Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laris Manis! Omzet Pedagang Buah Ini Tembus Rp300 Juta 

Berkat kegigihan dan semangat tinggi, Trimo sang pedagang buah berhasil cetak omzet hingga tembus Rp300 juta.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 26 Maret 2022  |  12:34 WIB
Laris Manis! Omzet Pedagang Buah Ini Tembus Rp300 Juta 
Joni Sukendro Regional Mikro Banking Head BRI RO Jakarta 1 membeli buah dan membayar melalui aplikasi BRImo di acara Bazar Klaster Mantriku - Bisnis/Novita Sari Simamora
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Trimo telah berjualan buah  selama 10 tahun. Lika liku bisnis yang dialaminya, membuat semangat dan tekad semakin kuat dan dia sudah memiliki omzet hingga Rp300 juta.

Saat awal-awal berjualan, modalnya sangat terbatas. Karena  modal yang sangat terbatas, Trimo hanya menjual buah yang tahan lama dan tidak mudah busuk.

Buah yang dijual juga tidak banyak variasi, hanya jeruk peras, semangka, melon, pir madu, dan apel fuji. Namun, pembeli mulai mencari buah-buahan lain seperti anggur, stroberi dan pisang. 

Uang hasil berjualan, diputarnya dan membeli buah-buah yang  mulai banyak diminati masyarakat. Pengalaman yang tidak terlupakan saat merintis usaha yakni saat buah yang dipesan dari distributor dalam keadaan terlalu matang dan benyek, bahkan busuk.

"Saya harus sortir lagi buah-buah yang kematangan dan busuk, dipisahkan. Kalau tidak dipisahkan, buah lainnya bisa busuk," ungkapnya.

Pernah juga dia mendapatkan alpukat yang kematangan dalam satu keranjang. Terlalu lembek. Efeknya, pembeli tidak mau membeli buah yang terlalu lembek. 

Kemudian, Trimo mencari pinjaman bank dan mengikuti program KUR dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BRI) untuk menambah modal dan variasi buah. Kini buah yang dimiliki sudah sangat bervariasi seperti anggur muscat dan anggur autumn masing-masing Rp95.000 per kg. Stroberi korea, apel fuji dan jeruk santang masing-masing Rp70.000, Rp35.000 dan Rp45.000 per kg, dan lain-lain.

Risiko jualan buah, katanya, sangat tergantung musim buah. Jika sedang musim buah, maka harga akan murah. Sebaliknya, jika sedang tidak musim maka buah akan mahal dan pembeli akan sulit  membelinya.

Untuk meningkatkan penjualan, Trimo tidak hanya berdagang di pasar, tetapi sudah memiliki terdaftar dalam aplikasi online pesan antar. Kini penjualan buah Trimo mencapai Rp8 juta-Rp10 juta per hari.  

Bila dikalkulasikan, total penjualannya sebulan bisa mencapai Rp240 juta-Rp300 juta dalam sebulan. Dia mengungkapkan bahwa pandemi Covid-19 tidak berdampak pada penjualan buah, sebab di masa pandemi banyak orang yang semakin sadar untuk mengonsumsi buah guna memenuhi nutrisi tubuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri peluang usaha buah buah impor Buah Apel
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top