Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Tuntutan Profesi Akuntan Era Industri 4.0

Memiliki analisa data yang baik maka perusahaan terbantu untuk menentukan misi perusahaan.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 15 Februari 2021  |  21:03 WIB
Ilustrasi akuntan
Ilustrasi akuntan

Bisnis.com, JAKARTA--Profesi akuntan dituntut tidak hanya mampu mengelola data, tetapi juga mampu menerjemahkan data untuk membantu perusahaan membuat keputusan. Kemampuan ini diperlukan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi perusahaan.

Manish Gidwani, CEO and Founder London School of Accountancy and Finance (LSAF) mengatakan data analisis bukan hal baru bagi seorang akuntan. Namun, pada era industri 4.0, data yang diolah harus semakin mudah dicerna sehingga dapat digunakan oleh semua anggota perusahaan.

"Professional Accountant seharusnya bisa menjabarkan datanya ke semua tim. Baik itu divisi marketing, produksi, dan divisi lainnya," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (15/2/2021).

Dia menyampaikan hal itu pada seminar yang bertajuk "Practical Data Analytics For Professional Accountant" yang diadakan oleh ACCA Indonesia dan Shinewing Indonesia. Adapun, (LSAF) merupakan Approved Learning Provider ACCA di Indonesia.

Manish menjelaskan dengan memiliki analisa data yang baik maka perusahaan terbantu untuk menentukan misi perusahaan. Selanjutnya, data dapat diolah sebagai strategi bisnis dan data strategis yang bisa menghasilkan keputusan berdasarkan data.

"Manfaatnya, pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat serta perusahaan dapat mengelola risiko yang lebih baik," jelasnya.

Founder and CEO Olygen Alvin Yong mengatakan seorang akuntan tak hanya bisa menganalisa data saja tetapi juga harus mampu memvisualisasikan data sehingga mudah dipahami tiap divisi perusahaan.

"Saran saya kita harus melihat perspektif dari pengguna data tersebut. Tidak hanya angka saja dipaparkan tapi juga harus diceritakan maksud angka itu apa dan apa manfaatnya bagi perusahaan secara ringkas," tambahnya.

Hani Karunia, Head of Acca Indonesia menambahkan saat ini penting untuk menggunakan data dan teknologi untuk membuat keputusan yang tepat dalam berbisnis. Dengan manajemen data yang tepat maka efisiensi akan meningkat, mengurangi biaya, dan menurunkan risiko.

"Akuntan dan para profesional keuangan dapat memainkan peran penting dalam kesuksesan bisnis dengan memanfaatkan data dan teknologi untuk membantu memecahkan masalah bisnis yang kompleks," katanya.

Pada kesempatan yang sama, ACCA resmi bekerja sama dengan KAP Shinewing Indonesia dalam pengembangan program ACCA Approved Employer. ACCA Approved Employer adalah program yang mengakui standar tinggi pelatihan dan pengembangan staf oleh pemberi kerja.

"Kami percaya bahwa Shinewing Indonesia atau KAP Suharli Sugiharto & Rekan akan memainkan peran penting dalam memastikan karyawan mereka memiliki akses ke pengembangan profesional secara teratur, mendukung dan menjunjung tinggi tingkat perkembangan karyawan," kata Hani.

Ahmadi Hadibroto, Chairman of Shinewing Indonesia dan juga IFAC Board Members (2011 - 2017) mengatakan perseroan mengapresiasi kerja sama dengan ACCA mengingat perusahaan sangat memperhatikan edukasi pada setiap karyawan agar bisa bersaing dengan perusahaan KAP global.

"Kerja sama ini dapat meningkatkan kualitas tiap anggota karyawan kami," paparnya.

ShineWing International adalah jaringan global perusahaan konsultan dan akuntansi independen, menduduki peringkat ke-14 Asia-Pasifik dan ke-19 di seluruh dunia berdasarkan pendapatan biaya keseluruhan menurut World Survey 2020 of International Accounting Bulletin (IAB) Februari 2020. Di antara 20 Kantor Akuntan Jaringan Global Teratas, ShineWing International adalah satu-satunya jaringan yang mapan, besar dan kuat di Asia.

Saat ini, ShineWing International memiliki 24 kantor di Cina daratan, bersama dengan banyak kantor dari 13 perusahaan anggota di Hong Kong, Singapura, Australia, Jepang, Pakistan, Mesir, Malaysia, Indonesia, Inggris, India, Thailand, Taiwan dan Jerman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kiat manajemen akuntan
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top