Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ex-Bos Google Sergey Brin Punya Badan Amal Rahasia

Saat seseorang sudah menjadi sukses dan kaya raya, kebaikan menjadi hal wajib yang sering dilakukan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  18:44 WIB
Sergey Brin - Reuters
Sergey Brin - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA -- Miliarder Sergey Brin diketahui memiliki badan amal rahasia yang mengirim mantan staf militer ke zona bencana dengan sebuah kapal superyacht.

Investigasi Daily Beast menemukan bahwa Brin adalah satu-satunya donor untuk badan amal bencana yang disebut Global Support and Development (GSD).

Dilansir melalui Business Insider pada Senin (22/6), Daily Beast mengidentifikasi Brin sebagai satu-satunya donor perusahaan tersebut melalui pengajuan pengadilan di California.

Perusahaan yang hampir setengah dari stafnya adalah mantan anggota militer, singgah di daerah bencana dengan kapal superyacht bernama "Dragonfly" untuk membersihkan puing-puing dan menggunakan solusi teknologi tinggi untuk membantu para korban.

GSD dipimpin oleh Grant Dawson, mantan letnan angkatan laut yang merupakan salah satu petugas keamanan pribadi Brin selama bertahun-tahun.

Gagasan untuk GSD tampaknya dipicu pada 2015 ketika kapten kapal pesiar tersebut berlayar melewati Vanuatu, yang baru saja dihantam oleh Topan Pam.

Sang kapten menghubungi Brin untuk menanyakan apakah ada yang bisa dilakukan untuk membantu, dan Brin kemudian menghubungi Dawson.

Dalam sebuah pidato tentang GSD pada 2019, Dawson menyatakan bahwa dia akhirnya mengirim sejumlah anggota penyelamat Angkatan Udara serta beberapa anggota tim Seal (angkatan laut).

"Kami mendatangi setiap outlet Home Depot dan apotek yang dapat kami temukan untuk menyiapkan segala peralatan, dan dalam 18 jam saja gerakan ini dimulai," ujar Dawson waktu itu.

Daily Beast melaporkan GSD sekarang memiliki 20 staf tetap serta sekitar 100 kontraktor yang bekerja untuk organisasi non-profit tersebut.

Sejak 2015 GSD telah membantu proses pemulihan pasca beberapa bencana termasuk angin topan, gempa bumi, dan gunung berapi. Sekarang perusahaan itu juga terlibat untuk membantu selama pandemi virus pandemi dengan melakukan pengujian di California.

"GSD memberikan dukungan operasional untuk mendirikan dua pusat pengujian drive-through pertama di California, perencanaan dan dukungan logistik untuk pusat pengujian lainnya," kata GSD di situs webnya.

"Paramedis dan staf pendukung kami juga bermitra dengan Departemen Pemadam Kebakaran Hayward, California untuk melakukan lebih dari 8.000 tes swab di tempat uji drive-through dan fasilitas perawatan untuk lansia setempat," tambahnya.

Rob Reich, co-direktur Pusat Filantropi dan Masyarakat Sipil Universitas Stanford, mengatakan kepada The Daily Beast bahwa bantuan bencana adalah pekerjaan yang baik, tetapi seharusnya tidak bersifat rahasia.

"Seharusnya ada transparansi, untuk memahami bagaimana kegiatan mereka berinteraksi dengan upaya eksisting pada bantuan bencana, dan agar kita sebagai masyarakat dapat memeriksa apakah aktivitasnya konsisten dengan apa yang ingin dicapai lembaga demokrasi," kata Reich.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inspirasi kapal orang kaya
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top