Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PELUANG USAHA: Perajin Bedug Mulai Mendulang Untung

Momentum Ramadan dan Idulfitri 1439 H mulai dirasakan perajin bedug di Kota Bandung, Jawa Barat.
lham Budhiman
lham Budhiman - Bisnis.com 02 Juni 2018  |  17:06 WIB
PELUANG USAHA: Perajin Bedug Mulai Mendulang Untung
Perajin bedug, Asep Hidayat - Bisnis/lham Budhiman
Bagikan

Bisnis.com, BANDUNG - Momentum Ramadan dan Idulfitri 1439 H mulai dirasakan perajin bedug di Kota Bandung, Jawa Barat.

Salah seorang perajin bedug, Asep Hidayat, mengatakan sejauh ini permintaan akan bedug selama Ramadan cukup besar. Apalagi menjelang Lebaran.

"Sampai saat ini memang baru (terjual) 20 bedug. Tapi, angka itu terbilang cukup tinggi," kata Asep kepada Bisnis di lokasi pembuatan bedug, Sabtu (2/6/2018).

Dia mengaku dalam satu hari minimal bisa menjual 1 unit bedug. Untuk satu bedug ukuran besar, dihargai Rp750.000. Meski demikian, dia enggan mengatakan berapa keuntungan bersih dari penjualan per unitnya.

"Paling laku keras ukuran besar. Ukuran kecil masih belum signifikan, meskipun harganya cukup standar," ucapnya.

Adapun bahan baku seperti kulit, baik sapi maupun kerbau, didapatkan dari rumah pemotongan hewan di Cianjur, Jawa Barat. Untuk satu lembar kulit sapi utuh, diperoleh Rp1,2 juta, sedangkan kulit kerbau utuh senilai Rp2 juta.

"Satu lembar kulit bisa untuk pembuatan 4 bedug besar," ujarnya.

Meski mendulang untung, dia pun masih mengeluh terkait harga kulit yang dinilai masih tinggi. Harga kulit menurutnya berdampak pada penentuan harga jual satu unit bedug.

Terkait pemasaran, dia mengaku hanya disekitaran Bandung Raya. Dia pun terkadang menerima pesanan khusus meski kualitas bedug yang dijualnya dinilainya cukup baik.

"Saya harap penjualan tahun ini meningkat daripada tahun-tahun sebelumnya," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha
Editor : Linda Teti Silitonga
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top