Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kontroversi dan Kekayaan Elizabeth Holmes, Mantan CEO Theranos

Kontroversi Elizabeth Holmes diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar US$4,5 miliar dari bisnis Theranos.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 21 November 2022  |  11:15 WIB
Kontroversi dan Kekayaan Elizabeth Holmes, Mantan CEO Theranos
Elizabeth Holmes
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di puncak kesuksesannya, Elizabeth Holmes sempat diperkirakan memiliki kekayaan bersih sebesar US$4,5 miliar.

Meskipun dia pernah menjadi pengusaha muda yang mengesankan. Namun, Wall Street Journal pada tahun 2015 mengungkapkan bahwa teknologi tes darahnya tidak memberikan hasil yang akurat, bahkan memberikan laporan yang salah kepada ribuan orang. Lantas, seperti apa profilnya? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.

Profil dan Perjalanan Karier Elizabeth Holmes

Adapun, perjalanan karier Elizabeth Holmes dimulai di Universitas Stanford pada tahun 2002, di mana dia berencana untuk belajar kedokteran sampai dia menyadari bahwa dia takut pada jarum dan darah. 

Melansir dari Business Insider pada (21/11/2022), berawal dari kegelisahannya akan jarum suntik, membuat, dia mengajukan paten sebuah perangkat medis yang dapat dipakai untuk memantau darah pasien dan memberikan obat sesuai kebutuhan, 

Kemudian, dua tahun setelahnya, Holmes pun keluar dari Stanford dan memulai perusahaannya, di mana startup Theranos bermula dari ruang bawah tanahnya.

Holmes pun memberi tahu investor bahwa dia memiliki teknologi eksklusif yang dapat mendeteksi kondisi medis seperti kanker hanya dengan setetes darah. 

Selain itu, dia membuat investor percaya bahwa Theranos menawarkan lebih dari 200 tes diagnostik, meskipun perusahaan tersebut diketahui menggunakan mesin pihak ketiga.

Berdasarkan janji-janji ini, dia dapat memperoleh lebih dari US$700 juta investasi dari nama-nama besar, termasuk pendiri Oracle Larry Ellison. Dengan menekankan pentingnya kerahasiaan, dia bisa mendapatkan uang investor tanpa mengungkapkan cara kerja teknologi tersebut.

Mereka terus mengumpulkan jutaan dana termasuk beberapa kemitraan dengan merek perawatan kesehatan besar seperti Walgreens, di mana mereka berencana untuk memiliki Pusat Kesehatan Theranos di lokasi nasional yang total kesepakatannya mencapai US$350 juta dengan Safeway.

Pada Agustus 2015, FDA mulai menyelidiki Theranos setelah menemukan "ketidakakuratan besar" dalam pengujiannya, dan hanya dua bulan kemudian, WSJ mengungkapkan bahwa perusahaan sedang menguji sampel darah pada mesin penguji darah tradisional setelah mendapatkan hasil yang tidak akurat dari mesin Edison mereka sendiri.

Pada tahun 2016, perusahaan tersebut diselidiki oleh FDA, SEC, dan Centers for Medicare & Medicaid Services (CMS), yang mengatakan lab Theranos tidak memenuhi standar kepatuhan. Bahkan, agensi tersebut menetapkan adanya praktik yang kurang baik dari laboratorium Theranos, sehingga dapat menimbulkan bahaya langsung bagi kesehatan dan keselamatan pasien.

Karena temuan ini, Theranos membatalkan tes darah selama dua tahun dan mengoreksi ribuan laporan dan melarang Holmes mengoperasikan laboratorium pengujian darah selama dua tahun. Walgreens pun menutup 40 Pusat Kesehatan Theranos.

Setelah lab Theranos ditutup, Holmes mencoba kembali dengan produk lain yang disebut " MiniLab ", yang memungkinkannya melewati sanksi The Centers for Medicare and Medicaid Services (CMS) dengan menjual perangkat alih-alih mengoperasikannya di labnya sendiri. 

Sementara Theranos mencoba untuk fokus pada MiniLab dan melawan banyak tuntutan hukum dari investor, perusahaan itu juga sempat memberhentikan 155 karyawan.

Kemudian pada Maret 2018, SEC mendakwa Holmes dan Balwani , yang keluar dari perusahaan pada 2016, dengan "penipuan besar-besaran".

Karena Theranos adalah perusahaan swasta, Holmes diizinkan untuk tetap menjabat sebagai CEO dengan membayar denda US$500.000 dan mengembalikan $18,9 juta saham Theranos. Pada hari yang sama Holmes didakwa, Theranos mengumumkan dia akan mengundurkan diri sebagai CEO.

Pada bulan September 2018 perusahaan mengumumkan akan ditutup setelah 15 tahun berbisnis.

Keberadaan Elizabeth Holmes

Meski Holmes saat ini bebas dengan jaminan US$500.000, dia tetap menghadapi hukuman penjara hingga 20 tahun, denda $250.000, dan restitusi untuk setiap hitungan.

Berdasarkan temuan Guardian pada Senin (21/11/2022), jaksa penuntut telah meminta hukuman 15 tahun dan ganti rugi US$800 juta.

Total Kekayaan Bersih Elizabeth Holmes

Ketika Holmes berusia 30 tahun, Forbes menobatkannya sebagai miliarder wanita mandiri termuda di dunia dengan kekayaan bersih $4,5 miliar . Namun, outlet tersebut mengevaluasi kembali angka tersebut pada tahun 2016 ketika berbagai tuduhan terhadap Holmes terungkap.

Pada saat itu, para pengamat menentukan bahwa US$ 800 juta adalah angka yang lebih realistis, tetapi karena dia hanya memiliki setengah dari saham Theranos dan dengan sekelompok investor untuk membayar kembali, outlet tersebut menentukan kekayaan bersihnya menjadi nol.

Melansir dari Business Insider, pada tahun 2019, Holmes menikah dengan William "Billy" Evans, yang merupakan pewaris Evans Hotel Group, yang mengelola tiga properti di San Diego dan dimulai oleh kakek neneknya pada tahun 1953.

Tidak jelas berapa nilai Evans atau keluarganya, tetapi selama persidangannya, diketahui bahwa pasangan itu tinggal di perkebunan seluas 74 hektar di Woodside, California, senilai US$135 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

laboratorium kanker medis
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top