Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hari Valentine, Intip Sejarah Pembuat Cokelat Silverqueen, Asli dari Indonesia

Perusahaan Petra Foods sendiri juga memiliki produk ternamanya di Filipina yakni Goya dan KnickKnacks.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 14 Februari 2022  |  10:09 WIB
Hari Valentine, Intip Sejarah Pembuat Cokelat Silverqueen, Asli dari Indonesia
Cokelat Silverqueen

Bisnis.com, JAKARTA - Hari valentine selalu identik dengan memberi cokelat kepada orang-orang yang kita sayangi. Salah satu produk cokleat yang dikenal luas adalah Silverqueen.

Namun siapa sangka bahwa cokelat ini berasal dari Indonesia. Silverqueen merupakan coklat batangan yang sudah memproduksi hingga ke luar negeri.

Sejarah Cokelat Silverqueen

Awal sejarah cokelat Silverqueen berasal dari Ming Chee Chuang. Dirinya merupakan pebisnis yang berasal dari Burma atau Myanmar. Dirinya merupakan keturunan Tionghoa yang berada di Bandung.

Awal mulanya dimulai dari dirinya yang membeli perusahaan dengan nama NV Ceres. NV Ceres sendiri merupakan perusahaan milik orang Belanda dan dijual ketika Jepang mulai masuk.

Setelah dibeli, perusahaan tersebut kemudian merubah namanya menjadi PT Perusahaan Industri Ceres, yang kemudian menjadi awal dari munculnya Silverqueen hingga dikenal luas dan diproduksi hingga ke luar negeri.

Kini, perusahaan produsen SilverQueen memiliki kantor pusat di Singapura dan berada di bawah naungan Petra Foods Limited.

Dikutip dari laman perusahaan, Petra Foods sendiri adalah perusahaan yang memimpin pasar produk manisan cokelar bermerek di Inndonesia.

Perusahaan ini juga memiliki produk seperti SilverQueen, Ceres, dan Delfi yang ternama di Indonesia. Produk Silverqueen dan Ceres dibangun pertama kali pada tahun 1950an dan Delfi pada tahun 1980-an.

Perusahaan Petra Foods sendiri juga memiliki produk ternamanya di Filipina yakni Goya dan KnickKnacks.

Pemasaran inti dari perusahaan ini sendiri adalah Indonesia, Filipina, Singapura dan Malaysia. Produknya kemudian sudah dijual di lebih dari 10 negara lain termasuk Thailand, Brunei, India, Korea Selatan dan Vietnam.

Cokelat yang identik di hari valentine

Cokelat sendiri dikenal dengan sebuah simbol kasih sayang. Pada jaman dahulu, cokelat juga dianggap sebagai barang yang mewah.

Cokelat juga cukup disenangi oleh berbagai usia, baik dari anak-anak hingga dewasa. Lambat laun, tradisi dari Eropa dengan memberi hadiah cokelat kepada pasangan kemudian mulai menyebar ke seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

valentine cokelat
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top