Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hari Valentine, Intip Sejarah Pembuat Cokelat Silverqueen, Asli dari Indonesia

Perusahaan Petra Foods sendiri juga memiliki produk ternamanya di Filipina yakni Goya dan KnickKnacks.
Cokelat Silverqueen
Cokelat Silverqueen

Bisnis.com, JAKARTA - Hari valentine selalu identik dengan memberi cokelat kepada orang-orang yang kita sayangi. Salah satu produk cokleat yang dikenal luas adalah Silverqueen.

Namun siapa sangka bahwa cokelat ini berasal dari Indonesia. Silverqueen merupakan coklat batangan yang sudah memproduksi hingga ke luar negeri.

Sejarah Cokelat Silverqueen

Awal sejarah cokelat Silverqueen berasal dari Ming Chee Chuang. Dirinya merupakan pebisnis yang berasal dari Burma atau Myanmar. Dirinya merupakan keturunan Tionghoa yang berada di Bandung.

Awal mulanya dimulai dari dirinya yang membeli perusahaan dengan nama NV Ceres. NV Ceres sendiri merupakan perusahaan milik orang Belanda dan dijual ketika Jepang mulai masuk.

Setelah dibeli, perusahaan tersebut kemudian merubah namanya menjadi PT Perusahaan Industri Ceres, yang kemudian menjadi awal dari munculnya Silverqueen hingga dikenal luas dan diproduksi hingga ke luar negeri.

Kini, perusahaan produsen SilverQueen memiliki kantor pusat di Singapura dan berada di bawah naungan Petra Foods Limited.

Dikutip dari laman perusahaan, Petra Foods sendiri adalah perusahaan yang memimpin pasar produk manisan cokelar bermerek di Inndonesia.

Perusahaan ini juga memiliki produk seperti SilverQueen, Ceres, dan Delfi yang ternama di Indonesia. Produk Silverqueen dan Ceres dibangun pertama kali pada tahun 1950an dan Delfi pada tahun 1980-an.

Perusahaan Petra Foods sendiri juga memiliki produk ternamanya di Filipina yakni Goya dan KnickKnacks.

Pemasaran inti dari perusahaan ini sendiri adalah Indonesia, Filipina, Singapura dan Malaysia. Produknya kemudian sudah dijual di lebih dari 10 negara lain termasuk Thailand, Brunei, India, Korea Selatan dan Vietnam.

Cokelat yang identik di hari valentine

Cokelat sendiri dikenal dengan sebuah simbol kasih sayang. Pada jaman dahulu, cokelat juga dianggap sebagai barang yang mewah.

Cokelat juga cukup disenangi oleh berbagai usia, baik dari anak-anak hingga dewasa. Lambat laun, tradisi dari Eropa dengan memberi hadiah cokelat kepada pasangan kemudian mulai menyebar ke seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper