Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Profil Anthoni Salim di Balik Akuisisi Tambang Emas dan Tembaga Australia Rp4,31 Triliun

Sosok Anthoni Salim di balik akuisisi tambang emas Australia senilai Rp4,31 triliun
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Anthoni Salim kepada awak media seusai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa (LB)  di Jakarta. Bisnis
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Anthoni Salim kepada awak media seusai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa (LB) di Jakarta. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Taipan dan salah satu orang terkaya di Indonesia di balik Grup Salim kembali bermanuver. Melalui entitasnya, konglomerat ini mengakuisisi tambang emas dan tembaga di Australia.

Bagian dari Grup Salim, MACH Metals Australia Pty Ltd, baru-baru ini mengajukan penawaran senilai AU$393 juta atau sekitar Rp4,31 triliun untuk mengakuisisi perusahaan tambang tembaga dan emas Australia, Rex Minerals Limited.

Pihak Rex sendiri sudah mengumumkan pada 8 Juli 2024, bahwa telah menandatangani scheme implementation deed (SID) dengan pemegang saham utama MACH, di mana MACH akan mengakuisisi seluruh saham Rex yang belum dimilikinya dengan harga AU$0,47 per saham secara tunai.

MACH Metals Australia Pty Ltd sendiri merupakan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh MACH Australia Holdings Pty Ltd yang didirikan pada 2015 dan dimiliki sepenuhnya oleh Salim Group. 

Sosok Bos Grup Salim

Dari berbagai manuvernya, gerak Grup Salim tak lepas dari peran sang bos, Anthoni Salim. Tak hanya berjaya di bidang tambang, tapi juga dalam investasi di bidang pangan, ritel, perbankan, telekomunikasi dan energi.

Saat ini mengepalai Grup Salim, Anthoni dengan nama asliny Liem Hong Sien lahir pada 25 Oktober 1949. Dia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Sudono Salim dan Lie Kim Nio.

Salim Group sendiri merupakan perusahaan milik ayahnya yang pernah mengalami masa kejayaan sebelum terjadi krisis moneter pada 1998. 

Anthoni merupakan lulusan Nort East Surrey College of Technology. Setelah kembali dari Inggris di awal 1970-an, Anthoni memfokuskan dirinya untuk membantu pengembangan bisnis Salim Grup.

Usai menyelesaikan pendidikan, di usianya ke-25 tahun dia menikah dengan Siti Margareth Jusuf dan dikaruniai tiga orang anak.

Lahir dari keluarga pengusaha, orang tua Anthoni Salim sudah jadi taipan atau orang kaya raya selama puluhan tahun, dan cukup dekat dengan Presiden Soeharto.

Dia juga sempat memiliki kiprah penting di pemerintahan, sebelum jadi bos Grup Salim. Anthoni sempat dilibatkan sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat sebagai perwakilan KADIN di masa Orde Baru, dan menjabat sampai kejatuhan Orde Baru. 

Kedekatan keluarganya denga Soeharto juga membawany menjadi bendahara pembantu pada 1995 di yayasan yang dibentuk pemerintah bernama Dana Sejahtera Mandiri dan dikepalai Soeharto.

Anthoni juga sempat ditunjuk menjadi sekretaris Dewan Pemantapan Ketahanan Ekonomi dan Keuangan oleh IMF pada Maret 1998 hingga Mei 1998 saat krisis finansial Asia.

Namun, setelah lengsernya Presiden Soeharto, keluarga Salim sempat kehilangan kendali. Anthoni terpaksa menyerahkan hampir 100 perusahaan keluarganya ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) termasuk PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan terlilit hutang hingga Rp55 triliun. 

Meski begitu, Anthoni tetap gigih dalam menjalankan usahanya, dan mempertahankan usaha keluarganya di industri makanan. Dia dikenal sebagai pemilik Grup Salim yang membawahi PT Indofood Sukses Makmur dan PT Bogasari Flour Mills. 

Kini, mengutip Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Anthoni Salim telah mencapai US$12,5 miliar atau setara dengan Rp203 triliun, serta menjadi salah satu keluarga terkaya di Indonesia.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Mutiara Nabila
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper