Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

10 Brand yang Mendominasi Pasar Dunia

Nilai pasar pada dasarnya adalah nilai perusahaan dan produknya di mata pelanggan. Perusahaan besar belum tentu memiliki nilai brand yang besar.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 01 Maret 2021  |  19:33 WIB
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters
Ilustrasi Amazon. - Antara/Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Menciptakan nilai pasar (brand value) adalah salah satu tugas tersulit bagi sebuah perusahaan.

Nilai pasar pada dasarnya adalah nilai perusahaan dan produknya di mata pelanggan. Perusahaan besar belum tentu memiliki nilai brand yang besar.

Tahun 2020 adalah periode yang mengguncang nilai brand banyak perusahaan. Namun, tidak semua perusahaan melihat penurunan nilai brand mereka.

Beberapa perusahaan mampu mengembalikan dominasi nilai brand mereka dengan kebijakan yang ramah pelanggan.

Dilansir melalui Entrepreneur, berikut adalah daftar sepuluh brand paling berharga di dunia berdasarkan data dari Visual Capitalist.

1. Apple (US$323 miliar)

Tidak seperti banyak perusahaan lain, Apple mampu meningkatkan nilai pasar sebesar 38% pada tahun 2020. Perusahaan AS ini merancang, memproduksi, dan menjual smartphone, komputer, tablet, perangkat yang dapat dikenakan, dan aksesori. Selain itu, perusahaan menawarkan beberapa layanan terkait, seperti Apple Music, Aplikasi, dan lainnya. IPhone Apple adalah salah satu produk paling populer di seluruh dunia.

2. Amazon (US$201 miliar)

Amazon mampu meningkatkan nilai pasar hingga 60% tahun lalu. Perusahaan yang didiriki oleh Jeff Bezos ini memiliki kapitalisasi pasar US$1,59 triliun. Ini adalah perusahaan e-commerce terbesar di dunia. Amazon juga menawarkan layanan jaringan (Amazon Web Services), layanan streaming, serta produk perangkat keras.

3. Microsoft (US$166 miliar)

Ini adalah perusahaan teknologi AS yang telah mampu meningkatkan nilai pasar sebesar 53% pada tahun 2020. Microsoft mengembangkan dan menawarkan perangkat lunak, layanan, perangkat, dan solusi. Dengan tiga divisi bisnis - Intelligent Cloud, Productivity and Business Processes, dan More Personal Computing, Microsoft memiliki kapitalisasi pasar US$1,77 triliun.

4. Google (US$165 miliar)

Pada tahun 2020, Google menyaksikan penurunan 1% dalam nilai pasar. Raksasa mesin pencari menyediakan sejumlah layanan untuk pengguna, perusahaan, serta pengiklan. Operasi bisnis Google berfokus pada penelusuran, sistem operasi, periklanan, platform, perusahaan, dan produk perangkat keras dengan kapitalisasi pasar US$1,41 triliun.

5. Samsung (US$62 miliar)

Ini adalah satu-satunya perusahaan non-AS yang masuk lima besar. Perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini berhasil meningkatkan nilai pasar sebear 2% tahun lalu. Samsung memproduksi dan menjual elektronik dan periferal komputer. Dengan tiga divisi bisnis yakni Solusi Perangkat, Teknologi Informasi & Komunikasi Seluler, dan Elektronik Konsumen, Samsung memiliki kapitalisasi pasar US$278,7 miliar.

6. Coca-Cola (US$57 miliar)

Coca-Cola mengalami penurunan nilai pasar hingga 10% tahun lalu. Perusahaan AS ini memproduksi, memasarkan, dan menjual minuman non-alkohol, termasuk minuman ringan, air, jus, dan lainnya. Dengan beberapa merek global populer, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Georgia, dan lainnya, Coca-Cola memiliki kapitalisasi pasar US$218,15 miliar.

7. Toyota (US$52 miliar)

Ini adalah satu-satunya perusahaan mobil Jepang, sekaligus perusahaan otomotif kedua dalam daftar ini. Toyota menyaksikan penurunan 8% dalam nilai pasar pada tahun 2020. Toyota memproduksi dan menjual kendaraan bermotor dan suku cadang. Perusahaan beroperasi melalui tiga segmen - Otomotif, Layanan Keuangan, dan lainnya. Toyota memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$173,3 miliar dan berkantor pusat di Kota Toyota, Jepang.

8. Mercedes (US$49 miliar)

Perusahaan otomotif Jerman ini mengalami penurunan nilai pasar hingga 3% tahun lalu. Merek Mercedes digunakan pada mobil mewah, bus dan truk. Selain itu, perusahaan berfokus pada sponsorship, terutama acara yang menarik kerumunan kaya, seperti golf, tenis, dan Pekan Mode New York. China adalah pasar terbesarnya, diikuti oleh AS.

9. McDonald's (US$43 miliar)

Tahun lalu perusahaan makanan cepat saji AS ini mengalami penurunan nilai pasar sebesar 6%. Bisnis McDonald's meliputi pengoperasian dan waralaba restoran tidak hanya di Amerika tapi juga secara internasional. McDonald's memiliki kapitalisasi pasar US$159,01 miliar dan berkantor pusat di Oak Brook, IL.

10. Disney (US$41 miliar)

Disney menyaksikan penurunan 8% dalam nilai pasarnya pada tahun 2020. Perusahaan di sektor hiburan beroperasi pada segmen Direct-to-Consumer and International (DTCI); Taman Bermain, dan Produk; Studio Hiburan dan Jaringan Media. Disney memiliki kapitalisasi pasar US$358,53 miliar dan berkantor pusat di Burbank, CA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brand produk
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top