingin sukses dalam segala hal yang Anda lakukan, Anda harus berhenti mengeluh atau menyalahkan. Banyak orang mengeluh tentang banyak hal dalam hidup mereka. Mereka mengatakan bahwa bos mereka tidak cukup baik, mereka mengeluh tentang pasangan mereka, dan mereka menyalahkan ekonomi atas hasil buruk mereka.

Jack Ma, pemilik Alibaba mengatakan bahwa ketika Anda mengeluh, Anda akan kehilangan kesempatan karena Anda dibutakan oleh keluhan tersebut.

Napoleon Hill yang merupakan penulis best seller dalam buku "Think and Grow Rich", menuliskan dalam bukunya, "Setiap kesulitan, setiap kegagalan, setiap sakit hati disertai dengan benih manfaat yang sama atau lebih besar." 

Jack sangat setuju dengan pernyataan ini. Dikatakannya, daripada mengeluh membabi buta, carilah peluang di dalam masalah. Di mana ada masalah, akan ada peluang.

2. Prioritaskan pelanggan 

Melansir dari BBC, Jack Ma mengatakan bahwa dia lebih menghargai pelanggannya daripada pemegang sahamnya. Dia akan menempatkan pelanggannya sebagai nomor satu dan komponen terpenting perusahaannya, dan yang kedua adalah karyawannya, dan kemudian diikuti oleh pemegang saham.

Jack percaya bahwa pemegang saham akan datang dan pergi. Dan satu-satunya cara untuk memastikan bahwa pemegang saham menghasilkan uang adalah dengan menjadikan pelanggan sebagai prioritas. 

Ketika pelanggan membeli dari Anda, bisnis Anda menguntungkan dan pemegang saham akan senang. Jack sering memberi tahu timnya bahwa pelangganlah yang membayar mereka uang, dan dia mendorong timnya untuk menjadikan pelanggan sebagai prioritas mereka.

3. Menerapkan mental 'Guanxi'

Berdasarkan Marketing to China, “Guanxi” adalah model hubungan sosial tradisional di Tiongkok, berdasarkan kerja sama, timbal balik, dan kepercayaan yang saling menguntungkan. Istilah ini secara kasar dapat diterjemahkan sebagai "koneksi pribadi", atau "jejaring sosial".

Pada dasarnya, itu adalah sistem hubungan sosial, berdasarkan kerja sama yang saling menguntungkan, timbal balik dan kepercayaan, baik di tingkat pribadi maupun bisnis. Jika Anda berada dalam hubungan " Guanxi " dengan seseorang, Anda diharapkan saling membantu dan mendukung satu sama lain jika diperlukan.

Guanxi berakar pada filosofi Konfusianisme, adapun salah satu caranya dengan melakukan makan malam bisnis untuk mengembangkan hubungan bisnis Anda 

Pertemuan makan malam biasanya digunakan untuk menyelidiki satu sama lain dengan lembut tanpa komitmen formal apa pun. 

4. Hemat

Salah satu anjuran bisnis ala orang China adalah hemat menjadi sebuah anjuran yang harus diterapkan, sehingga pengeluaran seseotsng tidak lebih besar dari pendapatan.

Sebuah buku China klasik berjudul Dao De Jing menjelaskan bahwa ada tiga harta terbesar yang dapat dimiliki oleh manusia, diantaranya adalah cinta, berhemat, dan kemurahan hati.

Dengan berhemat, maka kesehjateraan seseorang akan lebih baik, pasalnya orang yang tidak ekonomis atau tidak memikirkan kecukupan ekonominya, (pada akhirnya) akan menderita.

5. Disiplin

Disiplin dan tepat waktu menjadi salah satu strategi bisnis ala orang China. Mereka memiliki rutinitas yang sudah dijadwalkan dengan baik. Baginya setiap waktu yang berjalan sangatlah berharga, dan waktu adalah uang. Adapun, jadwal rutinitas yang dibuat tersebut, sifatnya tetap dan tidak berubah, seperti jam tidur, bangun tidur, makan pagi, berangkat kerja, hingga aktivitas lainnya dalam satu hari penuh.

6. Perputaran uang lebih penting dari untung yang besar

Salah satu yang paling terkenal dari pebisnis Cina adalah harga yang ditawarkan lebih murah. Orang Cina tidak akan mementingkan untung yang besar yang berakibat pada tingginya harga yang dipatok dan lemahnya dalam persaingan. 

Mereka akan lebih memilih memutarkan terus uang mereka walau keuntungan yang didapat kecil. Ketika uang terus berputar, maka sedikit demi sedikit kerajaan bisnis akan terbentuk.

7. Rajin menabung dan berinvestasi 

Rahasia bisnis ala orang China yang berikutnya adalah mereka sangat rajin menabung dan berinvestasi untuk masa depan. Bahkan, ketika mereka punya pendapatan yang lebih,mereka akan alokasikan jumlah yang lebih besar untuk dimasukan ke dalam tabungan atau investasi.

8. Fokus membangun budaya

Terakhir, Jack Ma pun mengatakan jika suatu bisnis sudah besar, hal pertama yang terlintas dalam pikiran kebanyakan orang adalah keuntungan. Memang benar sebuah perusahaan tidak dapat bertahan tanpa menghasilkan uang, tetapi tanpa budaya yang baik dan mengasuh, sebuah perusahaan juga tidak dapat berkembang untuk jangka panjang. Menurut Jack, Alibaba bukan hanya tentang menghasilkan uang, melainkan tentang mengembangkan orang-orangnya dan tumbuh bersama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis tips keuangan Tips Kerja pebisnis china
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top