Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Walau Hidup di Masa Pandemi Covid-19 Tak Enak, Peluang Positif Masih Tetap Ada

Masa pandemi membuat banyak masyarakat terjebak dalam pesimisme. Namun, jika kita mampu menjaga agar pikiran tetap positif, hasilnya justru akan berbeda dan bahkan bisa membantu terciptanya kesempatan baru.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 03 Juni 2020  |  15:56 WIB
Walau Hidup di Masa Pandemi Covid-19 Tak Enak, Peluang Positif Masih Tetap Ada
Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Handayani menyampaikan sambutan pada peluncuran program pembiayaan untuk mobil ramah lingkungan melalui Kredit Kendaraan Bermotor BRI di Jakarta, Senin (15/4/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Masa pandemi Covid-19 membuat banyak masyarakat terjebak dalam pesimisme. Namun, jika kita mampu menjaga agar pikiran tetap positif, hasilnya justru akan berbeda dan bahkan bisa membantu terciptanya kesempatan baru.

Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Handayani mengajak para kawula muda untuk tetap menjaga optimismenya dan terus mencari peluang pertumbuhan meski tingginya kekhawatiran terhadap virus corona tahun ini.

“Pandemi virus corona ini adalah kondisi yang tidak enak, tetapi tetap ada kesempatan positif asalkan kita juga mau berpikiran positif. Hilangkan mood negatif dan complain,” katanya, dalam Live Instagramnya bersama Young On Top, Rabu (3/6/2020).

Dia menyebutkan kondisi ekonomi saat ini memang membuat banyak debitur perseroan membutuhkan bantuan berupa restrukturisasi pinjaman bank. Namun, dia melihat ada saja debitur inovatif yang mampu beradaptasi sehingga masih melanjutkan pertumbuhan bisnis positifnya.

“Itu ada debitur tekstil, yang bahkan sudah mulai beralih produksi masker, dan mereka berhasil. Semangat ini yang perlu kita contoh,” katanya.

Wanita yang akrab dipanggil Hani ini pun berharap agar generasi milenial pun mampu melihat perubahan-perubahan perilaku di masyarakat serta mampu memonetisasi perubahan tren tersebut.

Sebagai contoh, Hani menyebutkan saat ini masyarakat sudah semakin gencar menerapkan gaya hidup sehat dan lebih cenderung mengurangi makanan yang berkolesterol. Selain itu, tren olahraga dengan menggunakan pakaian yang cocok pun mulai marak.

Hal ini pun menjadi peluang bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan berbagai produk kebutuhan olahraga mulai dari pakaian hingga ke peralatannya.

Tren belanja digital pun sudah tak mampu dielakkan, dan bahkan mampu membuat beberapa pelaku usaha logistik mampu meraup omzet baik di tengah pandemi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha covid-19 pandemi corona
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top