Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Empat Miliarder Indonesia Masuk 100 Besar Orang Terkaya Dunia 2025 Versi Forbes, Low Tuck Kwong di Posisi Teratas

Low Tuck Kwong puncaki daftar miliarder Indonesia, diikuti Budi Hartono, Michael Hartono, dan Prajogo Pangestu.
Presiden Direktur PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) Low Tuck Kwong. Low Tuck Kwong puncaki daftar miliarder Indonesia, diikuti Budi Hartono, Michael Hartono, dan Prajogo Pangestu./bayan.com.sg
Presiden Direktur PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) Low Tuck Kwong. Low Tuck Kwong puncaki daftar miliarder Indonesia, diikuti Budi Hartono, Michael Hartono, dan Prajogo Pangestu./bayan.com.sg

Bisnis.com, JAKARTA – Forbes baru saja merilis daftar terbaru orang terkaya di dunia pada 2025. Dalam daftar 100 orang terkaya dunia, ada 4 orang berasal dari Indonesia

Tahun ini, Forbes mencatat ada 3.028 pengusaha, investor, dan ahli waris yang masuk dalam peringkat tahun ini. Angka tersebut 247 lebih banyak dari tahun lalu. 

Jumlah mereka juga tidak hanya lebih banyak, tetapi juga lebih kaya dari sebelumnya, dengan total kekayaan senilai US$16,1 triliun, naik hampir US$2 triliun dari 2024. 

Meskipun Indonesia tak termasuk dalam negara dengan jumlah miliarder terbanyak, masih ada sederet miliarder (dalam dolar AS) yang masuk dalam 100 besar daftar tersebut. 

Berikut ini, empat miliarder Indonesia yang masuk dalam 100 besar daftar orang terkaya di dunia versi Forbes 2025:

1. Low Tuck Kwong

Berada di urutan ke-72 orang terkaya di dunia, Low Tuck Kwong memiliki kekayaan US$27,3 miliar. Dikenal sebagai raja batu bara, Low Tuck Kwong kelahiran Singapura adalah pendiri Bayan Resources, perusahaan pertambangan batu bara di Indonesia.

Dia juga mengendalikan perusahaan energi terbarukan Singapura Metis Energy, yang sebelumnya dikenal sebagai Manhattan Resources, dan memiliki saham di The Farrer Park Company dan Samindo Resources.

2. R. Budi Hartono

Di urutan kedua ada R. Budi Hartono, yang berada di urutan ke-90 di antara 100 orang terkaya di dunia. R. Budi Hartono tercatat memiliki kekayaan US$22,4 miliar. 

Bersama saudaranya, Michael Hartono, mereka mendulang sebagian besar kekayaan mereka dari investasi mereka di Bank Central Asia.

Keluarga Hartono membeli saham di BCA, setelah keluarga kaya lainnya, keluarga Salim, kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisis ekonomi Asia pada 1997-1998.

Keluarga tersebut awalnya menjadi kaya karena tembakau dan masih menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di negara ini.

3. Michael Hartono

Berada di urutan ke 94 dari 100 orang terkaya di dunia, dan terkaya ketiga di Indonesia, Michael Hartono juga mendulang kekayaan dari investasinya di Bank Central Asia. Saat ini, kekayaannya mencapai US$21,5 miliar. 

Empat Miliarder Indonesia Masuk 100 Besar Orang Terkaya Dunia 2025 Versi Forbes, Low Tuck Kwong di Posisi Teratas

4. Prajogo Pangestu

Sempat berada di urutan wahid orang terkaya di Indonesia, tahun ini Prajogo Pangestu berada di urutan keempat, dan ke-99 di seluruh dunia. 

Kekayaannya sebesar US$20 miliar bersumber dari perusahaannya, Barito Pacific Timber, yang sudah melantai di bursa sejak 1993 dan mengubah namanya menjadi Barito Pacific, setelah memangkas bisnis kayunya pada tahun 2007.

Pada 2007, Barito Pacific mengakuisisi 70% saham perusahaan petrokimia Chandra Asri, yang juga diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Pada 2011, Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi salah satu produsen petrokimia terintegrasi terbesar di negara ini. 

Pada tahun yang sama, Thai Oil mengakuisisi 15% saham di Chandra Asri. Setelah melantai di bursa perusahaan pertambangan batu bara miliknya, Petrindo Jaya Kreasi. Pada 2023, Prajogo Pangestu mendaftarkan perusahaan energi terbarukan, Barito Renewables Energy, di akhir tahun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper