Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sebanyak 20 UKM akan Ikuti Pasar WhatsApp

Pecinta produk UKM, berikut ada 20 pelaku UKM yang akan hadir di pasar Whatsapp di Jakarta
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Oktober 2022  |  13:11 WIB
Sebanyak 20 UKM akan Ikuti Pasar WhatsApp
Foto produk Jawa Classic
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - WhatsApp bekerja sama dengan UKM Indonesia.id menyelenggarakan Pasar WhatsApp, sebuah pop-up market.

Acara ini akan berlangsung selama 3 hari dari 29 hingga 31 Oktober (Sabtu hingga Senin, pukul 10 pagi - 9 malam setiap harinya), di Atrium Lobi Lantai Dasar Senayan Park, Jakarta.

Sebanyak 20 UKM di bidang di bidang F&B, fesyen, seni, dan kerajinan yang telah menjalankan bisnis dengan sukses menggunakan aplikasi WhatsApp Business akan mengikuti acara ini.

UKM ini berasal dari seluruh Indonesia—dari Jabodetabek, Jawa Barat dan Yogyakarta hingga Sumatera Selatan, Bali, dan Jambi.

Beberapa UKM yang menjajakan produknya ntaralain Keytabee, usaha yang dijalankan oleh orang tua asal Cianjur menjual pakaian anak-anak ala Jepang berbahan ramah lingkungan.

Kemudian, GoodVibes Botanical dari Bantenyang menjual rangkaian produk perawatan kulit dan penghilang stres. Serta jika Anda seorang pecinta makanan yang tidak bisa menolak camilan lokal yang enak, atau orang  yang suka makanan sehat, ada banyak pilihan: Pawon Nesara dari Depok menjual biskuit bebas gluten buatan sendiri.

Selanjutnya, Kahla Tempe Crispy dari Sukabumi menjual keripik tempe gurih tanpa pengawet. Serta Bonpay Rhanindi dari Jawa Timur menjual abon pepaya dengan menggunakan rempah-rempah Indonesia sehingga memiliki tekstur yang renyah dan gurih.

“UKM yang menjadi bagian dari Pasar WhatsApp adalah contoh yang bagus tentang betapa suksesnya UKM ketika melakukan transisi ke online. Kami berharap orang-orang dapat mengetahui UKM ini, bangga  serta mendukung mereka, dan UKM dapat menemukan lebih banyak pelanggan yang terhubung dengan mereka melalui Aplikasi WhatsApp Business,” kata Esther Samboh, Manajer Kebijakan Publik WhatsApp untuk Indonesia. 

Dalam pasar Whatsapp ini, setiap UKM akan memiliki kode QR di booth mereka yang akan langsung terhubung ke akun WhatsApp Business nya.

Sehingga pengunjung dapat merasakan kemudahan berbelanja melalui WhatsApp: pengunjung dapat menelusuri katalog mereka, menambahkan ke keranjang, dan membeli barang dalam aplikasi. Pengunjung juga dapat memamerkan kecintaan mereka terhadap brand lokal, dan berfoto bersama teman dan keluarga di photo booth yang akan berlokasi di tengah pop-up. 

Pasar WhatsApp merupakan bagian dari kampanye Jualan di WhatsApp — di mana WhatsApp bekerja sama dengan berbagai mitra untuk mendukung ekonomi digital di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ukm kredit ukm kukm pajak ukm
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top