Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Mengenal Sigit Djokosoetono, Bos Bluebird yang Menyamar jadi Sopir Taksi

CEO Bluebird Sigit Djokosoetono beralih profesi menjadi sopir taksi dadakan di sepanjang jalan Jakarta. Simak profilnya berikut ini.
Direktur PT Blue Bird Tbk. Sigit Djokosoetono memberikan pemaaran saat jumpa media di Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Direktur PT Blue Bird Tbk. Sigit Djokosoetono memberikan pemaaran saat jumpa media di Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - CEO Bluebird Sigit Djokosoetono menjadi sorotan media sosial akibat tindakannya yang mengaspal di jalan pada beberapa waktu lalu. 

Ia pun sempat mendapat respon positif dari warganet, setelah mengunggah kegiatannya sebagai sopir taksi. Melalui Instagramnya, Sigit sedang selfie menggunakan seragam sopir.  

"Haus juga nih, siang-siang adem hari ini padahal.. udah enam tamu naik, kelewat dua orderan, bukan rejeki,” ujarnya dikutip dari akun Instagram @sigitdjokosoetono, Rabu (24/5/2023). 

Dalam unggahan lain, Sigit juga memamerkan momen ketika dia mencari penumpang dengan menunggu di tiga titik wilayah, mulai dari Epicentrum, Kota Kasablanka dan Mal Pacific Place. 

“Mampir ke antrean mal PP, nyari tamu lagi, abis drop tadi dari kokas, tetap semangat,” tulisnya. 

Di unggahan lainnya tampak Sigit turut berbaur dengan sejumlah sopir taksi Bluebird. Bahkan, dirinya mengapresiasi sejumlah sosook, seperti seorang sopir wanita yang dia juluki ‘Srikandi’ bernama Santi serta pengemudi lainnya yang sudah mengabdi hingga puluhan tahun.

“Mumpung lagi mangkal di @pacificplacejakarta, tadi sempat bertemu dengan bapak ini, sudah 22 tahun. Harapannya mau bisa pergi umroh..,” ujarnya

"Ketemu pak Syahroni, sudah bekerja di bluebird selama 8 tahun,” ungkapnya. 

Momen blusukan di jalan dengan menyamar sebagai sopir taksi ini disebut sebagai "orientasi lapangan". 

Merakyat dan terkesan low profil, warganet pun berbondong-bondong memberikan komentar positif terhadap Sigit. 

Banyak yang mengapresiasi cara bos perusahaan ini untuk terlibat langsung dalam kegiatan sehari-hari demi mendengarkan umpan balik dari penumpang, serta memahami secara lebih baik dinamika industri taksi.

Orientasi lapangan yang dilakukan Sigit ini pun dinilai sebagai cara dirinya untuk memiliki wawasan yang lebih baik tentang proses operasional, masalah yang dihadapi, dan peluang yang dapat ditingkatkan. 

Hal ini juga memungkinkan CEO untuk terhubung secara langsung dengan karyawan dan pelanggan, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan mereka. 

“Rata-rata petinggi perusahaan swasta khususnya FMCG terbiasa untuk ngejalanin ini, terutama kalau background bos tersebut dari orang sales atau lapangan,” ungkap salah satu pengguna Twitter

Tak kalah ramai, adapula sejumlah kelompok yang melemparkan candaan pada bos taksi legendaris Indonesia tersebut 

“Ini mah driver-nya yang ngasih tip ke penumpang,” kata salah satu warganet. 

“Boleh dapat kembalian saham ga sih?” canda warganet lain.

Profil Sigit Djokosoetono

Sebagai anak dari Chandra Suharto Djokosoetono, Sigit Djokosoetono saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Blue Bird, TBK sejak Agustus 2021. 

Jika dilihat dari silsilah, dia merupakan generasi ketiga pendiri Blue Bird sekaligus saudara kandung Indra Priawan Djokosoetono suami Nikita Willy. 

Namun, perjalanan karirnya dimulai dari posisi yang lebih rendah pada awal 1990-an, ketika dia bekerja sebagai petugas penerima telepon di Blue Bird agar belajar melayani pelanggan dengan baik dan memahami proses layanan Blue Bird.

Segala aspek bisnis Blue Bird pun sempat dia lakoni, di mana dirinya pernah berada ke divisi komersial hingga layanan non-taksi Blue Bird guna mengawasi operasional unit di pangkalan hingga bandar udara.  

Di sisi lain, jika dilihat dari latar belakang pendidikan, dirinya merupakan lulusan sarjana teknik mesin, di mana dia langsung melanjutkan studinya di bidang bisnis dan menyelesaikan gelar masternya di Harvard Business School, Massachusetts, Amerika Serikat serta gelar magister dari Simon School of Business, University of Rochester, New York, Amerika Serikat.

Keputusannya bergabung di bisnis keluarga ini pun didapat dari dorongan sang neneknya Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono yang juga merupakan pendiri Bluebird. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper