Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tips Genjot Berjualan Saat Ramadan agar Laris Manis

Berikut lima tips naikkan penjualan saat Ramadan yang bisa tambah cuan jelang lebaran. Simak ulasannya.
Tips bisnis planning/istimewa
Tips bisnis planning/istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Ramadan atau bulan puasa menjadi momen yang dinantikan banyak masyarakat Indonesia, tak terkecuali para pelaku usaha atau penjual. 

Di tengah persaingan pasar yang ketat, tentunya memaksimalkan strategi pemasaran, bisa menjadi senjata ampuh untuk menjual produk-produk atau layanan yang belum pernah diketahui sebelumnya oleh pelanggan. 

Berdasarkan data internal Tokopedia, selama Ramadan 2022 terdapat peningkatan jumlah product page view sebesar 50 persen dan peningkatan jumlah pesanan lebih dari 77 persen dibandingkan Ramadan 2021. 

Lantas, apa saja strategi digital yang bisa dilakukan jelang Ramadan untuk menaikkan penjualan? Berikut ulasan Bisnis selengkapnya.  

1. Cari tahu produk yang laris

 Melakukan riset untuk melihat produk yang paling diminati masyarakat, khususnya selama bulan puasa, sangat penting dilakukan oleh pelaku usaha. 

Melansir dari Bisnis, ada sejumlah produk yang paling sering dicari atau digunakan pembeli, seperti peralatan masak, pakaian muslim hingga makanan dan minuman yang dikemas menjadi hampers.

Salah satu cara terbaik untuk menemukan produk apa yang sedang diminati konsumen adalah dengan menggunakan kata kunci. 

Misalnya, jika tiga sampai empat kata kunci teratas untuk suatu produk masing-masing memiliki sekitar 100.000 volume pencarian bulanan, maka Anda tahu bahwa produk tersebut populer. 

Namun, selalu pastikan bahwa Anda mencapai keseimbangan antara permintaan tinggi dengan persaingan ketat dalam kategori produk.

Cara lain untuk mengidentifikasi produk dalam permintaan bisa melalui kategori produk paling laris di e-commerce.

 Anda juga bisa mencari kategori yang memiliki 3-4 produk best seller di halaman pertama. Hal ini menunjukkan bahwa kategori tersebut tidak didominasi oleh satu penjual atau produk saja.

tips berjualan agar laku laris manis
tips berjualan agar laku laris manis

2. Percantik halaman toko dan produk untuk memikat lebih banyak pembeli

Website berdesain apik yang menampilkan informasi bisnis sangat berguna dalam meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan di mata pelanggan. Website ini nantinya akan menjadi ‘wajah’ virtual dari bisnis Anda.

Direktur Corporate Affairs Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan, halaman toko dan produk yang menarik berpotensi membuat pembeli semakin tertarik mengeklik. 

Dia menambahkan bahwa selain halaman toko, halaman produk pun penting diperhatikan para penjual. Foto produk harus jelas dan menampilkan kelebihannya.

Judul dan deskripsi produk juga harus lengkap supaya semakin informatif dan mengakomodasi pertanyaan dari para calon pembeli.

3. Tawarkan promo bebas ongkir 

Melansir dari Data Indonesia, sebanyak 79 persen responden mengatakan, faktor yang paling menarik minat mereka untuk berbelanja online adalah adanya promo gratis ongkos kirim, utamanya bagi mereka yang berada di luar pulau. 

Jika Anda menggunakan promosi bebas ongkir, maka konsumen akan lebih mempertimbangkan produk yang ditawarkan di toko Anda dibanding toko lainnya yang tidak menawarkan promosi serupa. 

Hadirnya fasilitas ongkos kirim tentunya belanja online bisa dilakukan dengan tarif pengeluaran yang lebih murah. Bahkan pembeli hanya pelu membayar harga produk yang dibeli saja tanpa perlu menambahkan biaya ongkir. 

4. Jual produk parsel Ramadan

Parsel merupakan salah satu item yang terkait erat dengan momen Ramadhan dan Idul Fitri. Item yang satu ini bisa dijadikan pemberian spesial kepada keluarga maupun kerabat.

Permintaan parsel selalu meningkat di bulan Ramadhan sampai Idul Fitri. Hal ini membuka peluang bisnis menjanjikan buat penjual, termasuk UMKM.

Agar produk parsel yang dijual menarik minat pengunjung, maka penting bagi pebisnis untuk memasukkan produk yang paling populer di toko mereka ke dalam paket parsel yang akan dijual

Lalu, buat beberapa variasi parsel dengan tingkatan harga berbeda agar pangsa pasar yang diperoleh lebih luas. Selain itu, buat kemasan bernuansa Ramadan seperti melengkapi parsel dengan kartu ucapan.

“Pelaku usaha yang menjual parsel Ramadan sangat disarankan untuk. Penjual juga bisa mengombinasikannya dengan produk serupa atau komplementer dalam parsel tersebut,” kata Nuraini. 

5. Perluas jangkauan pasar dengan iklan

Adanya perubahan algoritme dalam media sosial kian mempersulit untuk menjangkau audiens yang diinginkan. Sehingga, fitur beriklan menjadi alternatif produk penjual bisa tampil teratas di halaman pencarian. 

Berikan diskon tambahan atau hadiah gratis dengan pembelian bisa cukup untuk membantu sebuah bisnis meraup keuntungan dan meningkatkan penjualan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Arlina Laras
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper