Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Raup Omzet Puluhan Juta dari Jualan Rok Online

Industri fesyen di dalam negeri terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai macam produk sandang terus bermunculan dengan berbagai gaya dan desain.nn
Nenden Sekar Arum
Nenden Sekar Arum - Bisnis.com 11 September 2015  |  09:40 WIB
Target pasarnya adalah wanita berumur 20 tahun hingga 45 tahun dari kalangan kelas ekonomi menengah ke bawah.  - Bisnis.com
Target pasarnya adalah wanita berumur 20 tahun hingga 45 tahun dari kalangan kelas ekonomi menengah ke bawah. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Industri fesyen di dalam negeri terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai macam produk sandang terus bermunculan dengan berbagai gaya dan desain.

Perkembangan tersebut juga terjadi pada industri busana muslimah, didorong dengan semakin meningkatnya populasi masyarakat muslim kelas menengah.

Salah satu item fesyen yang tidak bisa dipisahkan dari gaya berbusana adalah rok. Bawahan untuk perempuan ini juga terus berkembang dengan munculnya tren fesyen yang anggun bagi wanita.

Namun, belum banyak orang yang secara khusus menggarap salah satu produk busana ini, di mana saat ini yang paling banyak bermunculan adalah bagian atasan seperti kaus dan kemeja berbagai gaya.

Fenomena tersebut membuat Dian Eka melihat peluang dari masih jarangnya orang yang khusus menjual bawahan atau rok. Kemudian pada awal 2013 dia mengambil kesempatan tersebut dan menjual rok secara online melalui website rokpanjang.com.

Saat pertama kali menjalankan bisnis ini, dia merogoh kocek sebesar Rp4,5 juta yang digunakan untuk membeli domain dan hosting website, serta untuk pasokan berbagai macam rok.

Perempuan yang berdomisili di Bogor tersebut pun sengaja mencari pemasok produk rok panjang yang murah namun berkualitas, dan menjualnya secara online dengan harga yang terjangkau.

“Target pasarnya adalah wanita berumur 20 tahun hingga 45 tahun dari kalangan kelas ekonomi menengah ke bawah,” katanya.

Rokpanjang.com menjual berbagai macam jenis rok panjang dengan bahan yang variatif, seperti dari katun, spandex atau jersey, satin, sifon, dll. Rara-rata setiap rok dijual di bawah harga Rp100.000.

Sekarang, dalam sebulan, Dian bisa menjual sekitar 250-350 rok dengan omzet mencapai Rp30 juta per bulan. Margin keuntungan yang bisa dikantonginnya pun lumayan, sekitar 30% atau bisa mencapai Rp9 juta.

Supaya pasarnya semakin luas, Dian juga memberikan potongan harga khusus bagi pembeli grosir atau reseller dari rokpanjang.com.

Untuk pembelian minimal tiga rok dengan model boleh dicampur, akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp5.000 per potong, sedangkan untuk pembelian lebih dari enam potong, maka akan mendapatkan diskon sebesar Rp10.000 per potong.

“Skema potongan harga tersebut juga berlaku bagi yang tertarik menjadi reseller, bahkan reseller bebas menentukan harga jual kepada konsumen,” katanya.

Sementara itu, selama menjalani bisnis ini, Dian mengaku kendala seringkali datang dari proses pengiriman barang karena ada masalah hingga barang terlambat di kirim.

Di sisi lain juga kendala datang dari ketersediaan stok barang dari pemasok. “Hal itu bisa diatasi dengan menjual barang-barang ready stock yang sudah pasti tersedia,” katanya.

Dian mengaku, saat ini persaingan di industri fesyen sudah sangat ketat dengan bermunculannya para produsen produk fesyen, seiring dengan terus melejitnya industri busana muslim. Tetapi, pasarnya juga terus meluas sehingga masih ada peluang bisnis yang bisa diambil.

Agar tetap bisa bersaing dalam bisnis ini, Dian berupaya untuk terus bisa menyediakan rok dengan gaya dan desain yang termutakhir, serta memberikan alternatif pilihan variasi yang lebih banyak bagi konsumen.

“Sekarang semakin banyak wanita muslimah yang sadar untuk menutup aurat, juga banyak wanita yang ingin tampil lebih anggun dengan mengenakan rok,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanja online peluang usaha
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top