Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tidak Ada Kata Terlambat untuk Menjadi Pengusaha

Jika Anda tidak cocok stereotip Silicon Valley itu, akan sulit membayangkan diri Anda sebagai seorang pengusaha bahkan jika Anda ingin menjadi pengusaha yang hebat.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 09 Februari 2021  |  17:45 WIB
Entrepreneur sedang negosiasi - ilustrasi
Entrepreneur sedang negosiasi - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Stereotip pengusaha yang sering kita ketahui adalah seseorang berusia 20-an, ahli teknologi, kerap terlihat minum kopi atau minuman energi dan memakai hoodie.

Jika Anda tidak cocok stereotip Silicon Valley itu, akan sulit membayangkan diri Anda sebagai seorang pengusaha bahkan jika Anda ingin menjadi pengusaha yang hebat.

"Tapi inilah masalahnya: penelitian menunjukkan bahwa pengusaha stereotip yang baru saja saya jelaskan bukanlah pengusaha biasa. Atau bahkan pengusaha paling sukses," ujar CEO Perell Ventures Kim Perell, seperti dikutip melalui Entrepreneur, Selasa (9/2).

Menurut temuan The National Bureau of Economic Research, rata-rata wirausahawan di AS berusia 40 tahun, dan rata-rata usia pemimpin startup dengan pertumbuhan tinggi adalah 45 tahun.

Statista memperkirakan bahwa pada tahun 2027, 86,5 juta orang akan menjadi pekerja lepas di AS, 50,9% dari total angkatan kerja AS.

Dengan jutaan orang telah bekerja untuk diri mereka sendiri dan puluhan juta lainnya bertujuan untuk melakukannya dalam lima tahun ke depan, jelas terlihat bahwa dunia sedang mengalami perubahan permanen dalam cara kita bekerja serta bisnis yang kita mulai.

"Kita tidak lagi hidup di dunia di mana peluang bisnis Anda ditentukan oleh tempat Anda tinggal. Rumus sukses telah berubah. Ini adalah dunia digital," kata Perell.

Tidak hanya lebih mudah dari sebelumnya untuk memulai bisnis sendiri hanya dengan komputer dan WiFi, tetapi semakin banyak orang yang mencari fleksibilitas, kebebasan, dan kendali atas waktu mereka.

Tidak peduli siapa Anda, dari mana Anda berasal, atau berapa usia Anda - kewirausahaan adalah untuk siapa saja yang ingin bergabung dengan gerakan dan memiliki nyali untuk mencoba.

Ternyata, ada banyak sekali. The Kauffman Foundation melaporkan bahwa setengah dari semua orang dewasa dan lebih dari 70% mahasiswa mengatakan mereka ingin menjadi pengusaha.

Itu tandanya ada banyak sekali anak muda di kalangan pengusaha, tapi seperti yang ditunjukkan oleh penelitian dan contoh yang tak terhitung jumlahnya, ini bukan hanya area anak muda.

Banyak orang telah memulai bisnis di tahun-tahun terakhir mereka - dan banyak yang telah melihat kesuksesan yang luar biasa. Berikut ini beberapa yang mungkin pernah Anda dengar:

- Chip Wilson

Anda mungkin tidak mengenali nama Chip Wilson, tetapi Anda mungkin sudah familiar dengan Lululemon. Dia mendirikan perusahaan atheleisure bernilai miliaran dolar pada usia 42 tahun.

- Sam Walton

Perusahaan yang didirikan Sam Walton pada usia 44 akhirnya menjadi perusahaan swasta terbesar di dunia dan menjadikannya salah satu orang terkaya di Amerika. Perusahaan itu? Walmart.

Saatnya memikirkan kembali stereotip kewirausahaan kita. Inovasi dan inspirasi dapat datang di semua usia, baik Anda berusia 9 atau 72 tahun, atau di antara keduanya.

Yang paling penting adalah keinginan untuk memulai sesuatu dari Anda sendiri dan keyakinan bahwa itu mungkin. Tidak ada kata terlambat (atau terlalu dini) untuk memulai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips bisnis tips sukses
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top