Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tips Memulai Bisnis Aquascape dengan Modal Tipis Untung Berlapis

Salah satu hobi yang semakin populer saat pandemi adalah aquascape atau seni menghias akuarium dengan tanaman maupun hewan sehingga menghadirkan pemandangan yang indah.
Aquascape/ilustrasi
Aquascape/ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Hampir satu tahun pandemi Covid-19 terjadi. Berhadapan dengan banyak keterbatasan, masyarakat tetap mengembangkan berbagai hobi sebagai sarana untuk mendapatkan hiburan dan membunuh penat.

Salah satu hobi yang semakin populer saat pandemi adalah aquascape atau seni menghias akuarium dengan tanaman maupun hewan sehingga menghadirkan pemandangan yang indah.

Salah satu pelaku usaha yang sukses mengembangkan bisnis aquascape adalah Wendy Kurniawan. Diakui olehnya selama masa pandemi ini, bisnis yang dia geluti semakin berkembang pesat. Apalagi saat ini banyak masyarakat yang tengah mencari hobi baru untuk mengisi waktu di masa pandemi.

Wendy sendiri mengaku memulai bisnisnya dari harga ratusan ribu rupiah. Kini dia berhasil menjual aquascpae dengan harga termahal seharga seratus juta rupiah.” Itu akuarium terbesar yang saya buat, ukurannya sekitar empat meter,” ujar Wendy, dalam keterangan yang diterima Bisnis, Senin (22/2/2021).

Andi Djoewarsa, Chief Marketing Officer Ninja Xpress menuturkan bahwa sebagai mitra UKM, pihaknya memahami bahwa pandemi merupakan saat yang sulit bagi pelaku UKM. Di saat seperti ini, penting bagi pelaku UKM untuk melakukan inovasi, baik dengan membuat produk baru yang masih terkait dengan bisnis utama, maupun produk yang benar-benar baru yang tidak terkait dengan bisnis utama. Yang kedua ini dapat dilakukan dengan mencermati tren yang diminati oleh pasar di kondisi saat ini.

Lantas, bagi yang tertarik menjajal bisnis aquascape di rumah, berikut tips bisnis dari Wendy Kurniawan dalam serial video BERGURU (Belajar Ragam Usaha Baru), konten mingguan yang diselenggarakan oleh Ninja Xpress untuk memberi inspirasi bagi masyarakat produktif mencoba hal baru dan memulai bisnis dari rumah.

1. Tanam dalam kondisi yang lembab

Sebelum melakukan planting, basahi substrat atau media tanam dengan air terlebih dahulu. Karena sejatinya tanaman aquascape hidup di air, maka pastikan media tanam tidak dalam kondisi kering. Penuhi akuarium dengan air secara pelan-pelan, hingga isi air dalam akuarium sejajar dengan media tanam.

Sesuaikan agar kelembabannya pas pada saat penanaman, yaitu tidak terlalu kering maupun terlampau basah. Jangan lupa lengkapi akuarium dengan lampu, ya! Lampu akan berfungsi sebagai pengganti sinar matahari untuk membantu tanaman tumbuh dengan sehat.

2. Tunggu periode cycling sebelum mengisi akuarium

Media tanam alami mengandung kadar amonia yang cukup tinggi. Amonia ini bersifat racun. Maka dari itu, penting untuk memberikan jeda waktu hingga akuarium dapat kita lengkapi dengan ikan, udang kecil, atau fauna dan tanaman lainnya. Fase ini dinamakan dengan cycling, yang umumnya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu. Namun, prosesnya dapat dipercepat dengan bantuan bakteri nitrifikasi untuk mengubah amonia menjadi nutrisi bagi tanaman.

3. Merawat air jadi bagian penting

Selain seni merawat tanaman, hewan, dan hiasan dalam akuarium, aquascaper juga harus menguasai seni merawat air. Ganti sebagian air secara berkala agar tetap bersih, terbebas dari kandungan berbahaya, dan mencegah alga berkembang biak. Tempatkan akuarium pada suhu ideal, yaitu 22-28C atau pada ruangan ber-AC.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dewi Andriani
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper