Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tips Ekspansi dari Solopreneur Menjadi Pengusaha Skala Besar

Jika Anda memulai bisnis sendiri, Anda memiliki kendali penuh atas keputusan kepemimpinan perusahaan Anda. Anda tidak dipaksa untuk berkonsultasi dengan pasangan tentang apa pun sebelumnya.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 23 Desember 2020  |  14:59 WIB
Ilustrasi entrepreneur
Ilustrasi entrepreneur

Bisnis.com, JAKARTA -- Banyak pengusaha memulai sebagai solopreneur: Mereka memulai bisnis baru sendiri dan tidak memiliki mitra atau anggota staf untuk membantu mereka dengan manajemen dan operasi bisnis mereka.

Jika Anda memulai bisnis sendiri, Anda memiliki kendali penuh atas keputusan kepemimpinan perusahaan Anda. Anda tidak dipaksa untuk berkonsultasi dengan pasangan tentang apa pun sebelumnya.

Anda juga akan memiliki 100% perusahaan, yang berarti Anda tidak perlu membagi keuntungan dengan pemilik atau mitra lain.

Namun, bukan ide bagus untuk menjadi solopreneur selamanya.

Ada saatnya Anda ingin meningkatkan bisnis Anda, dan tidak mungkin melakukannya kecuali Anda mempekerjakan lebih banyak bantuan.

Mari kita periksa lima pilar utama untuk ekspansi dari solopreneur yang menjadi perusahaan besar yang tak terhentikan, seperti dikutip melalui Entrepreneur, Rabu (23/12).

1. Buat produk atau layanan populer

Jika Anda tidak ingin merasa terbebani sebagai seorang solopreneur, maka mulailah bisnis Anda sesederhana mungkin. Jangan terlalu khawatir tentang menyewa properti komersial, memasarkan situs web Anda, mencetak kartu nama atau tugas berulang lainnya. Alih-alih, fokus sepenuhnya pada audiens target industri Anda dan apa yang mereka minta dari perusahaan di industri itu. Kemudian buat produk atau layanan yang sesuai dengan permintaan mereka.

Idenya adalah untuk mengerahkan seluruh energi Anda untuk menciptakan atau menawarkan sesuatu yang orang ingin beli dalam jumlah yang sangat banyak. Ketika Anda memiliki sesuatu yang layak untuk dijual, segala sesuatu tentang menjalankan bisnis Anda akan menjadi mudah.

2. Lakukan perekrutan dan outsourcing

Solopreneur biasanya memiliki anggaran yang ketat, itulah sebabnya mereka melakukan semua tugas harian mereka sendiri. Mereka enggan membayar karyawan untuk membantu mereka karena mereka tidak mampu membelinya.

Tidak ada yang salah dengan bekerja 12 jam lebih setiap hari untuk mengembangkan bisnis Anda. Tetapi begitu bisnis mulai menghasilkan uang, Anda perlu mempekerjakan pekerja tambahan. Mulailah dengan satu freelancer atau karyawan dan secara bertahap pekerjakan lebih banyak orang karena bisnis Anda menghasilkan lebih banyak keuntungan.

3. Berinvestasi dalam Sistem Manajemen Hubungan Pelanggan

Semakin Anda mengembangkan perusahaan Anda, semakin banyak pelanggan yang akan Anda terima. Hampir tidak mungkin untuk menjawab semua pertanyaan mereka dan memenuhi semua pesanan mereka tanpa cara untuk mengelolanya dengan lebih baik.

Membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan Anda adalah cara Anda mendapatkan bisnis yang berulang. Sebagai seorang solopreneur, Anda akan membutuhkan semua bantuan yang bisa Anda dapatkan di departemen itu. Itulah mengapa sistem manajemen hubungan pelanggan adalah aset yang sangat berharga untuk dibawa ke dalam perusahaan Anda.

4. Investasi pada teknik pemasaran yang cepat dan mudah

Pemasaran otomatis adalah cara terbaik untuk menghemat waktu sebagai seorang solopreneur. Beberapa ahli akan memberitahu Anda untuk memposting iklan baris dan pesan blog untuk menarik pelanggan baru secara online. Lebih baik berinvestasi dalam teknik pemasaran yang cepat dan mudah, seperti pay-per-click (PPC) campaign.

Dalam metode in, setiap kali seseorang mengeklik iklan Anda, Anda membayar harga tawaran yang ditetapkan dalam kampanye Anda untuk kata kunci yang dicari. Anda hanya membayar bila orang mengklik iklan Anda dan mengunjungi situs web Anda.

5. Jangan jual bisnis Anda.

Ketika Anda membangun bisnis sebagai seorang solopreneur, nilai perusahaan akan meningkatkan secara signifikan. Pasti cukup menggoda bagi seorang solopreneur untuk menjual perusahaan mereka dan mengumpulkan cek besar yang bagus. Tapi jangan menyerah pada godaan ini.

Jika Anda memiliki bisnis yang layak dibeli, maka itu pasti bisnis yang berharga. Mengapa Anda ingin menjualnya ketika Anda dapat membangun dan mengembangkannya?

Inti dari menciptakan bisnis adalah agar Anda bisa mengubahnya menjadi sukses besar. Jangan hanya menjual karena Anda mencapai sedikit kesuksesan. Lakukan terus-menerus sampai menjadi perusahaan yang tak terhentikan!

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

entrepreneur tips bisnis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top