Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

7 Ide Bisnis Skala Kecil yang Bisa Digarap Saat Resesi

Memulai bisnis kecil apa pun selama resesi tetap penuh risiko, tetapi jika Anda dapat bertahan hidup, bisnis Anda berpotensi untuk berkembang lebih pesat ketika ekonomi pulih.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  15:23 WIB
Guru Bahasa Inggris - internationalliving.com
Guru Bahasa Inggris - internationalliving.com

Bisnis.com, JAKARTA -- Anda masih dapat memulai bisnis berskala kecil selama resesi. Beberapa bisnis kecil bahkan berkembang dalam ekonomi yang sulit. Bisnis-bisnis ini disebut bisnis anti-siklus atau resesi.

Memulai bisnis kecil apa pun selama resesi tetap penuh risiko, tetapi jika Anda dapat bertahan hidup, bisnis Anda berpotensi untuk berkembang lebih pesat ketika ekonomi pulih.

Dilansir melalui The Balance Small Business, ide-ide bisnis berikut dapat diterapkan selama resesi. Ketika ekonomi pulih, mereka masih akan menjadi bisnis yang berkelanjutan yang akan makmur.

1. Layanan Akuntansi

Siapa yang akan mengira bahwa jasa akuntansi akan makmur dalam resesi? Rich Walker, seorang eksekutif di Intuit, pernah mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa memiliki seorang akuntan sebagai penasihat bisnis yang dekat selama masa ekonomi yang tidak pasti memberikan kepercayaan bisnis yang lebih kecil dalam menangani urusan keuangannya, terutama pada periode pembayaran pajak.

2. Penjualan Makanan Grosir

Ketika masa ekonomi sulit, banyak orang membeli makanan dalam jumlah besar. Mereka membeli barang-barang dalam jumlah besar seperti tepung, gula, deterjen, dan produk bahan pokok lainnya yang mereka gunakan dalam jangka panjang. Ide bagus untuk bisnis kecil adalah operasi makanan curah yang melayani pembeli besar ini.

3. Layanan Penulisan CV

Selama resesi, pengangguran tinggi. Banyak orang kehilangan pekerjaan. Seiring dengan pengangguran, setengah pengangguran (di mana orang tidak bekerja sesuai potensi mereka) juga merajalela. Semua orang ingin memoles resume mereka. Permintaan untuk penulis resume yang berpengalaman adalah bisnis lain yang bisa Anda jalankan di rumah.

4. Asisten Virtual

Pekerjaan Asisten Virtual baru ada belum lama ini. Selama resesi, pekerjaan ini cenderung meningkat karena perusahaan dapat memilih untuk tidak mempekerjakan staf pendukung yang mahal. Akibatnya, mereka harus melakukan outsourcing.

Asisten Virtual dapat berfungsi sebagai asisten administrasi untuk eksekutif, CEO, pengusaha, atau seluruh bisnis. Komunikasi dilakukan secara online dan melalui telepon.

5. Layanan Bimbingan Belajar

Banyak orang kembali ke perguruan tinggi ketika lapangan kerja sedang ketat. Ketika berbagai jenis pekerjaan lain tersedia, seperti pekerjaan di industri hijau, layanan bimbingan belajar akan semakin diminati. Jika Anda seorang tutor, Anda dapat menjalankan bisnis Anda secara online, secara langsung, atau keduanya, yang menjadikannya sangat fleksibel

6. Food Truck

Apakah Anda ingin memulai bisnis yang menyajikan makanan tetapi Anda merasa biaya untuk memulai bisnis terlalu tinggi? Pertimbangkan sebuah truk makanan. Anda tidak perlu biaya untuk membeli waralaba atau restoran yang sudah ada. Anda mungkin dapat menemukan truk bekas yang dapat Anda pakai sesuai dengan kebutuhan Anda.

Di tengah pembatasan jarak sosial, pelanggan Anda dapat memesan dan makan pada jarak yang nyaman dari satu sama lain.

7. Jasa Perbaikan Profesional

Selama resesi, orang membutuhkan layanan perbaikan karena mereka biasanya tidak punya uang untuk membeli barang baru. Mungkin seseorang memiliki atap bocor yang bisa ditambal alih-alih seluruh atap diganti. Ada wastafel tersumbat dan pipa tersumbat.

Ini adalah bisnis di mana hampir tidak ada investasi awal kecuali Anda perlu menambah koleksi alat Anda, dan Anda bisa mendapatkan uang dengan cukup cepat.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis pengusaha tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top