Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

10 Rekomendasi Bisnis dan Tips Memulai Usaha Jelang Pensiun

Persiapan bisnis untuk masa pensiun harus dimulai saat Anda masih bekerja.
Bagi Anda yang mau pensiun, sebaiknya memulai bisnis sejak usia produktif atau menjelang pensiun/istimewa
Bagi Anda yang mau pensiun, sebaiknya memulai bisnis sejak usia produktif atau menjelang pensiun/istimewa

Bisnis.com, BANDUNG – Ketika memasuki masa pensiun, sebagian orang mungkin menggunakan waktu ini untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga. Namun, ada juga yang lebih memilih untuk tetap produktif dan bekerja.

Memilih untuk tetap produktif setelah pensiun adalah hal yang cukup umum dilakukan. Masalah keuangan, keinginan untuk terus produktif, atau merasa kesepian seringkali menjadi alasan mengapa orang yang sudah memasuki masa pensiun berniat untuk kembali bekerja.

Jika Anda ingin tetap produktif dan memiliki penghasilan setelah pensiun, berikut adalah beberapa tips mempersiapkan bisnis menjelang pensiun yang bisa dilakukan.

1. Mulailah sejak dini

Persiapan bisnis untuk masa pensiun harus dimulai saat Anda masih bekerja. Semakin dini Anda memulainya, semakin besar peluang Anda untuk membangun tabungan pensiun yang memadai.

Melakukan investasi jangka panjang atau memiliki rencana pensiun sejak usia muda akan membantu Anda mencapai tujuan keuangan yang Anda inginkan setelah pensiun.

2. Tentukan tujuan keuangan

Pertama, hitunglah berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk membiayai gaya hidup yang Anda inginkan setelah pensiun. Hitunglah semua biaya hidup sehari-hari, perawatan kesehatan, liburan, dan hobi yang ingin Anda nikmati.

Dengan menetapkan tujuan keuangan, Anda dapat merencanakan strategi untuk mencapainya.

3. Rencanakan investasi

Anda bisa berkonsultasi dengan penasihat keuangan untuk membantu Anda merencanakan investasi yang sesuai dengan tujuan keuangan Anda.

4. Hindari utang

Bersamaan dengan mendanai tabungan pensiun, berusahalah untuk menghindari utang yang tidak perlu, terutama saat mendekati masa pensiun.

Utang yang berlebihan dapat menjadi beban keuangan yang sangat besar saat Anda tidak lagi memiliki sumber penghasilan tetap.

5. Memiliki asuransi

Pastikan Anda memiliki asuransi kesehatan yang memadai dan perlindungan asuransi jiwa yang tepat. Asuransi kesehatan akan membantu mengurangi risiko biaya kesehatan yang tinggi, sementara asuransi jiwa akan memberikan perlindungan finansial bagi keluarga Anda jika sesuatu terjadi pada Anda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Halaman
  1. 1
  2. 2
Penulis : Redaksi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper