Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

4 Cara Diversifikasi Pendapatan bagi Wirausahawan

Banyak wirausahawan yang dapat bekerja sama dengan yang pihak lain, dan bisa meningkatkan aliran pendapatan pasif.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 04 Februari 2021  |  16:35 WIB
Wirausahaan perlu melakukan diversifikasi pendapatan selama pandemi virus corona. - Surepayroll
Wirausahaan perlu melakukan diversifikasi pendapatan selama pandemi virus corona. - Surepayroll

Bisnis.com, JAKARTA -- Sering ditulis bahwa salah satu ciri khas jutawan adalah mereka memiliki banyak aliran pendapatan. Ini sebagian besar benar, tentu saja.

Dalam presentasi budaya pop dari pernyataan ini, implikasinya adalah Anda juga bisa menjadi jutawan selama Anda memiliki aliran pendapatan kedua. Maaf, tapi tidak sesederhana itu.

Apa yang dimaksud adalah bahwa pola pikir seorang jutawan bukanlah 'Apa yang harus saya lakukan untuk mendapatkan uang?' melainkan 'Bagaimana saya dapat menggunakan uang secara inovatif untuk menambah pendapatan."

Lebih lanjut, dengan mendiversifikasi aliran pendapatan, seseorang dapat memperoleh keuntungan dari pengaturan pajak yang menguntungkan daripada menghadapi tagihan Pajak Penghasilan yang terus meningkat, dan risiko keuangan tersebut dikurangi. Dilansir melalui Entrepreneur, aliran pendapatan bisa dibuat dengan berbagai cara.

Banyak wirausahawan dapat bekerja sama dengan yang lain, dan beberapa lainnya menggunakan teknologi untuk mendapatkan aliran pendapatan pasif.

1. Diversifikasi adalah kuncinya.

Pastikan harta Anda tidak semuanya berada dalam keranjang yang sama. Aturan dasar ini berlaku baik ketika Anda berinvestasi di pasar saham, menjadi pengusaha, atau bahkan pada penjualan produk skala paling dasar.

Cara ini meminimalisir risiko keuangan Anda dengan menyebar aset di berbagai aliran dan meningkatkan stabilitas keuangan dan umur panjang Anda jika salah satu aliran tersebut ternyata gagal.

2. Memulai penghasilan sampingan.

Bisnis online dapat dengan mudah dikembangkan selama periode waktu ini, dan banyak ide dapat diterapkan dengan modal terbatas, bahkan tanpa biaya awal atau pengeluaran tambahan yang berkelanjutan. Layanan yang diberikan secara online adalah opsi yang paling jelas dan aman dari Covid-19. Bisnis sampingan ini dapat bervariasi dari dropshipping atau memulai lebih kecil dengan situs freelance untuk pekerjaan kecil.

3. Memanfaatkan jaringan Anda.

Membangun hubungan bisnis membutuhkan waktu dan kepercayaan. Mulailah dengan orang-orang yang Anda kenal dalam jaringan Anda. Orang-orang ini lebih mungkin mencoba Anda karena mereka mengenal Anda secara pribadi. Di zaman sekarang ini, media sosial sedang booming.

Sekarang lebih mudah untuk menjangkau orang-orang di media sosial, terutama Instagram. Menghabiskan waktu berjejaring di media sosial adalah kunci untuk menumbuhkan pengenalan merek Anda dan mendapatkan pelanggan.

4. Kelola utang Anda

Memulai bisnis Anda sendiri membutuhkan banyak modal yang dapat dipenuhi dalam bentuk utang atau Ekuitas. Seorang Pengusaha akan menabung sebagian dari modalnya untuk diinvestasikan dalam bisnis, tetapi itu mungkin tidak cukup.

Berbeda dengan gaji, seorang wirausahawan tidak memiliki arus kas bulanan yang teratur dan pasti akan mengalami naik turunnya arus kas mereka. Selama waktu ini, penting untuk mengelola uang Anda secara efektif dan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, sambil mengembangkan bisnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wirausaha peluang usaha diversifikasi
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top