Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dari PHK hingga Pandemi, Kiprah UMKM Minuman Tumbuhkan Bisnis

Berbekal uang pesangon, pengetahuan, serta pengalaman berjualan, Heilman mencoba menjalankan bisnis sebagai pemasok bubuk minuman.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 29 Mei 2021  |  17:26 WIB
Produk UMKM - Istimewa
Produk UMKM - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pahitnya pemutusan hubungan kerja (PHK) harus dialami Heilman pada 2018. Dia yang menempati posisi tinggi terdepak dari perusahaan multinasional tempatnya bekerja.

Berbekal uang pesangon, pengetahuan, serta pengalaman berjualan, Heilman mencoba peruntungannya dalam menjalankan bisnis sebagai pemasok bubuk minuman. Dia mengusung nama IndoPowder untuk bisnisnya.

Tren es kepal milo dan minuman es berlumeran cokelat menjadi titik balik bisnis yang dia jajaki. Banyaknya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menjual es kepal membuat permintaan bubuk minuman dari IndoPowder meningkat pesat.

Momentum itu membuat nama usaha yang digagas Heilman semakin dikenal di kalangan pedagang minuman. IndoPowder pun kini memiliki 32 agen dan distributor di berbagai wilayah Indonesia, seperti di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Menurut Heilman, perkembangan itu tak lepas dari upaya membangun bisnis di pasar online. Shopee menjadi salah satu pasar daring yang dia pilih untuk memperluas pemasaran IndoPowder, salah satu gelaran yang mendukungnya adalah pasar digital Shopee.

Berbagai gelaran seperti Shopee berupa Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), hingga kampanye Tanggal Cantik, dinilai mampu meningkatkan jumlah pengguna yang berkontribusi kepada penjualan IndoPowder. Selain itu, Hielman pun menyebut Ramadhan Food Fair mendongkrak penjualan bubuk minuman hingga 30 persen dari hari biasanya.

Program Joint Business Planning (JBP) yang berfokus pada penentuan dan perencanaan target jangka panjang bagi para penjual melalui Kampanye 4.4 dinilai berhasil meningkatkan penjualan IndoPowder 500 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Hielman bercerita pandemi Covid-19 sangat memengaruhi bisnisnya sehingga penjualan pun merosot tajam. Tetapi, tren belanja online yang meningkat menjadi salah satu peluang yang segera dia manfaatkan selama pandemi.

Heilman menyiasatinya dengan merancang strategi penjualan baru, seperti dengan penambahan beberapa varian produk, pembuatan ukuran kemasan baru, hingga mengikuti berbagai kampanye di Shopee. Alhasil, usaha mempertahankan bisnis IndoPowder berbuah manis.

Toko IndoPowder mendapatkan predikat "Star Plus" dengan jumlah total 87.000 pengikut. IndoPowder pun berpartisipasi dalam fitur #ShopeePilihLokal.

Heilman pun mengikutsertakan IndoPowder dalam kampanye 6.6 Kuliner Viral Day yang digelar pada 29 Mei–6 Juni 2021. IndoPowder akan memberikan promo "flash sale" yang dapat dinikmati untuk membeli produk yang dijajakan.

"Pada saat yang bersamaan, kami juga berencana untuk meluncurkan produk baru IndoPowder di tanggal tersebut yang juga akan ditunjang dengan promo gratis ongkir sebagai daya tarik bagi konsumen untuk memborong produk IndoPowder pada kampanye 6.6 #ShopeePilihLokal," ujar Heilman dalam keterangan resmi yang diperoleh Bisnis pada Sabtu (29/5/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm peluang usaha
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top