Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 3 Strategi Pemasaran Bisnis FnB untuk Terus Tumbuh di Era Digital

Berikut ulasan Bisnis selengkapnya terkait penerapan strategi pemasaran digital efektif yang tepat sasaran, utamanya dalam industri FnB
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 26 Agustus 2022  |  14:48 WIB
Ini 3 Strategi Pemasaran Bisnis FnB untuk Terus Tumbuh di Era Digital
Ilustrasi industri F&B
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk dapat bertahan dan berkembang di tengah banyaknya pemain dan tingkat persaingan yang tinggi, di dunia FnB, tentu perlu strategi pemasaran yang komprehensif yang sesuai dengan pola perilaku pelanggan saat ini.

Sehingga, bagi Anda yang berencana membuka bisnis, penting untuk menentukan strategi pemasaran yang ampuh untuk mampu bersaing. Pasalnya, di era disrupsi teknologi seperti sekarang, modal besar bukan jaminan agar bisnis dapat melaju kencang.

Namun, dengan inovasi dan memanfaatkan media digital sebagai pemasaran. Maka, sebuah brand dapat membangun identitasnya sekaligus memperluas jangkauan, hingga bisa berdampak pada banyaknya pelanggan dan jumlah transaksi yang dihasilkan. Lantas seperti apa penerapan strategi pemasaran digital efektif yang tepat sasaran, utamanya dalam industri FnB? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya

1. Tentukan Tujuan dan Lakukan Riset Mendalam

Di balik kesuksesan sebuah bisnis, pastinya ada strategi dan rencana yang dipersiapkan secara matang. Penting untuk membuat perencanaan dan pemecahan masalah secara kreatif yang tetap berorientasi pada tujuan. Selain itu, memahami audiens terkait budayanya juga menjadi salah satu unsur penting untuk membantu perusahaan mencapai efektivitas pemasaran digital.

Hal ini disampaikan oleh Co-Founder Managing Director Unithree, mengatakan bahwa mengombinasikan strategi komunikasi, creative development, dan media plan serta insight dari kultur lokal berhasil, menjadi taktik sebuah brand dekat dengan target marketnya masing-masing.

2. Gunakan Empathic Marketing dan Tawarkan Nilai Tambah

Menurut EConsultancy, empati bisa menjadi cara dalam menempatkan diri pada posisi orang lain dan benar-benar mengidentifikasi dengan situasi seseorang. Sementara, untuk sebuah brand, empati dapat digunakan untuk menciptakan persona pelanggan, yang dapat membantu menginformasikan penargetan yang lebih efektif. Namun dalam hal pemasaran, itu berarti menanyakan apa yang benar-benar dihargai pelanggan daripada apa yang akan dijual. Adapun, caranya dengan membuat konten yang membangkitkan empati, sehingga konsumen mungkin akan lebih mudah merespons.

Contoh kasusnya ketika pandemi COVID-19, banyak bisnis FnB yang mengajak para konsumen menikmati produk brand lain. Sehingga, tantangan yang dihadapi ialah bagaimana mengalihkan diskusi publik dengan kampanye yang menawarkan nilai tambah. Misalnya, seperti yang dilakukan oleh KFC, di mana selain melakukan kampanye serupa dengan bisnis lainnya. Tapi, tak hanya sampai situ, ternyata brand ini turut memberikan nilai tambah dengan menawarkan ruang promosi secara bebas bagi UMKM lokal Indonesia lewat konsep ‘Dukung Bisnis Lokal’. Hasilnya, banyak sekali komentar, kunjungan hingga interaksi yang tercipta. Berkat hal tersebut, KFC pun membawa perbedaan yang signifikan diantara kompetitornya.

3. Menfaatkan Keviralan Kompetitor

Kemudian ketika hebohnya kolaborasi suatu brand kompetitor dengan boygroup populer asal Korea Selatan, KFC Indonesia tetap bisa memanfaatkan euforia tersebut secara halus. Dari surat cinta yang menyentuh serta beberapa tweet yang memancing engagement, KFC Indonesia berhasil mengalihkan perhatian publik kembali hingga memperoleh lebih dari 80 ribu kunjungan profil harian di Instagram.

Berhasil meraih lebih dari 2 juta pengikut di tahun 2022, @kfcindonesia menjadi akun FnB yang memiliki jumlah pengikut terbanyak di Indonesia. Melampaui para kompetitor mereka, baik dalam hal jumlah maupun tingkat pertumbuhan pengikut. Adanya pencapaian ini semakin mendorong perusahaan dalam melakukan pembaharuan digital marketing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top