Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Web Series Kian Diminati Content Creator

Web series yang membuat alur cerita lebih singkat, sekarang semakin diminati oleh content creator.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 06 Oktober 2020  |  09:10 WIB
Ilustrasi - Thenewspaperworks
Ilustrasi - Thenewspaperworks

Bisnis.com, JAKARTA -- Web series atau serial pendek belakangan ini kian digemari, sejalan dengan perkembangan teknologi yang membuat kecenderungan masyarakat, terutama para pecinta film bergeser yang kini tak lagi hanya mengandalkan televisi, tetapi mulai bergantung dengan internet untuk mencari hiburan, salah satunya web series.

Popularitas konten video berbasis internet yang dikemas dalam beberapa episode ini makin terlihat di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Para penikmat film yang biasanya secara rutin menikmati film di bioskop, kini memilih web series sebagai pilihan alternatif.

Alasan yang membuat web series semakin bersinar tentu tak luput dari peranan para penciptanya yaitu orang-orang yang pertama kali melihat web series sebagai konten pembawa angin segar dan menciptakan peluang baru.

Web series memungkinkan para konten kreator atau produser dalam konteks film untuk selalu berkarya tanpa perlu khawatir dan merasa dibatasi di masa yang penuh ketidakpastian seperti saat ini.

Lalu, apa yang mendasari para konten kreator mulai banyak yang memilih membuat konten dalam format web series?

  1. Minim Budget

Salah satu faktor yang menjadi penentu utama adalah budget. Tak dapat dipungkiri, mengemas suatu cerita dalam konten berbasis video tentu membutuhkan berbagai persiapan. Mulai dari pembuatan cerita, penyediaan alat teknis, pelaksanaan syuting, hingga proses editing, tentu biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit.

Dengan memproduksi web series, para produser dapat memangkas biaya yang harus dikeluarkan saat membuat serial TV atau film karena durasi yang lebih singkat.

  1. Alur yang Lebih Fokus

Tak hanya budget, alur dan konflik suatu cerita juga menjadi faktor lain yang mendompleng kepopuleran web series. Seakan menjembatani keinginan yang tidak ditawarkan sinetron pada umumnya, web series cenderung memiliki alur cerita yang lebih to-the-point dengan alur yang lebih singkat sehingga para penonton dapat fokus terhadap cerita dan lebih dapat dinikmati dengan lebih mudah dan jelas.

Hal ini juga menarik perhatian masyarakat yang hanya bisa meluangkan waktu di akhir pekan atau waktu-waktu tertentu. Dengan durasi yang lebih pendek, web series memungkinkan penonton untuk dapat menyelesaikan satu cerita yang terdiri dari beberapa episode dalam satu waktu.

  1. Saluran Distribusi

Selain itu, faktor lain yang turut memengaruhi adalah saluran distribusi (distribution channel) atau platform yang digunakan untuk menampilkan hasil karya. Menghadirkan keleluasaan dalam hal penyajiannya, web series sangat flexible karena disuguhkan secara online sehingga masyarakat dapat memilih untuk menonton web series melalui beragam platform berbeda seperti YouTube atau aplikasi streaming video online yaitu Netflix, Iflix, Hooq, VIU, dan masih banyak lagi.

Bahkan, tak sedikit juga web series yang tersedia dan dapat ditonton secara gratis. Tak heran jika web series kian naik daun.

Web series kian berkembang dan bahkan memungkinkan banyak pihak untuk menyuguhkan karyanya dengan menjajal berbagai platform lain yang mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya, salah satunya adalah media sosial.

Dengan keleluasaan yang ditawarkan tersebut, web series membuka kesempatan baru bagi masyarakat untuk membagikan karyanya. Kini, tak hanya rumah produksi besar saja yang bisa membuat film, masyarakat yang memiliki passion di bidang perfilman juga bisa berkarya dan memulainya dari membuat konten web series di media sosial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha kiat manajemen website
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top