Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Berawal dari Hobi, Indri Sukses Jualan Toples Cantik Hingga ke Luar Negeri

Bercengkrama dengan sahabat atau keluarga sepertinya tak lengkap tanpa kehadiran kudapan lezat. Beberapa suguhan berupa kue kering, permen, cokelat, dan kacang tentu membuat ngobrol makin mengasyikan.
Dibagi menjadi dua kategori. /Bisnis.com
Dibagi menjadi dua kategori. /Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bercengkrama dengan sahabat atau keluarga sepertinya tak lengkap tanpa kehadiran kudapan lezat. Beberapa suguhan berupa kue kering, permen, cokelat, dan kacang tentu membuat ngobrol makin mengasyikan.

Pemilik rumah biasanya menyimpan makanan ringan ke dalam toples agar tak berantakan dan tahan lama. Selain berfungsi sebagai wadah, Toples yang terbuat dari kaca atau plastik tersebut ternyata bisa menjadi elemen untuk mempercantik tampilan interior rumah.

Tingginya kebutuhan masyarakat akan toples dibidik sebagai peluang bisnis oleh beberapa kalangan. Pasar produk toples tak hanya dipenuhi oleh produsen besar, tetapi juga pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Berbekal kreativitas, mereka menghias toples polos menjadi aneka bentuk nan cantik.

Selain menyediakan produk jadi, mereka juga menerima desain toples sesuai keinginan konsumen. Tak heran, konsumen memburu aneka kreasi toples yang ditambah aksen buatan tangan (handmade).

Indri Hafsari merupakan pelaku usaha yang memanfaatkan kesempatan ini. Mengusung merek Lovely Mason Jars, perempuan berusia 31 tahun ini memproduksi aneka kreasi toples unik nan cantik sejak pertengahan 2013.

Ide Indri terjun ke bisnis ini bermula dari hobinya mengoleksi berbagai bentuk wadah penyimpan makanan. Menurutnya, toples tak hanya berfungsi sebagai wadah kue, tetapi bisa menjadi hiasan ruang.

Kendati ada banyak sekali produk toples di Indonesia, model yang ditawarkan tidak sebagus dan seunik wadah penyimpanan yang ada di luar negeri.

Model-model toples di luar negeri sangat bervariasi, mulai dari toples berdesain modern hingga kuno [vintage]. Berangkat dari minimnya kreasi toples di dalam negeri, Indri lantas berniat untuk memproduksi sendiri.

“Awalnya, saya mencoba membuat desain toples bertema vintage untuk keperluan pribadi. Ternyata, ada saudara dan teman yang suka dengan modelnya. Mereka bahkan memesan toples model serupa. Saya melihat ini sebagai peluang bisnis yang tak boleh dilewatkan begitu saja,” ujarnya.

Untuk konsep desain Lovely Mason Jars, Indri menawarkan produk toples dengan sentuhanvintage.

Selain memang menyukai barang antik, dia juga melihat desain dan pernik-pernik interior bertema vintage saat ini sedang digemari oleh konsumen di Indonesia. Agar terlihat makin menarik, dia menambahkan polesan desain modern yang mencirikan kesederhanaan.

Dia menggunakan beraneka bentuk toples berbahan dasar kaca. Produk toples-toples tersebut tak hanya didapat dari produsen lokal, tetapi juga luar negeri. Indri memesan toples buatan Amerika dan Italia karena ingin mendapat bentuk toples yang unik.

Keunikan produk Lovely Mason Jars ada di bagian atas tutup toples (topper). Dia menambahkan aksen pernik-pernik lucu a.l. miniatur bentuk binatang, makanan, karakter kartun, hingga nama konsumen. Material yang digunakan untuk aksen topper pun bervariasi, mulai dari resin, tanah liat (clay), hingga potongan kayu. Agar lebih menarik, dia mengecat seluruh pernik dan tutup toples dengan cat berwarna pastel.

“Banyak konsumen ingin memberikan toples untuk hadiah atau suvenir. Makanya, mereka minta dibuat toples sesuai dengan desain yang diinginkan. Pernik-pernik topper tersebut saya buat secara handmade,” ujar perempuan yang pernah berkecimpung di dunia penyiaran ini.

Indri memasarkan produk toples miliknya di dunia maya. Selain memanfaatkan media sosial, yaitu Instagram dan Facebook, dia juga memperluas penjualan ke beberapa situs penjualanonline (online marketplace).

Lantaran bergerilya di dunia maya, jangkauan pasar produk toples hias Lovely Jars makin luas. “Pembelinya bukan cuma dari dalam negeri, tetapi konsumen dari Singapura, Malaysia, Brunnei Darussalam, hingga Kuwait.”

Toples Lovely Mason Jars dibagi menjadi dua kategori, yaitu toples lokal dan impor. Varian toples lokal dijual mulai dari Rp60.000—Rp75.000  per buah. Adapun, bahan baku toples impor dibanderol Rp120.000—Rp150.000 per buah. Harga tersebut disesuaikan dengan tingkat kerumitan desain topper. Margin keuntungan yang didapat Indri mencapai 50%—80%.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler