Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kenalan dengan Bambang Sutantio, Pemilik Cimory Group, Mantan Sales Engineer

Kenalan dengan sosok Bambang Sutantio, pendiri Cimory, yang masuk dalam daftar orang terkaya Forbes.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 31 Oktober 2022  |  12:32 WIB
Kenalan dengan Bambang Sutantio, Pemilik Cimory Group, Mantan Sales Engineer
Bambang Sutantio - cimory
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sosok Bambang Sutantio kini menjadi sorotan publik, usai dirinya masuk ke dalam daftar orang terkaya versi Forbes 2022 dengan total kekayaan mencapai US$1,8 miliar atau setara dengan Rp27 triliun.

Sebagai pendiri dari Cimory Group, perusahaannya yakni PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) telah melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Desember 2021 lalu.

Lantas, seperti apa sosok Bambang Susantio ini? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Profil Bambang Sutantio

Melansir dari Forbes, pria yang berusia 63 tahun ini merupakan lulusan jurusan teknologi pangan Technical University Berlin pada tahun 1984.

Sebelum sukses mendirikan perusahaan Cimory Group. Diketahui, bahwa dia memulai karir pertamanya sebagai sales engineer di kantor Fuehrmeister Jakarta, pembuat peralatan industri asal Jerman.

Kemudian pada tahun 1993, Bambang Sutantio pertama kali mendirikan usaha di bidang pengolahan daging Macroprima Panganutama.

Perusahaan itu bergerak dalam bidang produksi makanan, salah satunya Sosis Kanzler yang merupakan daging olahan khas Jerman. Ide awal produksi sosis tersebut dilatarbelakangi oleh temuan Bambang dan rekannya Hans Reusch atas produk sosis Jerman yang memiliki rasa enak dan kualitas tinggi. Atas dasar temuan itu, dia kemudian memproduksi sosis halal, tanpa MSG, pewarna buatan dan berkualitas.

Melalui Macroprima Panganutama inilah bisnis Bambang berkembang. Berbekal pengetahuan yang didapatnya saat kuliah di Berlin dan ketekunan serta kegigihan dalam menciptakan dampak bagi masyarakat, membuat Bambang memulai bisnis susu Cimory pada tahun 2004 untuk mendukung perekonomian peternak sapi perah di Cisarua Bogor.

Bambang terus mendorong Cimory ke dalam tatanan baru bisnis. Pada 2017, Cimory telah memulai merintis bisnis internasional dengan merambah China dan Vietnam. Kemudian, tahun 2021 perusahaan telah bermitra dengan 6.000 peternak sapi di seantero Pulau Jawa.

Total Kekayaan Bambang Sutantio

Saat ini, Cimory Grup memang dikenal dengan berbagai produk susu seperti susu dan yogurt serta daging olahan.

Berkat kemampuannya mengelola rantai pasokan susu dan mampu mengoperasikan 3 pabrik yang menampung susu dari 18 koperasi (Sistem Koperasi Desa) dan melibatkan 3.300 petani.

Melansir dari situs Forbes, Bambang Sutantio pun kini telah membawa grup unggulan Cisarua Mountain Dairy publik pada Desember 2021. Bahkan pada tahun 2021, perusahaannya telah mencapai total pendapatan sebesar US$273 juta atau sekitar Rp4 triliun.

Adapun, kekayaannya naik signifikan sebesar 3,32 persen. Sehingga, per Oktober 2022 kekayaannya menjadi US$1,8 miliar atau setara dengan Rp27 triliun.

Bambang pun berhasil masuk ke daftar orang terkaya di Indonesia dan menempati peringkat orang terkaya ke-1.511. Posisi ini naik drastis, dari yang sebelumnya 1.818 di dunia versi Forbes.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cimory tokoh bisnis orang terkaya
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top