Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow, Beijing Kini Punya Lebih Banyak Miliarder Dibanding Kota Lain di Dunia

China, yang angkanya termasuk Hong Kong dan Makau dalam hitungan Forbes, menambahkan lebih banyak miliarder daripada negara lain secara global, dengan 210 pendatang baru.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 12 April 2021  |  14:30 WIB
Bendera China  - Reuters
Bendera China - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Beijing sekarang menjadi rumah bagi miliarder melampaui kota-kota lain di dunia, menurut Rich List tahunan Forbes terbaru.

Ibu Kota China itu menambah hingga 33 miliuner tahun lalu dan sekarang totalnya menjadi 100 orang, kata majalah bisnis itu.

Angka ini mengalahkan New York City, dengan total 99 miliarder dan telah memegang peringkat teratas selama tujuh tahun terakhir.

Penanganan Covid-19 yang cepat di China, kebangkitan perusahaan teknologi dan pasar saham membantunya mendapatkan posisi teratas.

Meskipun Beijing sekarang memiliki lebih banyak miliarder daripada Big Apple, kekayaan bersih gabungan miliarder Kota New York tetap US$80 miliar lebih besar daripada rekan-rekan mereka di Beijing.

Dilansir melalui BBC, penduduk terkaya di Beijing adalah Zhang Yiming, pendiri aplikasi berbagi video TikTok dan kepala eksekutif dari perusahaan induknya ByteDance. Sepanjang tahun lalu kekayaan bersihnya bertambah dua kali lipat menjadi US$35,6 miliar.

Adapun penduduk terkaya di Kota New York, mantan Walikota Michael Bloomberg, memiliki kekayaan senilai US$59 miliar.

China, bersama dengan AS, telah menyaksikan raksasa teknologinya menjadi lebih besar selama pandemi karena semakin banyak orang berbelanja online dan mencari sumber hiburan.

Fenomena ini memicu penghimpunan kekayaan pribadi bagi para pendiri dan pemegang saham raksasa teknologi secara besar-besaran.

China, yang angkanya termasuk Hong Kong dan Makau dalam hitungan Forbes, menambahkan lebih banyak miliarder daripada negara lain secara global, dengan 210 pendatang baru.

Setengah dari miliarder baru China memperoleh kekayaan dari manufaktur atau usaha teknologi, termasuk miliarder wanita Kate Wang, yang menghasilkan uang dari rokok elektronik.

Dengan 698 miliarder, China mulai mengejar AS, yang masih memimpin dengan 724 miliarder.

Forbes juga melaporkan rekor baru di mana ada 493 miliarder pendatang baru bergabung dalam global Riches List secara global tahun lalu, kira-kira satu miliarder baru setiap 17 jam.

Sementra iru, India memiliki jumlah miliarder tertinggi ketiga, dengan 140 miliarder.

Secara total, 1.149 miliarder dari Asia Pasifik memiliki kekayaan US$4,7 triliun, dibandingkan dengan miliuner AS yang sebesar US$4,4 triliun.

Jeff Bezos, pendiri dan kepala eksekutif Amazon, tetap menjadi orang terkaya di dunia selama empat tahun berturut-turut. Kekayaan bersihnya tumbuh sebesar US$64 miliar menjadi US$177 miliar tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya china
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top