Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dari Modal Rp3 Juta, Start Up Ini Kini Bernilai Rp85 Triliun hanya dalam 6 Tahun

CEO Hanno Renner namun mengingat momen dimana uang sangat ketat untuk perusahaan, dengan hanya memiliki sebesar 200 euro atau sekitar Rp3 juta.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 23 November 2021  |  11:26 WIB
Ilustrasi startup -
Ilustrasi startup -

Bisnis.com, JAKARTA - Personio, merupakan perusahaan rintisan yang berusia 31 tahun telah mengubah US$226 dollar atau sekitar Rp3 juta menjadi lebih dari US$6 miliar atau Rp85 triliun hanya dalam 6 tahun.

Personio merupakan perusahaan perangkat lunak yang kini telah menjadi salah satu perusahaan rintisan yang paling berharga di Eropa.

CEO Hanno Renner namun mengingat momen dimana uang sangat ketat untuk perusahaan, dengan hanya memiliki sebesar 200 euro atau sekitar Rp3 juta.

Personio sendiri dibangun pada tahun 2015 di Jerman, bersama dengan Roman Schumacher, Arseniy Vershinin dan Ignaz Forstmeier. Keempatnya bertemu saat kuliah di Center for Digital Technology and Management, lembaga gabungan dari dua perguruan tinggi utama di Munich.

Personio memiliki fokus dalam melayani usaha kecil dan menengah berawal dari permasalahan temannya yang berjuang untuk mengelola proses SDM. Dirinya mengalami permasalahan karena tidak memiliki kebutuhan yang diperlukan, yakni sebuah software.

Mereka berempat kemudian menciptakan solusi, bekerja dimanapun dan mengumpulkan tabungan yang mereka miliki untuk membantu biaya. Ketika mereka mendapatkan pelanggan pertama, mereka mendapatkan pendapatan itu untuk menyewakan kantor kecil, mempekerjakan sejumlah kecil karyawan dan membeli lisensi perangkat lunak pertama mereka.

Pada Juli 2016, Personio kemudian mengumpulkan 2,1 juta euro dalam putaran pendanaan awal dengan investor termasuk Global Founders Capital, yang telah mendukung orang-orang seperti LinkedIn dan Facebook yang baru-baru ini berganti nama menjadi Meta.

Renner bahkan mengingat dimana sebelum Personio mendapat pendanaan putaran pertama, para pendiri harus memastikan bahwa mereka telah membayar semua tagihan yang perlu dibayar sebagai kondisi standar dari kesepakatan penggalangan dana.

Setelah mendapatkan putaran pendanaan seri E terbarunya, Personio mengumpulkan US$270 juta dan bernilai US$6,3 miliar. Ini merupakan lompatan yang besar bagi perusahaan yang bernilai US$1,7 miliar pada Januari dalam putaran investasi seri D.

Secara total, Personio kini telah mengumpulkan lebih dari $500 juta dari investor dimana telah memiliki cadangan yang signifikan.

Dalam memimpin startup, Renner mengatakan bahwa dirinya selalu memiliki hasrat untuk berlayar. Namun selama perjalanannya menjadi ‘komandan kapal’, tidak semuanya menyenangkan karena pekerjaannya yang intens dan lebih sulit daripada yang dipikirkan kebanyakan orang.

Renner ingin memastikan bahwa para karyawan dapat memberikan keputusan yang tepat.

"Diberdayakan untuk membuat keputusan yang tepat dan diberdayakan untuk bertindak seperti seorang pengusaha." Ucap Renner yang dilansir dari CNBC (22/11/21).

Renner juga mengatakan bahwa dirinya tidak ingin menjadi bos untuk karyawannya.

“Bukan tentang menjadi bos atau menjadi bos seseorang,” Ucapnya. Dirinya ingin mendorong “tingkat kepemilikan” di antara karyawan Personio.

Kini, Personio telah memiliki 1.000 anggota staf, dimana naik dari tahun 2020 yang memiliki 350 karyawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

start up kiat manajemen
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top